Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Ditemukan Sebuah Taman Laut Baru di Perairan Nusa Penida

taman laut, nusa penida, bali, selat badung

Posted on 15 Jul 2013. Hits : 621

nusa penida

Sebuah kawasan taman laut baru berupa gugusan terumbu karang ditemukan di tiga lokasi berbeda di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Taman laut baru ini ditemukan oleh sejumlah penyelam profesional yang tergabung dalam "Kingdom Indonesia Media Divers".

"Kami bersama teman-teman media untuk mencoba mencari titik taman laut yang fantastis dan ternyata ditemukan di perairan Nusa Penida," kata Haji Sutrisno selaku Ketua Pelindung dan Penasehat "Kingdom Indonesia Media Divers” di Jakarta, Senin.

Menurut dia, tiga lokasi yang memiliki keindahan taman laut terumbu karang tersebut berada di titik penyelaman, sedangkan di pesisir yang berdekatan dengan sebuah sekolah dasar sehingga disebut titik penyelaman SD, Toyapakeh, dan Crystal Bay.

Dia mengungkapkan ketiga lokasi itu memiliki kerapatan terumbu karang yang baik, air laut yang jernih, jarak pandang yang baik, dan keragaman biota laut yang luar biasa dibandingkan sejumlah titik penyelaman yang pernah dikunjungi di lokasi lainnya di Indonesia.

Penemuan lokasi penyelaman baru itu dilakukan melalui kegiatan "Exploration the Next Bali 2013" yang dimaksudkan untuk mencari lokasi baru untuk mendukung wisata bawah laut dan penelitian ragam biota laut di pulau yang dikenal tandus itu.

Nusa Penida memiliki beberapa titik penyelaman yang digemari para penyelam baik dari dalam maupun luar negeri yang melengkapi tiga lokasi baru itu di antaranya di Penida Bay, Manta Point, Batu Meling, Batu Lumbung, Batu Abah, dan Malibu Point.

Selain itu kawasan yang terletak di perairan Selat Badung itu juga dikenal sebagai tempat hadirnya ikan unik dunia yakni Mola-Mola atau "Sunfish".

Eksplorasi itu dilakukan bersama dengan penyelam yang memiliki latar belakang jurnalis, penyelam TNI Angkatan Laut, aktivis konservasi laut, dan operator penyelaman.

Dia menyebutkan bahwa di titik penyelaman SD misalnya, memiliki keragaman dan kerapatan terumbu karang yang menakjubkan di kedalaman yang tak terlalu jauh yakni 10-15 meter meskipun arus bawah laut perairan Nusa Penida memang dikenal kuat sekitar 3 knot.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika datang langsung ke Nusa Penida untuk mengetahui penemuan lokasi baru taman laut itu.

"Secara khusus keindahan bawah laut Nusa Penida belum diekspos dan dieksplorasi luas. Kehadiran Kingdom Media Divers ini sangat penting sehingga dunia akan tahu dan mereka akan datang berwisata ke sini (Nusa Penida)," katanya.

Pihaknya berharap segenap komponen baik pemerintah, swasta, dan masyarakat menjaga potensi laut Nusa Penida mengingat pulau itu memiliki potensi wisata marina yang luar biasa.

Pastika menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bali mendukung pengembangan wisata bahari di kawasan itu karena akan memberikan peningkatan ekonomi yang besar bagi masyarakat setempat.

Kingdom sendiri menargetkan kawasan taman laut yang telah didokumentasikan itu akan ditayangkan di sebuah stasiun televisi khusus mengenai alam dunia "National Georaphic" dan disertakan dalam informasi pemanduan wisata internasional.

Diharapkan setelah ditemukannya spot penyelaman baru itu, Nusa Penida menjadi tempat wisata bawah laut yang lebih atraktif ataupun menjadi area penelitian kelautan serta menjadi tujuan wisata marina di Pulau Dewata. (bn)

Arus Balik Melalui Pelabuhan Masih Berlangsung

Arus balik melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang masih berlangsung hingga saat ini, kata Manajer SDM dan Umum PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas Nugroho Cristianto.

Bus Sugeng Rahayu Terguling di Ngawi

Satu unit Bus Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Semarang, Kamis (30/7) malam terguling di Jalan Raya Ngawi-Solo Km 6, Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, hingga membuat puluhan penumpangnya terluka.

Pembangunan Jalan Akses Tol Priok Butuh Rp4,9 Triliun

Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Tol Akses Tanjung Priok diperkirakan membutuhkan dana hingga Rp4,9 triliun, kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hediyanto W Husaini.

Rasio Kredit Bermasalah UMKM Sulsel Turun Tipis

Rasio kredit bermasalah atau 'Non Performing Loan' (NPL) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Sulawesi Selatanturun tipis dari 5,41 persen pada bulan Mei menjadi 5,14 persen pada Juni 2015.