Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pembangunan Rel KA Muara Enim-Bengkulu Dimulai 2014

rel kereta api, bengkulu, sumatera selatan

Posted on 23 May 2013. Hits : 771

Pembangunan rel kereta api dari Muara Enim, Sumatera Selatan menuju Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, akan dimulai pada tahun 2014. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan layanan transportasi darat dari wilayah Sumatera Selatan menuju kawasan Barat Sumatera.

Demikian disampaikan Ketua Bappeda Kabupaten Kaur Sudoto melalui siaran pers ke sejumlah media massa, Kamis.

"Perencanaan pembangunan itu sudah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat pada Musyawarah Pembangunan Nasional (Muserbangnas) di Jakarta belum lama ini," ujarnya.

Ia menjelaskan selain pembangunan rel kereta api, pemerintah pusat juga menyetujui pembangunan tiga sektor berskala nasional di Kabupaten Kaur, yakni pembangunan jaringan irigasi cabang Kidau Padang Guci, pengembangan Dermaga Linau dan pembuatan jalan lingkar Kota Bintuhan.

"Dana yang diusulkan untuk membangun ke empat program nasional itu seluruhnya mencapai Rp1,2 triliun," katanya.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan rel kereta api dari Muara Enim, Sumsel-Kaur, Bengkulu dan jaringan irigasi masing-masing sebesar Rp250 miliar, katanya.

Selain itu, dana pembangunan dermaga pelabuhan laut Linau setempat mencapai Rp500 miliar dan pembangunan jalan lingkar kota Bintuhan sudah diusulkan dana sebesar Rp200 miliar, ujarnya.

Ia mengatakan ke empat pembangunan berskala nasional di Kabupaten Kaur itu dibahas dalam Muserbangnas di Jakarta dan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus beliau menyetujui rencana pembangunan tersebut dan akan dimulai pada 2014 itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kaur Ahyan Endu mengatakan bahwa pembangunan rel kereta api Sumsel-Bengkulu itu sudah diprogramkan sejak lima tahun silam.

Pembangunan rel kerta api itu nantinya akan mengakut batu bara dari Muara Enim ke pelabuhan Linau, Kaur, Bengkulu dengan jarak sekitar 280 kilometer.

Untuk mendukung program tersebut, maka Dermaga Linau perlu dikembangkan menjadi pelabuhan nasional karena bisa langsung bisa digunakan sebagai pelabuhan ekspor berbagai komoditas ke berbagai negara termasuk batu bara, katanya. (bn)

Bojonegoro Optimistis Target DBH Migas Tercapai

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur optimistis target perolehan dana bagi hasil (DBH) migas yang ditetapkan di dalam APBN Perubahan 2015, sebesar Rp947 miliar, bisa tercapai, karena adanya peningkatan produksi minyak Blok Cepu.

Pemilik Ulayat Persilahkan SMAN Olahraga Kembali Beroperasi

Salah satu pemilik hak ulayat tanah di Bumi Perkemahan (Buper), Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Harly Ohee mengatakan, SMAN Khusus Olahraga (SMANKOR) Jayapura dipersilahkan kembali beroperasi karena blokade oleh pihak adat telah dibuka.

Lahan Pertanian Purwakarta Berkurang 75 Hektare/tahun

Areal pertanian di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berkurang sekitar 75 hektare setiap tahun akibat alih fungsi lahan ke nonpertanian.

Orang Tua Diminta Perhatikan Jam Belajar Siswa

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku mengimbau para orang tua untuk memperhatikan jam belajar anaknya, terutama yang akan mengikuti ujian nasional 13-15 April mendatang.

DTKP Bongkar Bangunan Liar Kawasan Pasar Gamalama

Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), akan membongkar paksa bangunan liar di kawasan Pasar Gamalama, karena tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), serta dianggap ilegal karena berada di atas lahan Pemerintah.