Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Peringatan Hari Pusaka Dunia 2013 di Borobudur

hari, pusaka, dunia, 2013, candi, borobudur

Posted on 11 Apr 2013. Hits : 544

Warga Borobudur yang tergabung dalam "Warung Info Jagad Cleguk" Magelang, Jawa Tengah, memperingati momen Hari Pusaka Dunia 2013 dengan cara mendorong anak-anak sekitar candi tersebut semakin memahami pentingnya pelestarian peninggalan dunia di daerah itu.

Demikian disampaikan juru bicara komunitas Warung Info Jagad Cleguk Pitoyo, di Borobudir, Kamis.

"Sasaran kegiatan kami untuk memperingati Hari Pusaka Dunia tahun ini terutama anak-anak, agar mereka semakin memahami pentingnya melestarikan Candi Borobudur sebagai sumber daya budaya," katanya.

Pihaknya bekerja sama dengan peserta Sekolah Lapangan Kawasan Borobudur dan Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) menyiapkan peringatan Hari Pusaka Dunia 2013 yang jatuh pada Kamis (18/4).

Ia menjelaskan peringatan dengan tema "Pusaka Budaya Dunia untuk Anak Bangsa" itu akan berlangsung selama dua hari (17-18 April).

Peringatan itu dikemas dalam bentuk, antara lain "Sonjo (Menengok, red.) Desa", pentas kesenian tradisional oleh anak-anak kawasan Borobudur, dan pentas kolaborasi seni.

Selain itu, katanya, pembacaan geguritan dan sarasehan budaya di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur.

"Kami memandang perlu, momentum itu untuk secara khusus mendiskusikan tentang situasi, kondisi, dan masalah-masalah kontemporer mengenai Borobudur dan lingkungannya," katanya.

Pihaknya hingga saat ini terus melakukan berbagai persiapan untuk peringatan Hari Pusaka Dunia 2013 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng itu.

"Berbagai persiapan sedang kami lakukan, kami kemas secara sederhana namun semoga bisa memberikan makna penting, khususnya kepada anak-anak kami," kata Pitoyo yang juga Penanggung Jawab Peringatan Hari Pusaka Dunia 2013 di kawasan Candi Borobudur.

Ia mengemukakan pentingnya mendorong anak-anak dan masyarakat pada umumnya agar turut terlibat dalam berbagai upaya pelestarian dan pemanfaatan secara tepat Candi Borobudur dengan lingkungannya.

Candi Borobudur yang dibangun sekitar abad ke-8 pada masa Dinasti Syailendra itu, katanya, sebagai sumber daya budaya yang sarat ilmu pengetahuan.

"Borobudur dengan kekuatannya itu harus terus dijaga sebagai pusaka budaya bangsa, untuk diwariskan kepada generasi penerus, dan untuk kepentingan bangsa, melindungi bangsa dalam menapaki jalan ke masa depan," katanya.

Saat simposium International Council on Monuments and Sites (Icomos) di Tunisia, 18 April 1982, muncul usulan penyelenggaraan Hari Monumen dan Situs Dunia. Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) melalui resolusi sesi ke-22 pada November 1983 menyetujui gagasan itu dan selanjutnya merekomendasikan anggotanya menjajaki kemungkinan untuk mendeklarasikan 18 April sebagai Hari Pusaka Dunia.

Pada 1991, Unesco menetapkan Candi Borobudur di antara aliran Kali Elo dengan Progo, Kabupaten Magelang itu sebagai Warisan Budaya Dunia. (bn/ant)

Presiden Sierra Leone Umumkan Keadaan Darurat

Presiden Sierra Leone telah mengumumkan keadaan darurat masyarakat 'guna memungkinkan pemerintah melakukan pendekatan yang lebih kuat guna menangani penyakit ebola'.

Tiga Pengunjung Meninggal Terseret Ombak Di Agam

Sebanyak tiga dari tujuh pengunjung yang terseret ombak di Pantai Banda Mutiara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis, sekitar 13.

Kubu Raya Bentuk 10 Tim Inspeksi PNS

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya membentuk 10 tim yang ditugaskan untuk melakukan inspeksi ke seluruh pegawai negeri sipil (PNS) untuk mengantisipasi pegawai yang bolos setelah libur Lebaran.

Li Na Absen Di AS Terbuka

Petenis peringkat dua dunia Li Na dari Tiongkok mengumumkan pada Kamis bahwa dia akan absen pada turnamen AS Terbuka bulan depan saat dia sedang bergulat dengan cedera lutut.

Pemkab Batang Rintis Jalan Tembus Bawang-Dieng

Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, merintis pembangunan jalan tembus dari Kecamatan Bawang menuju Dieng, Kabupaten Banjarnegara, sebagai upaya meningkatkan perekonomian warga setempat.