Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Aksara Bali Miliki Makna Penting Kehidupan Kultural

dr i ketut sumadi, aksara bali, kehidupan kultural, pulau dewata, sarana komunikasi, bahasa ibu

Posted on 27 Jul 2013. Hits : 257

Ketua Program Studi Pemandu Wisata Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Dr I Ketut Sumadi menilai, aksara Bali memiliki fungsi dan makna yang sangat penting dalam kehidupan kultural masyarakat Pulau Dewata.

'Aksara Bali berfungsi sebagai sarana komunikasi sehari-hari dalam konteks bahasa ibu dan kaitan untuk kepentingan tatanan sosial, budaya serta kehidupan religius,' kata Ketut Sumadi di Denpasar, Sabtu.

Sumadi yang juga Ketua Komunitas Pengkajian Agama, Budaya, dan Pariwisata itu mengatakan, aksara Bali merupakan mahkota budaya Bali yang digunakan dalam kehidupan berbahasa dan bersastra dalam masyarakat di Pulau Dewata.

Sastra daerah Bali merupakan unsur kebudayaan, bagian dari kebudayaan nasional, sehingga semua pihak berkewajiban melestarikan aksara dan bahasa daerah Bali.

Dr Sumadi menambahkan, upaya meningkatkan mutu pendidikan bahasa Bali dapat dilakukan melalui pengajaran dan pemasyarakatan bahasa daerah Bali.

Upaya itu menitikberatkan upaya meningkatkan sikap positif dan kebanggaan penuturnya terhadap bahasa Bali, baik dalam pendidikan formal maupun non formal.

Bentara Budaya Bali, lembaga kebudayaan nirlabaKompas-Gramediamelihat pentingnya peran aksara Bali dalam kehidupan masyarakat Bali menggelar workshop dengan tema ┬┐Aksara Bali dalam Perspektif Waktu.

Kegiatan yang telah dilaksanakan itu bekerja sama dengan Yayasan Tri Hita Karana Bali, Yayasan Sari Kahyangan dan Komunitas Pengkajian Agama, Budaya, dan Pariwisata.

Kegiatan tersebut selain menampilkan pembicara Dr Ketut Sumadi jugaI Made Arista, S.Ag yang akrab disapa Jero Mangku Alit Bangah.

Dosen IHDN Denpasar itu sejak usia dini telah bergelut upaya mengembangkan apresiasi terhadap aksara Bali.

Kini di tengah kesibukannya menyelesaikan tesis S2 Ilmu Agama di Universitas Hindu (Unhi) Denpasar secara tekun melakukan aktivitas melestarikan dan mendokumentasikan lontar-lontar yang semua ditulis dalam aksara Bali.

Selain itu juga aktif mengajari anak-anak di desa kelahirannya Pacung Baturiti, Kabupaten Tabanan berlatih menyurat aksara Bali di atas daun lontar.

Bersama pengelola objek wisata Danau Beratan, Mangku Alit Bangah merintis pendirian perpustakaan umum di objek wisata tersebut, sekaligus merintis perpustakaan pribadi di rumahnya.(ant/rd)

Kadin: Jangan Anggap Remeh Industri Kreatif

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menginginkan sektor industri kreatif tidak dipandang remeh karena pertumbuhannya terus berkontribusi baik kepada perekonomian maupun penciptaan lapangan pekerjaan.

Pilkada Oleh DPRD Dinilai Pengingkaran Politik Rakyat

Pengamat Poltik dan Hukum Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur Herdiansyah Hamzah mengatakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD merupakan bentuk pengingkaran terhadap hak politik rakyat.

Jaktim Bangun Tujuh Ribu Lampu Penerangan Jalan

Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur membangun 7.

Ribuan Warga Dayak Hadiri 'Tumbang Anoi'

Ribuan warga Suku Dayak dari berbagai provinsi maupun Negara dipastikan menghadiri kegiatan Pumping Hai dan Napak Tilas Rapat Damai Tumbang Anoi yang telah berusia 120 tahun.

Gunung Kidul Bagikan 144 Hewan Kurban

Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membagikan masing-masing seekor hewan kurban untuk sebanyak 144 desa melalui masjid dan mushola.