Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Warga Pedalaman Barito Mulai Tanam Padi Ladang

warga pedalaman barito, tanam padi ladang, padi gunung, musim tanam

Posted on 06 Nov 2013. Hits : 278

Warga masyarakat yang tersebar di sembilan kecamatan di pedalaman Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mulai menanam padi ladang atau padi gunung pada musim tanam Oktober - Maret 2013/2014.

'Warga di sejumlah tempat mulai bercocok tanam padi ladang dengan cara tugal,' kata Irwansyah, seorang warga Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Rabu.

Sejumlah kawasan yang terlihat aktivitas warga menanam padi ladang di antaranya di Desa Malawaken dan Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru di lahan puluhan hektare yang sudah dibuka dengan cara dibakar.

Warga yang menuggal dengan memasukan benih padi antara 10-20 butir ke dalam lubang yang dibuat menggunakan kayu bulat itu jumlahnya bervariasi ada yang hanya lima orang bahkan sampai ratusan tergantung jumlah luasan lahan pertanian.

Menurut Irwansyah, biasanya kalau luas lahan sekitar satu hektare paling sedikit ditanami oleh lima orang yang membutuhkan benih padi ladang sekitar 50 kilogram.

'Musim hujan sekarang merupakan waktu yang sangat baik untuk menanam padi ladang sehingga tumbuhnya cepat,' kata dia.

Kepala Bidang Pertanian Tanaman Pangan Dinas Pertanian Barito Utara, Yudi Eldovi Rakhman mengatakan musim tanam Oktober - Maretini di sejumlah sentra tanaman padi sawah dan ladangtak serentak akibat terlambatnya musim hujan.

'Biasanya musim tanam padi sudah dimulai sekitar minggu kedua Oktober, namun hingga sekarang sebagian yang baru menyemai untuk padi sawah dan padi padang mulai tanam,' katanya.

Menurut Yudi, keterlambatan musim tanam tahun ini karena petani padi ladang masih ada baru membakar lahan sedangkanpadi sawah masih dalam tahap mengolah tanah dan persemaian.

Petani padi sawah yang telah membakar lahan kini sebagian berada di wilayah Kecamatan Teweh Tengah dan Teweh Baru mulai menanam padi dengan cara tugal (memasukan bibit padi kedalam lubang) dan petani padi sawah yang mulai menanam terutama lahan tadah hujan di kawasan Desa Pepas Kecamatan Montallat.

'Tidak serentaknya musim tanam tahun ini dikhawatirkan bertepatan dengan musim hujan yang mengakibatkan banjir dan serangan hama,' ujarnya.

Yudi menjelaskan,sasaran musim tanam Oktober-Maret di sejumlah sentra tanaman padi sawah dan ladang ditargetkan seluas 12.962 hektare dengan sasaran produksi 29.115 ton gabah kering giling (GKG).(ant/rd)

PDIP Tanggapi Pernyataan KPU Tak Langgar UU

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menanggapi pernyataan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arif Budiman bahwa Peraturan KPU (PKPU) Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pencalonan Kepala Daerah tidak menyalahi UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang pilkada.

Gubernur Babel Ambil Alih Kebijakan Terkait Kobatin

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi akan mengambil alih kebijakan terkait status PT Kobatin yang masih belum jelas agar permasalahan perusahaan tambang itu dapat terselesaikan dengan baik.

BPBD Bantul Harapkan Bantuan Air BUMN Dikoordinasikan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan jika ada bantuan droping air bersih saat musim kemarau dari badan usaha milik negara dikoordinasikan terlebih dulu.

Hasil Panen Petani Sawit Turun Akibat Kemarau

Pendapatan petani kelapa sawit di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, sebulan terakhir turun drastis karena tandan buah segar yang dipanen selama kemarau berkurang dari biasanya.

Gorontalo Utara Siapkan Pompanisasi Atasi Kekeringan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara menyiapkan bantuan pompanisasi untuk mengatasi kekeringan di beberapa wilayah.