Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Tanah Bumbu Optimalkan Pekarangan untuk M-KRPL

tanah bumbu, pekarangan rumah, kalimantan selatan

Posted on 18 Dec 2012. Hits : 324

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan melalui Tim Penggerak PKK setempat meoptimalkan pemanfaatan pekarangan mendukung suksesnya program Model Kelompok Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) di daerah tersebut Program optimalisasi pekarangan memberi dampak positif terhadap peningkatan asupan gizi, khususnya bagi anak-anak melalui berbagai jenis tanaman di pekarangan, kata Kepala Seksi Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan, Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Ir Isnaini Rohayahati di Batulicin, Selasa "Sasaran utama program ini sebenarnya adalah M-KRPL. Namun dalam pelaksanaanya lebih cenderung melibatkan pihak instansi sekolah sekolah, masyarakat petani, dan organisasi wanita," katanya.

Kedatanganya ke Batulicin dalam rangka menghadiri acara pemberian tambahan asupan gizi siswa tingkat sekolah dasar sekaligus penyerahan bantuan alat cuci tangan, dan alat peraga belajar tentang prilaku hidup sehat kepada pihak sekolah SD Negeri Purwodadi, Kecamatan Angsana.

Secara simbolis pemberian tambahan asupan gisi dilakukan oleh Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Erwinda Mardani bersama jajaranya yang sekaligus melakukan sosialisasi akan pentingnya prilaku hidup sehat bagi siswa di sekolah.

Erwinda berharap pihak sekolah memiliki sebuah warung sehat. Agar siswa di dalamnya tidak jajan sembarangan yang secara tidak langsung dapat memicu turunya kualitas tumbuh kembang mereka.

Menyusul beredarnya kabar penyakit Hepatitis yang banyak menyerang anak-anak beberapa pekan terakhir, prilaku hidup sehat diharapkan benar-benar dapat diterapkan disetiap lingkungan sekolah.

Prilaku ini juga harus mendapat dukungan penuh masyarakat dengan cara mengkonsumsi jenis mekanan yang sehat hasil dari pemanfaatan pekarangan rumah sendiri.

Upaya optimalisasi manfaat lahan pekarangan rumah dianggap sebagai langkah awal dalam upaya meningkatkan asupan gizi masyarakat khususnya bagi generasi muda yang menjadi penerus perjuangan bangsa.

Melalui cara tersebut kebutuhan pangan dimasyarakat dijamin aman dan lebih alami karena cenderung tidak memakai bahan kimia atau pengawet sebagaimana yang telah banyak terjual dipasaran.

Menurut Isnaini, layaknya program M-KRPL upaya optimalisasi lahan pekarangan rumah sebagai penunjang pemenuhi asupan gizi masyarakat juga diharapkan bisa menjadi salah satu sumber tambahan penghasilan warga.

Setidaknya melalui program M-KRPL yang sebelumnya sudah dirintis pengurus tim penggerak PKK telah memberikan bukti nyata kurangnya jumlah pengeluaran untuk kebutuhan masyarakat hingga sekitar Rp50 ribu per hari.

Program optimalisasi pekarangan rumah efektifnya dilaksanakan di 2013. Masing-masing kelompok tani yang didalamnya terdiri atas unsur pihak sekolah, penyuluh, dan organisasi wanita akan diberi bantuan sekitar Rp47 juta demi menunjang kelacaran pelaksanaan program tersebut. (ant/as)

Harga Beras Belum Turun

Harga beras di pasaran Kota Palu hingga kini belum juga turun, meski Bulog telah melakukan operasi pasar (OP) dengan menjual beras relatif lebih murah dari harga beras yang dijual pedagang di pasar-pasar setempat.

Emas Berjangka Melonjak Tajam

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena ekuitas AS mengalami penurunan tajam dalam bereaksi terhadap kemerosotan harga minyak.

Masyarakat Mukomuko Cabut Puluhan Tanaman Sawit

Masyarakat Desa Air Berau, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencabut puluhan tanaman kelapa sawit di sempadan sungai yang berada dekat dengan objek wisata Air Terjun di desa tersebut.

IHSG BEI Dibuka Turun 18, 15 Poin

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka turun sebesar 18,15 poin terpengaruh bursa saham global yang mayoritas berada di area negatif.

Jerman Janjikan Irak 500 Juta Euro untuk Bangun Infrastruktur

Kanselir Jerman Angela Merkel pada Kamis mengumumkan kredit bagi Irak senilai 500 juta euro (567,53 juta dolar AS) untuk membantu membangun kembali infrastruktur dan mengatasi tantangan keuangan karena harga minyak yang lemah.