Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Rp22,605 M untuk Pengembangan Pertanian Kaltim

kalimantan timur, pengembangan pertanian, pertanian

Posted on 14 Feb 2013. Hits : 182

Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian tahun anggaran 2013 mengalokasikan Rp22,605 miliar untuk pengembangan pertanian dalam arti luas di Kaltim, yakni untuk dinas peternakan, dinas perkebunan, dan dinas pertanian.

Plh Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Dadang Sudarya di Samarinda, Kamis, merinci bahwa dana dari direkorat sebesar itu disalurkan untuk Dinas Pertanian Kaltim dengan otal senilai Rp15,883 miliar.

Dana sebesar itu antara lain sebagai dana dekosentrasi dengan nilai Rp1,8 miliar, kemudian senilai Rp27 juta sebagai dana tugas pembantuan di Provinsi Kaltim, dan selebihnya Rp14,056 miliar sebagai dana tugas pembantuan di kabupaten maupun kota.

Selanjutnya untuk Dinas Peternakan Kaltim mendapat alokasi Rp2,475 miliar, rinciannya adalah sebagai dana dekosentrasi senilai Rp450 juta dan selebihnya yang sebesar Rp2,025 miliar sebagai dana tugas pembantuan di tingkat provinsi.

Instansi ke tiga adalah Dinas Perkebunan Kaltim yang mendapat alokasi Rp4,247 miliar, rinciannya adalah sebagai dana dekosentrasi sebesar Rp450 juta, kemudian sebesar Rp3,797 miliar sebagai dana tugas pendampingan atau pembantuan di tingkat provinsi.

Guna menyatukan persepsi dalam pelaksanaan kegiatan dan tercapainya tujuan dari dana tersebut, lanjut Dadang, maka beberapa hari lalu tim dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian mengumpulkan tiga instansi itu di aula Dinas Pertenakan Kaltim guna dilakukan sosialisasi rencana kerja.

Target yang hendak dicapai dari dana itu dibagi menjadi tiga sektor, yakni sesuai dengan kaitan dinas masing-masing, seperti dari Dinas Pertanian Kaltim harus mencapai pengembangan jaringan irigasi tanaman pangan seluas 10,436 hekatare (ha).

Tercapainya pengembangan jaringan irigasi wilayah baru tanaman pangan seluas 2.50 ha, termasuk harus tercapainya pengelolaan irigasi partisipatif yang melibatkan 13 kelompok.

Kemudian terlaksananya pengembangan optimalisasi lahan guna mendukung tanaman pangan seluas 2.780 ha dan tercapainya pengembangan optimalisasi lahan guna mendukung holtikultura seluas 160 ha.

Tercapainya pengembangan sistem jaringan tanaman padi secara intesif seluas 600 ha, pengembangan jalan pertanian sepanjang 12 kilometer, perluasan sawah 1.750 ha, dan perluasan areal holtikultura 40 ha.

Sasaran yang harus dicapai di Dinas Peternakan Kaltim adalah pengembangan sumber air yang melibatkan dua kelompok, konservasi air dan antisipasi anamoli iklim untuk delapan kelompok, pengembangan jalan pertanian sepanjang 2 kilometer, dan perluasan areal peternakan 140 ha.

Pada Dinas Perkebunan Kaltim, sasarannya antara lain konservasi irigasi dan antisipasi anamoli iklim untuk lima kelompok, pengembangan lahan mendukung perkebunan seluas 220 ha, pengembangan jalan pertanian 5 kilometer, dan perluasan lahan perkebunan 250 ha. (ant/as)

Dow Catat Rekor Tertinggi Baru Ketika Wall Street Bervariasi

Indeks Dow membukukan rekor tertinggi ketiga berturut-turut dalam perdagangan Wall Street yang bervariasi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), ketika saham perusahaan internet Tiongkok Alibaba melambung setelah rekor penawaran umum perdananya.

Pendaftar CPNS Di Maluku Tengah Membeludak

Jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil di daerah otonom baru Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, membeludak hingga mengakibatkan para peserta harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan.

Cipta Karya Bangun 119 Sumur Bor Di Lampung

Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun ini telah membangun sebanyak 119 sumur bor di Lampung guna keperluan air bersih di daerah itu.

BNN Maluku Ulangi Tes Urine Siswa

BNN Provinsi Maluku segera mengulangi tes urine terhadap RB (16) yang diduga pengguna narkoba karena saat pemeriksaan kencing di sekolahnya di Ambon diketahui mengandung Tetrahydrocannabinol (THC), senyawa kimia dalam tanaman Cannabis atau ganja.

Kebakaran Bangunan Arsip ESDM Dan Permukiman

Kebakaran terjadi di permukiman penduduk kawasan Pademangan, Jakarta Utara, serta bangunan tempat menyimpan arsip dan barang di lingkungan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Jakarta Pusat, Jumat (19/8) malam.