Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Realisasi PAD DISPENDA SULUT Rp168,3 Miliar

realisasi pendapatan asli daerah, dinas pendapatan daerah, provinsi sulawesi utara , triwulan pertama 2013, mencapai rp168,3 miliar

Posted on 27 Apr 2013. Hits : 352

Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada triwulan pertama 2013 mencapai Rp168,3 miliar atau sudah 23,18 persen dari target tahunan.

"Target PAD berkisar Rp579 miliar, melihat realisasi pada semester pertama yang tumbuh demikian tinggi, makaoptimistis target tersebut akan jauh terlampaui," kata Kepala Dispenda Sulut, Gammy A Kawatu, pada rapat evaluasi kinerja triwulan pertama, di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat.

Kontribusi pendapatan daerah tersebut, kata Gemmy bersumber dari15 kabupaten kotayang ada di Sulut, yang nantinya kemudian dikembalikan lagi ke masing-masing daerah melalui dana bagi hasil pajak.

Di Kepulauan Sangihe misalkan, Pemerintah Provinsi Sulut akan menyerahkan dana bagi hasil pajak kendaraan bermotor pada tahun berjalan ini sebesar Rp7 miliar, dan bila sudah terbentuk menjadi Provinsi Perbatasan Nusa Utara, pemerintah daerah akan menyerahkan lebih banyak lagi sekitar Rp70 miliar.

"Pajak yang dihimpun dari kabupaten dan kota tersebut nantinya akan dikembalikan lagi dengan proporsi 30persen untuk provinsi dan 30 persen di daerah," kata dia.

Dia mengatakan, sumber-sumber pendapatan daerah perlu dilakukan intensifikasi dan ekstensifikasi baik yang bersumber melalui pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah.

Pencapaian pendapatan daerah harus dimaksimalkan dalam rangka mempercepat gerak pemerintahan, pembangunan serta pelayanan umum kepada masyarakat.

Dia mengatakan, sumber-sumber pendapatan daerah yang terus dioptimalkan pemerintah daerah melalui Dispenda Sulut antara lain pajak kendaraan bermotor, pajak kendaraan atas air, bea balik nama kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak air bawah tanah hingga pajak bumi dan bangunan.(ant/rd)

Pengamat: Merger BTN-Mandiri Opsi Tepat

Pengamat ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar, Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan rencana penggabungan (akuisisi) Bank Mandiri dengan Bank BTN merupakan opsi terbaik bagi proses konsolidasi perbankan nasional.

Kota Binjai Miliki 37 PAUD Inti

Kota Binjai, Sumatera Utara, sekarang ini memiliki 37 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang membina anak-anak masa usia emas untuk memiliki akhlak dan pengetahuan yang baik.

Harga Karet Melemah, Perbankan Terganggu

Harga karet melemah di perdagangan internasional sejak awal tahun mempengaruhi bisnis perbankan di Sumatera Selatan, dengan mencatat penurunan penyerapan dana pembiayaan dan dana pihak ketiga.

Sistem Pendidikan JIS Perlu Diaudit

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am Sholeh meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk mengaudit sistem pendidikan di Jakarta International School (JIS).

Produksi Ikan Laut di Lebak Merosot

Produksi hasil tangkapan nelayan tempat pelelangan ikan Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, merosot akibat cuaca buruk di Perairan Samudera Hindia.