Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Proyek Gas Donggi Senoro Topang Investasi Sulteng

donggi senoro, proyek gas, sulawesi tengah

Posted on 14 May 2013. Hits : 152

Bank Indonesia mencatat investasi gas alam cair Donggi Senoro mendominasi penanaman modal asing (PMA) di Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan persentase sebesar 96 persen pada triwulan I 2013.

Pejabat Humas Bank Indonesia Perwakilan Sulteng, Hasudungan, di Palu, Selasa, menyebutkan pada triwulan I 2013 realisasi investasi PMA mencapai 516,80 juta dolar AS, atau jauh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya 1,1 juta dolar AS.

Kondisi tersebut menempatkan Sulawesi Tengah di urutan ke enam secara nasional dilihat dari nominal investasi PMA. Sedangkan urutan pertama ditempati Jawa Barat dengan nilai investasi mencapai 1,3 miliar dolar AS.

Sementara itu realisasi pembangunan proyek kilang gas PT. Donggi Senoro LNG di Desa Uso, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, hingga akhir Februari telah mencapai 57 persen.

Konstruksi kilang LNG yang dimulai sejak Januari 2011 itu direncanakan akan memakan waktu 48 bulan, dengan pengiriman gas pertama direncanakan mulai akhir 2014.

Proyek LNG Donggi Senoro dibentuk oleh tiga anggota konsorsium yaitu Pertamina (29 persen), Medco (20 persen), dan Mitsubishi Jepang (51 persen) dengan nama PT. Donggi Senoro LNG yang tertuang dalam perjanjian penjualan gas pada tanggal 22 Januari 2009.

Hasudungan mengatakan proyek tersebut dikembangkan dengan pola pengembangan hilir (downstream) dan tidak dijamin oleh pemerintah.

"Dalam hal ini 100 persen biaya proyek ditanggung oleh investor itu sendiri," katanya.

Proyek pengembangan gas Senoro terdiri dari pembangunan kilang senilai 2,8 miliar dolar AS yang dilakukan PT Donggi Senoro LNG (DS LNG), pengeboran di blok Senoro-Toili sebesar 600 juta dolar AS, dan blok Matindok 275 juta dolar AS.

Sementara itu cadangan gas Donggi-Senoro sebesar 2,3 triliun kaki kubik, sedangkan kapasitas produksinya 2 juta ton per tahun.

PT DS LNG juga telah menandatangani perjanjian jual-beli LNG dengan tiga pembeli selama 13 tahun ketika mulai beroperasi kilang sejak 2014.

Ketiga perusahaan tersebut adalah Chubu Electric Power Co Inc (Jepang) dengan volume satu juta ton per tahun, Kyushu Electric Power Co Inc (Jepang) dengan volume 300 ribu ton per tahun, dan Korea Gas Corporation (Kogas) 700 ribu ton per tahun. (ant/as)

BATAN Bantah Uranium Sebabkan Kanker Paru

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) membantah Keberadaan uranium di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, dapat menimbulkan penyakit kanker paru.

Kemarau Tak pengaruhi Aktivitas Pelindo

Musim kemarau yang cukup panjang dalam enam bulan terakhir tidak mempengaruhi aktivitas PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Palembang melayani bongkar muat kapal konvensional dan peti kemas di Pelabuhan Boom Baru.

Cianjur Harapkan Program PPIP Dilanjutkan

Dinas Tata Tuang dan Pemukiman (Distarkim) Cianjur, Jabar, berharap Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) terus dilanjutkan karena bermanfaat bagi masyarakat.

Tangerang Bangun Seribu Ruang Kelas Baru

Pemerintah Kota Tangerang, Banten, akan membangun sebanyak 1.

Wali Kota Madiun Sidak Sejumlah Proyek Besar

Wali Kota Madiun Bambang Irianto melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah proyek berskala besar di wilayahnya yang menggunakan dana APBD setempat hingga miliaran Rupiah.