Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Persediaan Bahan Pokok Biak Hadapi Puasa Cukup

kebutuhan pokok, menghadapi bulan puasa ramadhan, nico sroyer

Posted on 08 Jun 2013. Hits : 208

Persediaan beragam jenis bahan kebutuhan pokok menghadapi bulan puasa Ramadhan 1434 H terpenuhi dengan aman di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Kepala bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Nico Sroyer di Biak, Sabtu, mengatakan, sesuai data sementara, persediaan untuk memenuhi kebutuhan berbagai bahan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu serta jenis lainnya cukup aman menjelang hari besar keagamaan puasa dan hari raya Idul Fitri 1434 H.

'Untuk mengecek rincian data bahan pokok yang dimiliki distributor pihak Disprindag, bagian perekonomian daerah dan Perum Bulog dan Asisten II Sekda akan mengelar rapat koordinasi ketahanan pangan menghadapi puasa Ramadhan dan hari raya,' ujar Kabid Perdagangan Disprindag Nico Sroyer.

Menyinggung harga jual bahan pokok di pasaran, menurut Nico Sroyer, hingga saat ini masih cukup normal karena terpenuhi stok di distributor pemasok setempat.

'Harga bahan pokok akan bergerak meningkat jika permintaan melonjak, ya ini mekanisme hukum ekonomi dimana permintaan banyak harga bergerak naik dalam batas kewajaran,' ungkap Nico Sroyer.(ant/rd)

HTI Jabar Kutuk Serangan Israel ke Gaza

Sekitar 300 aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat menggelar aksi solidaritas untuk warga Gaza, Palestina, di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat.

Perda Pertanggungjawaban APBD 2013 Disahkan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengesahkan peraturan daerah (Perda) pertanggungjawaban penggunaan APBD tahun 2013.

PM Jepang: Kengerian Perang Tak Boleh Terulang

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, ketika berziarah ke monumen medan Perang Dunia II di Papua Nugini, Jumat mengatakan kengerian perang harus tidak terulang.

Universitas Brawijaya Ciptakan Error Untuk TKI

Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, menciptakan alat pelapor yang diberi nama "Emergency Reporter on Underwear" (Error) untuk para Tenaga Kerja Indonesia yang rentan terhadap kasus kekerasan.

Pemerintah Jangan Cuma Kecam Isarel

Anggota DPR-RI Habib Nabiel Almusawa meminta Pemerintah Indonesia agar tidak sekedar mengecam aksi Israel, tapi harus segera mengambil langkah aktif guna menghentikan aksi militer tersebut.