Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Perdagangan Bebas Bisa Berimbas Negatif Pada Indonesia

hasil ktt apec, perdagangan bebas, dampak negatif, liberalisasi perdagangan

Posted on 11 Oct 2013. Hits : 516

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Harry Azhar Azis mengingatkan, penekanan kepada perdagangan bebas sebagaimana hasil KTT APEC di Bali beberapa waktu lalu bisa berimbas negatif bila Indonesia tidak siap melakukannya.

'Seharusnya pemerintah bertanya pada diri sendiri apakah kita siap dengan liberalisasi perdagangan yang mana nantinya bea masuk produk dikenakan 0-5 persen saja,' kata Harry Azhar Azis dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat.

Politisi Partai Golkar itu menyesalkan pemerintah yang menyetujui poin kesepakatan perdagangan bebas di APEC yang sangat merugikan Indonesia karena belum siap menghadapi derasnya arus komoditas dan produk dari luar negeri.

Pada sisi lain, menurut dia, Indonesia belum mempersiapkan diri dengan industri yang memberi nilai tambah komoditas menjadi barang jadi yang memiliki nilai tambah ekonomi untuk memberikan manfaat bagi neraca perdagangan.

'Kita sudah mendapat imbas perdagangan bebas yang membuat neraca perdagangan Indonesia minus dan melemahkan rupiah. Sementara kita terus asyik mengobral ekspor komoditas dalam bentuk bahan mentah,' ujarnya.

Ia juga mengingatkan berbagai permasalahan lainnya seperti tingginya biaya perizinan, buruh, dan buruknya infrastruktur yang membebani produk buatan Indonesia sehingga sulit bersaing baik di skala regional maupun global.

Sebagaimana diberitakan, LSM Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) dan Aliansi Rakyat Indonesia menyatakan, penguatan liberalisasi yang menjadi hasil pertemuan KTT APEC di Bali bakal memperkuat dominasi investor asing di Indonesia.

'Liberalisasi hari ini semakin memperkuat dominasi investor asing untuk memonopoli perdagangan dan sumber daya alam di Indonesia,' kata Direktur Eksekutif Walhi Nasional, Abet Nego Tarigan.

Senada dengan Abet, juru bicara Aliansi Rakyat Indonesia Irhash Ahmady mengatakan, liberalisasi dan intervensi negara maju dalam berbagai pertemuan global hanya untuk memecahkan krisis yang sedang dialami mereka sehingga negara berkembang seperti Indonesia hanya dijadikan sebagai solusi atas krisis tersebut.(ant/rd)

Bank Mandiri Prioritaskan Agen LKD Sektor Mikro

PT Bank Mandiri Persero Tbk akan merekrut agen dari nasabahnya yang bergerak di sektor bisnis mikro dalam tahap awal pelaksanaan program layanan keuangan digitalnya (LKD).

Polsek Kokap Tangkap Pencuri Rambu-Rambu Waduk Sermo

Kepolisian Sektor Kokap Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menangkap tiga pelaku pencurian rambu-rambu di kawasan objek wisata Waduk Sermo.

Lanud Adisutjipto Miliki Simulator Pesawat Grob

Pangkalan Udara Adisutjipto Yogyakarta memiliki simulator pesawat latih Grob G120 TP-A untuk membina kemampuan dan keterampilan para siswa penerbang.

Kubu Raya Berdayakan UMKM Di Bandara Supadio

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan meningkatkan pemberdayaan UMKM dalam rencana pengembangan bandara Supadio Pontianak dan beberapa supermarket besar lainnya yang mulai masuk di kabupaten itu.

Pemkot Ambon Santuni 450 Janda Kurang Mampu

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyantuni sebanyak 450 orang janda kurang mampu di lima kecamatan sebagai bentuk kepedulian di bulan Ramadhan 1435 Hijriah.