Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pengusaha Bentuk Asosiasi Pertambangan Daerah Baru

pengusaha bentuk, asosiasi, pertambangan

Posted on 20 May 2013. Hits : 222

Para pengusaha di sektor pertambangan sepakat membentuk perhimpunan baru, yaitu Asosiasi Pengusaha Pertambangan Daerah (Aspperda), yang bertujuan memfasilitasi dan memediasi antara usaha tambang dan pemerintah.

"Aspperda dibentuk untuk memfasilitasi antara pengusaha pertambangan daerah dan pemerintah kabupaten dan provinsi," kata Ketua Umum Aspperda, Tonny Uloli dalam konferensi pers peresmian Aspperda di Menara Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Jakarta, Senin.

Menurut Tonny Uloli, Aspperda juga dibentuk untuk memediasi kepentingan antara pengusaha pertambangan daerah dan pemerintah pusat dan instansi terkait.

Ia memaparkan beberapa instansi yang terkait antara lain adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Kementerian Kehutanan. Aspperda juga akan menghimpun para pengusaha pertambangan, khususnya yang mendapat izin usaha pertambangan (IUP).

"Aspperda merupakan wadah untuk mengkoordinasi pengusaha-pengusaha pertambangan yang mempunyai usaha di daerah-daerah dalam wilayah NKRI, baik usaha pertambangan, energi, maupun mineral," katanya.

Ia mengungkapkan berbagai izin usaha pertambangan banyak terdapat di daerah, tetapi lebih dari 90 persen dari pemilik pertambangan daerah tersebut merupakan orang yang berdomisili di Jakarta.

Pembentukan Aspperda, ujar dia, dinilai selaras dengan makna UU Otonomi Daerah dengan visi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang ingin agar pembangunan dinikmati secara merata di berbagai daerah di Tanah Air.

Tonny memaparkan, saat ini, baru sekitar 10 perusahaan yang tergabung di dalam asosiasi tersebut, tetapi diharapkan akan semakin banyak perusahaan pertambangan di daerah yang akan bergabung dalam asosiasi baru tersebut.

Sebelumnya, Kadin meminta pemerintah agar dapat mempercepat pembangunan industri primer sektor pertambangan dan petrokimia sebagai salah satu langkah, guna mengatasi ketergantungan impor produk bahan baku dari negara lain.

"Industri primer tambang dan petrokimia perlu dipercepat dan mendapat kebijakan dari pemerintah," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Daerah dan Bulog Natsir Mansyur di Jakarta, Selasa (23/4).

Natsir menegaskan bahwa pembangunan industri primer, baik dari hasil tambang maupun petrokimia akan berdampak, guna mengurangi impor bahan baku untuk industri hilir.

Ia juga menuturkan bahwa percepatan pembangunan industri primer tambang dan petrokimia juga menjadi salah satu upaya untuk menaikkan tingkat penanaman modal dalam negeri (PMDN).

"Potensi pengusaha nasional dan daerah untuk meningkatkan laju penanaman modal dalam negeri (PMDN) dari 39,6 persen menjadi 70 persen dinilai bisa terealisasi dan masih bisa untuk dinaikkan karena banyak instrumen yang mendukungnya," tuturnya.(ris/ant)

BPS: Pengguna Angkutan Udara Turun 4,31 Persen

Badan Pusat Statistik menyatakan bahwa jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Juni 2015 sebanyak 5,7 juta orang atau mengalami penurunan sebesar 4,31 persen dibanding Mei 2015 yang mencapai 5,9 juta orang.

Golkar Kubu Agung Laksono Merapat ke PDIP

DPD Partai Golkar Surakarta kubu Agung Laksono segera merapat ke PDI Perjuangan yang mengusung pasangan calon FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo, setelah partai Hanura dan Nasdem bergabung untuk memenangkan pasangan tersebut pada pilkada setempat tahun ini.

Channing Tatum Akhirnya Berperan Sebagai Super Hero Marvel, 'Gambit'

Setelah melewati berbagai rumor bahwa Channing Tatum akan membatalkan kontraknya sebagai 'Gambit', pada hari Sabtu (1/8) kemarin, dirinya telah menandatangan kontrak untuk berperan sebagai salah satu super hero asal X-Men tersebut.

Sebagian Petani Lebak Panen Padi

Sebagian petani Kabupaten Lebak, Banten, memasuki musim panen padi dari tanam Mei-Juni 2015 di daerah itu.

Keamanan Objek Wisata Laut Masih Minim

Petugas dari Badan Penyelamat Wisata Tirta Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebutkan tingginya angka kecelakaan laut di libur lebaran lalu salah satunya disebabkan minimnya sarana keamanan di objek wisata laut.