Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Minat Petani Sumut Tanam Kedelai Makin Menurun

kedelai, sumatera utara, petani sumut

Posted on 28 Dec 2012. Hits : 301

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara HM Roem mengatakan minat petani di daerah ini untuk menanam kedelai semakin menurun, karena harga di pasaran terlalu murah.

"Harga kedelai di pasaran hanya Rp 4.300 per kilogram, sehingga petani di Sumatera Utara kurang begitu tertarik lagi bertani kedelai," katanya di Medan, Jumat.

Harga kedelai di pasaran, menurut dia, benar-benar sangat murah dan nyaris tidak mempunyai nilai.

Oleh karena itu, kata dia, wajar para petani tidak begitu berminat lagi untuk menanam lahan mereka dengan tanaman kedele tersebut.

"Kalau hanya merugi dan tidak memperoleh untung, untuk apa petani itu capek-capek menanam kedele," ucap Roem.

Selain itu, jelas Kadis Pertanian Sumut, harga kedele juga sangat rendah.

Kalau harga murah, untuk apa petani menanam kedele, dan lebih baik mereka membudidayakan padi, kacang hijau dan kacang tanah yang harganya cukup mahal.

"Jadi, sekarang ini para petani kedele di sejumlah kabupaten di Sumut mulai beralih dengan tanaman yang memiliki prospek lebih baik dan harganya agak lumayan," ujar Roem.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika harga kedele itu masih murah, kemungkinan para petani belum mau menanam lahan perkebunan mereka dengan tanaman tersebut.

Kalau harga jual kedelai masih melemah, dan mau makan apa para petani di Sumut.

Seharusnya harga kedelai di pasaran Rp7.000 per kg, sehingga para petani lebih bersemangat.

"Harga kedelai itu juga harus dipikirkan, sehingga petani kembali terangsang untuk menanam tanaman jenis kacang-kacangan tersebut," kata Roem.

Data yang diperoleh di Kantor Dinas Pertanian Provinsi Sumut, target tanaman kedelai di daerah ini pada 2012 seluas 12.728 hektare, dan realisasinya 8.640 hektare. Sedangkan target luas panen 13.242 hektare, dan realisasinya 8.364 hektare.

Kemudian target produksi setahun sebanyak 17.262 ton, dan realisasinya hingga November 2012 mencapai 10.304 ton. (ant/as)

Pemuda Stres Di Majene Bunuh Neneknya Sendiri

Seorang pemuda yang diduga mengidap penyakit stres di Dusun Parappe, Kelurahan Sirindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Lukman (35 th) tegah hati membunuh neneknya, Zubaedah (101 th) hingga tewas secara menegenaskan.

Semarak Idul Fitri 1435 H Di Republik Ceko

Kegembiraan dan keceriaan mewarnai perayaan Idul Fitri 1435 H di Republik Ceko yang dipusatkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Praha diawali dengan takbiran bersama, sholat Ied dan khutbah yang dipimpinmahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi Doktoral, Jamaludin Al Anshori, Sekretaris III Penerangan, Protokol dan Konsuler KBRI Praha,Fitriyani Riduan, kepada Antara, Selasa menyebutkan sejumlah warga Indonesia di Ceko dari berbagai kalangan hadir pada perayaan Idul Fitri diantaranya bekerja sebagai 'terapis spa' di berbagai pusat 'sp'a di Republik Ceko, dengan perizinan dibantu oleh KBRI Praha, ikut merayakan lebaran bersama.

Investor Saham Tunggu Kepastian Hasil Pilpres

Investor saham masih menunggu kepastian hasil pemilihan presiden yang telah dilaksanakan pada 9 Juli 2014, kata Branch Manager PT Danareksa Sekuritas Semarang Melcy RS Makarawung.

Monaco Kontrak Pemain Remaja Bakayoko

Monaco memperkuat lini tengah mereka menjelang laga Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 10 tahun ini, dengan mengontrak Tiamou Bakayoko dari Stade Rennes, kata klub itu, Senin.

Antrian Panjang Kendaraan Terjadi Di SPBU Majene

Antrian panjang ratusan kendaraan roda dua dan empat terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, sehari setelah Idul Fitri 1 Syawal 1435 Hijriah.