Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Mentan Jelaskan Kasus Impor Daging Pada Presiden

menteri pertanian, impor daging, daging sapi

Posted on 13 Feb 2013. Hits : 283

Menteri Pertanian Suswono menjelaskan perkembangan kebijakan impor daging sapi baik terkait program swasembada daging 2014 maupun pemenuhan kebutuhan masyarakat.

"Presiden tadi memanggil untuk meminta keterangan dan penjelasan saya baik lisan maupun tertulis. Tertulis sudah saya sampaikan sementara lisan tadi disampaikan secara detail apa yang terkait persoalan importasi daging sapi," kata Suswono dalam keterangan pers di Kantor Presiden Jakarta, Rabu usai memenuhi panggilan Presiden.

Ia mengatakan dalam penjelasannya pada Presiden, bahwa tidak ada penyimpangan dari regulasi dan kebijakan importasi daging sapi.

"Kuota dan pengalokasiannya itu semua dibahas dalam rapat di Menko (perekonomian-red). Data awal disampaikan oleh Kementan, setelah diputuskan dalam rapat Menko, dialokasikan sesuai perusahaan yang mengajukan dan perusahaan itu tercatat sebagai importir yang terdaftar di Kementerian Perdagangan," katanya.

Mentan mengatakan setelah ditentukan kuotanya di masing-masing perusahaan baru kemudian dialokasikan untuk industri, hotel, restoran dan sapi bakalan. "Jadi semua ada rumusannya," tegasnya.

Suswono mengatakan keputusan bagi alokasi 2013 sudah ditetapkan pada Desember 2012.

"Sudah ada penetapan pengalokasian selama satu tahun pada Desember," katanya.

Ketika ditanya kaitannya dengan kasus hukum yang tengah dihadapi oleh Luthfi Hassan, Suswono mengatakan ia sendiri tidak mengetahui kaitannya di mana karena ia bisa memastikan bahwa Luthfi tidak bisa mempengaruhi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Menteri Pertanian.

"Saya sendiri masih belum jelas betul masalah ini, saya merasa tidak ada kaitan antara masalah yang pak Luthfi hadapi dengan kebijakan yang saya lakukan," tegasnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Mentan di ruang kerjanya di Kantor Presiden Jakarta. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam sejak pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB. (ant/as)

Pemkab Tanah Datar Bantu Korban Korban Longsor

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), memberikan bantuan pada tiga kepala keluarga yang rumahnya terkena bencana longsor di Nagari Lubuak Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara.

Pengolahan Air Waduk Pluit Perlu Dikaji

Pelaksanan tugas Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Tri Kurniadi mengatakan pengolahan air Waduk Pluit perlu dikaji terlebih dahulu agar aman ketika dikonsumsi masyarakat melalui perusahaan air minum.

Pekanbaru Minta HET Elpiji Dikaji Ulang

Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru untuk penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji subsidi 3 kilogram dikaji menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

Badai Tropis Tewaskan Dua Orang di Filipina

Setidak-tidaknya dua orang tewas dan seorang lain terluka setelah badai tropis Chebi (nama lokal Queenie) melanda Filipina tengah dan selatan, kata badan penanggulangan bencana setempat, Jumat.

UE Masukkan Nama Baru Dalam Catatan Hitam

Uni Eropa (UE), pada Kamis (27/11), menambahkan lima kelompok dan 13 tokoh ke dalam cacatan hitam mereka atas peran separatis dalam pemilu yang dilaksanakan bulan ini di daerah Ukraina Timur.