Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Menpera Inginkan Dukungan Kelembangaan Penuh

kemenpera, kelembagaan penuh, perumahan rakyat

Posted on 11 Mar 2013. Hits : 237

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz menginginkan adanya dukungan kelembagaan penuh terhadap kementerian yang dipimpinnya itu agar dapat lebih optimal dalam menyelesaikan masalah perumahan di Tanah Air.

"Saya sudah mengajukan permohonan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk membentuk kelembagaan penuh," kata Djan Faridz dalam rilis Humas Kemenpera yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut dia, permohonan untuk membuat status Kemenpera menjadi kementerian yang berada di kategori lebih tinggi pernah diajukan, namun ditolak Menpan karena alasan masa kabinet tinggal 1,5 tahun.

Namun, ia menginginkan agar hal itu tidak semata melihat kepada sisa jangka waktu, akan tetapi lebih kepada apa yang bisa dilakukan Kemenpera untuk menyelesaikan solusi perumahan di Indonesia.

Untuk itu, pihaknya juga telah mengirimkan kembali surat permohonan untuk mendapatkan kelembagaan penuh kepada Menpan dan berharap agar Komisi V DPR dapat mendukungnya.

"Saya sudah membuat surat permohonan kembali kepada Menpan dan saya minta dukungan Komisi V DPR RI untuk mempercepat terwujudnya hal ini," Djan Faridz.

Dalam mewujudkan kelembagaan penuh, Kemenpera telah melakukan pembagian kerja seperti untuk program perumahan swadaya telah ada penanggung jawab per kepulauan dan telah mengikuti Kementerian Pekerjaan Umum dalam membentuk semibalai.

Sebelumnya, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengajak berbagai pemerintah daerah untuk terus berkomitmen dalam program pembangunan perumahan, karena dinilai masih banyak persoalan perumahan yang ditemui di tingkat daerah.

"Kemenpera akan terus mengajak pemda untuk memiliki komitmen dalam pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di daerah," katanya.

Berdasarkan hasil evaluasi program dan kegiatan Kemenpera, ternyata masih ditemukan banyak persoalan yang menghambat sektor perumahan di berbagai daerah.

Untuk itu, Kemenpera mengajak pemda mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota untuk memperkuat komitmen dan perannya dalam menyelesaikan masalah itu. (ant/as)

Presiden Myanmar Kunjungi 3 Negara Eropa

Presiden Myanmar U Thein Sein Senin meninggalkan Nay Pyi Taw untuk kunjungan resmi 10 hari ke tiga negara di Eropa Barat - Jerman, Swiss dan Belanda, kata sumber-sumber resmi.

ISEI : Indonesia Harus Mulai Pembaruan Institusi Ekonomi

Indonesia dalam jangka pendek harus mulai pembaruan institusi ekonomi dan mutu modal manusia, kata Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Edy Suandi Hamid.

Pemkab Kesulitan Bebaskan Lahan 'Bypass'

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih kesulitan merampungkan proses pembebasan lahan untuk proyek pembangunan "bypass" Bandara Internasional Lombok tahap II karena adanya kenaikan harga lahan.

Presiden SBY Buka Rapim KPI 2014

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka rapat pimpinan (rapim) Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2014 di Istana Negara, Jakarta, Selasa.

Indonesia Jadi Panutan Kurikulum Anak Berkebutuhan Khusus

Indonesia menjadi panutan atau 'role model' bagi penerapan kurikulum anak berkebutuhan khusus di negara anggota organisasi Internasional Council for Education of People With Visual Impairment (ICEVI).