Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

KPPU Periksa Dakai Impact Terkait Importasi Bawang

kppu, dakai impact, importasi bawang

Posted on 09 Jan 2014. Hits : 249

Komisi Pengawas Persaingan Usaha melaksanakan Sidang Majelis Perkara Nomor 05/KPPU-I/2013 tentang Dugaan Pelanggaran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait Importasi Bawang Putih dengan agenda pemeriksaan terlapor PT Dakai Impact.

Dalam pemeriksaan tersebut yang dilakukan di Jakarta, Kamis, ditemukan bukti bahwa seseorang bernama Utari F Munandar menandatangi surat atas nama PT Dakai Impact, namun pihak terlapor menyangkal telah mengenal orang yang disebutkan oleh investigator tersebut.

"Saya tidak mengenal nama Utari tersebut karena yang melakukan pengurusan dokumen hanya saya dan Komisaris PT Dakai Impact saja. Tidak ada yang lain," kata Wakil Direktur PT Dakai Impact Yudhi Satria dalam sidang tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Yudhi mengatakan bahwa pada saat itu, pihaknya merasa kesulitan dengan adanya peraturan baru dari Kementerian Pertanian untuk melakukan pengurusan Rekomindasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

Yudhi mengatakan, pada saat itu pihaknya melakukan importasi bawang putih dari China dengan harga Rp12.000 per kilogram, dan pihaknya tidak ikut menikmati kenaikan harga bawang putih yang saat itu mencapai Rp50.000 per kilogram.

"Sebelum kami melakukan impor, barang tersebut sudah ada yang memesan. Jadi, kami tidak menikmati kenaikan harga yang saat itu melambung tinggi," ujar Yudhi.

Sidang kali ini merupakan kelanjutan dari kasus harga bawang putih yang mencuat pada Maret 2013 lalu, yang menyebabkan harga bawang putih melonjak hingga lebih dari Rp50.000 per kilogram.

Sebenarnya, KPPU juga akan melakukan pemeriksaan terhadap CV Karya Pratama pada Kamis (9/1), namun, dikarenakan pimpinan CV tersebut tidak hadir maka akan dilakukan pengaturan jadwal ulang.

Pada sidang kali ini, dari 17 importir bawang putih yang hadir antara lain PT MAD, PT Sumber Roso, PT GSP, CV Bintang, PT Lintas, PT Dakai Impact dan PT Tunas Utama. KPPU juga mengundang perwakilan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian.(ris/ant)

Nelayan Pengastulan Butuh Jaminan Kesehatan

Sebagian besar nelayan di Desa Pengastulan, Gerogak, Kabupaten Buleleng, Bali, membutuhkan kartu jaminan kesehatan, mengingat mereka belum mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan 'Getas Bakar' Disabilitas

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang dari Fakultas Ilmu Komputer (Filkom), menciptakan alat peringatan kebakaran bagi para penyandang disabilitas, yakni berupa gelang untuk disabilitas sebagai alat kebakaran atau "Getas Bakar".

Hari Pertama 800 Orang Kunjungi Istana Open

Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor, Jawa Barat mencatat jumlah pengunjung di hari pertama Istana Open mencapai 800 orang dari total yang telah mendaftar sekitar 5.

Polisi Ringkus Dua Karyawan Salahgunakana Solar Bersubsidi

Kepolisian Resor Temanggung Jawa Tengah meringkus dua karyawan PT Barokah Agawe Makmur (BAM) Temanggung karena telah menyalahgunakan solar bersubsidi untuk keperluan pabrik kayu lapis tersebut.

Pemerintah Diminta Segera Realisasikan Bank Khusus Infrastruktur

Pemerintah diminta untuk segera merealisasikan pembangunan bank khusus sektor infrastruktur guna memperlancar pinjaman yang dikucurkan oleh pihak perbankan dalam rangka mendanai proyek infrastruktur di berbagai daerah.