Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kesalahan Strategi Kendala Pembangunan Sektor Industri Garam

industri garam, garam

Posted on 05 Dec 2012. Hits : 478

Kesalahan strategi dalam membangun industri garam nasional menjadi penyebab utama minimnya produksi dan mengakibatkan Indonesia harus mengimpor garam setiap tahunnya.

"Selama ini, usaha garam nasional masih terfokus di Pulau Jawa dan Madura yang memiliki musim kemarau yang pendek sehingga produksi garam tidak optimal dan tidak bisa memasok kebutuhan garam nasional," kata Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun di Jakarta, Rabu.

Pola pengembangan industri garam di Pulau Jawa dan Madura, menurut Alex, disebabkan infrastruktur yang dibutuhkan seperti pelabuhan dan jalan raya sangat memadai. Akibatnya, daerah-daerah di luar Jawa, seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki musim kemarau hingga delapan bulan, seharusnya bisa menjadi basis produksi garam nasional.

"Selama ini, produksi garam nasional rata-rata 1,2 juta ton per tahun yang dihasilkan dari lahan seluas 19.600 hektare yang tersebar di sejumlah daerah di Jawa, Madura, Sulawesi Selatan dan Bali. Untuk kebutuhan garam nasional mencapai 3 juta ton per tahun," katanya.

Kebutuhan garam di dalam negeri, kata Alex, 24 persen diperuntukkan bagi sektor rumah tangga, 50 persen untuk bahan baku industri plastik, bahan baku industri kosmetik dan cairan infus 16 persen, pengeboran minyak dan industri aneka pangan sebesar 4 persen.

"Untuk meningkatkan produksi garam nasional, saat ini sudah dibangun pabrik garam di Nusa Tenggara Timur oleh investor Australia. Adapun investor dari Taiwan sudah menyampaikan komitmennya untuk berinvestasi di NTT," ujarnya.

Indonesia memiliki panjang pantai 5,8 kilometer dan laut seluas 81.000 kilometer persegi.

Dengan kelimpahan sumber daya alam ini, seharusnya impor garam 2 juta ton per tahun bisa berkurang jika potensi industri garam di Indonesia Timur bisa dimaksimalkan. (ant/as)

Kementerian KP Diminta Lanjutkan Program SLIN

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP) pemerintahan baru diminta melanjutkan program Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) yang diluncurkan Menteri Kelautan dan Perikanan era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Bengkulu Defisit BBM 7.667 Kiloliter

Provinsi Bengkulu mengalami defisit kuota bahan bakar minyak untuk Kuartal IV tahun 2014 sebanyak 7.

Romahurmuziy Tawarkan Ketua DPW PPP Jadi Dubes

Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulawesi Utara Jafar Alkatiri mengaku ditawari menjadi duta besar Indonesia untuk wilayah Timur Tengah jika mendukung kepengurusan PPP kubu Romahurmuziy.

Industri Gas Perlu Peningkatan Daya Saing

Industri dalam bidang gas dan energi baru terbarukan dalam negeri memerlukan akselerasi peningkatan daya saing pada era global dan pasar bebas saat ini, kata seorang akademisi.

Bupati Lebak Minta Petani Kembangkan Produk Unggulan

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya meminta petani mengembangkan komoditas produk unggulan guna mendongkrak pendapatan ekonomi mereka.