Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kementan Fokus Capai Skor PPH di Atas 90

kementerian pertanian, pola pangan harapan, pangan, pertanian

Posted on 08 Nov 2012. Hits : 365

Kementerian Pertanian fokus tingkatkan skor Pola Pangan Harapan diatas 90 dengan mengintensifkan program Rumah Pangan Lestari untuk mencapai diversifikasi pangan nasional, kata Plt Kepala Badan Penyuluh dan Pembangan SDM Pertanian, Haryono.

"Mengkonsumsi bahan pangan yang bervariasi itu lebih baik daripada variasinya kurang, karena itu ada ukuran yang namanya PPH sebagai ukuran diversifikasi pangan," katanya di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan, program Rumah Pangan Lestari (RPL) itu sangat efektif dijalankan di daerah perkotaan dan pedesaan. Menurut dia, program itu mampu meningkatkan skor PPH di daerah, misalnya dari 78 menjadi 86 di beberapa daerah.

Menurut dia, program ini akan terus digalakan menjadi program nasional sehingga masyarakat bisa menaman tanaman lokal dengan variasi yang beragam dan bisa mengkonsumsinya. Haryono mengatakan, program ini juga bisa menurunkan pengeluaran masyarakat karena tidak perlu membeli bahan pangan, selain meningkatkan skor PPH.

"Target skor PPH nasional kan diatas 90 dan saat ini belum mencapai angka itu. Kami upayakan terus program itu sehingga itu menjadi gerakan nasional," ujarnya.

Menurut Haryono, Kementan juga mengupayakan agar konsumsi beras bisa dikurangi dan masyarakat bisa menggunakan sumber karbohidrat lain seperti umbi-umbian, sagu dan pisang. Dia mengatakan hal itu juga termasuk pangan yang sifatnya melengkapi atau komplemen seperti sayur-sayuran dan sumber protein dari unggas.

Namun dia menyadari jika kondisi sosial dan budaya masyarakat saat ini cenderung naik mengkonsumsi beras. Kondisi itu menurut dia tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi ada di seluruh dunia.

"Diversifikasi bukan hanya horizontal terhadap beras, tetapi juga sayur-sayuran, buah-buahan termasuk protein hewani dari unggas," katanya.

Pemerintah menargetkan diversifikasi konsumsi pangan berupa penurunan konsumsi beras minimal sebsar 1,5 persen per kapita per tahun.

Selain itu, skor PPH penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal ditargetkan menjadi 93,3 pada tahun 2014. Pada 2011 skor PPH Indonesia di angka 77,3. (ant/as)

Pemahaman Rakyat Terhadap TNI Belum Menyeluruh

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Wuryanto mengatakan pemahaman rakyat mengenai organisasi dan prajurit TNI belum menyeluruh sehingga masih banyak pihak-pihak yang menolak kehadiran tentara.

Komisi I Agendakan Rapat Bahas Terorisme dan Pemblokiran Situs

Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq mengatakan Komisi I DPR RI akan segera mengagendakan rapat kerja bersama mitra kerja, khusus membahas masalah terorisme dan pemblokiran situs yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

UN Berbasis Komputer Jangan Jadi Momok

Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay mengatakan pelaksanaan ujian nasional (UN) berbasis komputer atau daring (dalam jaringan internet/online) yang akan dilaksanakan serentak di beberapa wilayah jangan sampai menjadi "momok" (sumber ketakuan) baru bagi siswa.

PBB: Dunia Berpeluang Tingkatkan Perlindungan Kesehatan Perempuan

Selama masa peralihan dari pelaksanaan Sasaran Pembangunan Milenium (MDG) ke pelaksanaan Sasaran Pembangunan Berkesinambungan (SDG), dunia menghadapi kesempatan besar untuk mendorong tindakan bagi perlindungan kesehatan perempuan, pemuda dan anak kecil.

PM Irak: Direbutnya Kembali Kota Tikrit Bikin Lemah IS

Dibebaskannya Tikrit, Ibu Kota Provinsi Salahudin, membuat lemah kelompok fanatik Negara Islam (IS), tapi pertempuran sengit dan berdarah diperkirakan akan berkecamuk saat pembebasan Provinsi Anbar dan Mosul di Irak Utara.