Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kemenperin Prioritaskan Progam Hilirisasi Industri

kementerian perindustrian, hilirisasi industri, kemenperin

Posted on 12 Feb 2013. Hits : 341

Kementerian Perindustrian pada 2013 akan memprioritaskan program hilirisasi untuk mendorong percepatan pertumbuhan industri sebagai katalis utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Tiga program prioritas utama pada 2013 yaitu hilirisasi industri berbasis agro, migas dan bahan tambang mineral; peningkatan daya saing industri berbasis SDM, pasar domestik dan ekspor; dan pengembangan industri kecil dan menengah (IKM)," kata Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun saat membuka Rapat Kerja Kementerian Perindustrian 2013 di Jakarta, Selasa.

Selain itu, Kemenperin juga telah melaksanakan berbagai program pengembangan industri yang menjadi prioritas nasional seperti revitalisasi industri pupuk, gula, pengembangan klaster industri hilir kelapa sawit serta fasilitas pengembangan zona industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Menurut Alex, program-program prioritas nasional dan internal kementerian itu masih akan terus dilanjutkan pada 2013 ini.

Sementara itu, program pengembangan mobil murah ramah lingkungan (low cost and green car/LGLC), program dukungan konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG), mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian bagi kementerian, serta penyusunan RUU Perindustrian merupakan sejumlah agenda yang menjadi fokus kegiatan kementerian tahun ini.

Kendati demikian, tantangan 2013 dan ketidakpastian ekonomi global merupakan pekerjaan besar untuk melaksanakan pembangunan industri nasional.

Terlebih, sasaran utama pembangunan industri nasional itu cukup berat dengan target pertumbuhan industri pengolahan non migas sebesar 7,14 persen, penyerapan tenaga kerja sebanyak 400.000 orang, peningkatan ekspor hingga mencapai 125 miliar dolar AS, serta investasi PMA sebesar 12 miliar dolar AS dan PMDN sebesar Rp42 trilun.

"Untuk mencapai sasaran pembangunan industri tersebut diperlukan upaya yang maksimal dan tidak sekedar 'business as usual'," ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Alex, sejak 2012 Kemenperin telah melakukan percepatan pertumbuhan industri melalui "Akselerasi Industrialisasi 2012-2014".

Sasaran utama program tersebut adalah adanya peningkatan nilai tambah industri dalam negeri melalui hilirisasi industri berbasis sumber daya alam, penguasaan pasar serta perluasan penyerapan tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan. (ant/as)

Tangerang Tak Mampu Cegah Penyusutan Lahan Produktif

Aparat Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengakui tidak mampu mencegah terjadi penyusutan lahan produktif akibat dijual pemilik kepada pengembang perumahan.

Dishub Yogyakarta Matangkan Kajian Jalan Searah

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta masih mematangkan kajian perubahan jalan searah khususnya di ruas Jalan Prawirotaman, Tirtodipuran, Kemasan dan Mondorakan, serta Lempuyangan.

PLN Madura Perluas Jaringan di 27 Daerah

PLN Madura, Jawa Timur, memperluas jaringan di 27 daerah yang tersebar di empat kabupaten pada tahun 2015, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

UI-KPPPA Gelar Anugerah Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Program Studi Kajian Gender dan Pusat Riset Gender Universitas Indonesia (UI) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) akan menggelar malam Anugerah Kepemimpinan Perempuan Indonesia pada Selasa (31/3).

Keterlambatan Pupuk Rugikan Rp200 Triliun

Kementerian Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan keterlambatan penyaluran pupuk bersubsidi hingga ke petani telah menimbulkan kerugian hingga Rp200 triliun selama 10 tahun.