Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Indukan Lele Sangkuriang BBI Pariaman Siap Dipanen

pemkot pariaman, balai benih ikan, bbi, calon induk lele sangkuriang, siap panen

Posted on 13 Sep 2013. Hits : 283

Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat melalui UPT Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Kelautan dan Perikanan menyatakan sekitar 12 ribu ekor calon induk lele sangkuriang yang dibudidayakan di BBI itu siap dipanen.

'Panen perdananya kita jadwalkan pada Senin (16/9), selanjutnya, pada Selasa (17/9) dan Rabu (18/9) akan dilakukan penyortiran danpemasarannya baru dilakukan mulai Kamis (19/9),' kata Kepala UPT BBI DKP kota itu Fajri, di Pariaman, Jumat.

Dia menjelaskan, dari sekitar 12 ribu ekor calon induk siap panen itu, sekitar 2 ton lebih di antaranya telah habis dipesan oleh sejumlah dinas dan Unit-unit Pembenihan Rakyat (UPR) dari beberapa kabupaten kota di Sumatera Barat dan Riau.

Meliputi, DKP Kabupaten Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Dharmasraya, Agam, Kota Padang, Payakumbuh, dan sejumlah UPR di Sumbar, serta beberapa UPR di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru, Riau, katanya.

Menurut Fajri, rencananya prosesi panen dan pemasaran perdana dalam tahun ini tersebut akan dilakukan dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota setempat Mukhlis Rahman, Kamis.

'Namun, bagi masyarakat yang ingin melihat juga boleh, silakan datang ke kolam benih kami di Jalan Sentot Alibasa, Jati, Kecamatan Pariaman Tengah,' tuturnya.

'Mudah-mudahan bisa menginspirasi masyarakat sekitar. Jadi, makin banyak warga kita yang mencoba berternak ikan jenis ini,' tambahnya.

Dia mengatakan, usaha budidaya ikan jenis itu terbilang menguntungkan karena masa panen ikan terbilang cepat, yakni sekitar 2 bulan.

Selain itu, lanjut dia, ikan jenis itu bisa dikatakan memiliki daya tahan cukup baik terhadap ancaman penyakit ataupun perubahan suhu.

Sementara, adapun BBI DKP kota itu sendiri, jelas Fajri, dibangun di atas lahan seluas 0,92 hektare dengan fasilitas kolam perawatan induk berkapasitas 500 ekor ikan, bak pemijahan dan perawatan telur berkapasitas 500 ribu ekor larva, serta 42 buah bak pendederan berbagai ukuran.

Juga, bak sterilisasi peralatan, bak bansal panen, bak karantina, footbath, bak kultur pakan alami, dan pengolahan air limbah buangan, katanya.(ant/rd)

WWF : Butuh Rp7.582 Triliun Rehabilitasi Hutan NTT

Pimpinan WWF Indonesia Ridha Hakim mengatakan pemerintah perlu mengalokasikan anggaran sebesar RpRp7.

Moody's Pertahankan Peringkat Prancis Pada Prospek Negatif

Moody's tetap mempertahankan peringkat negatifnya untuk Prancis pada Jumat, namun -- meskipun laporan sebelumnya -- tidak membahas penurunan peringkat ekonomi yang sedang kesulitan itu.

Kredit Perbankan Bermasalah Di Bali Rp879 Miliar

Bank Indonesia (BI) wilayah III Bali-Nusa Tenggara memprediksi kondisi rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) perbankandi tahun 2014 akan meningkat, dalam triwulan II-2014 tercatat Rp879 miliar.

Diskes Denpasar-JICA Kerja Sama Selenggarakan 'TCTP'

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr Luh Putu Sri Armini mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan JICA menyelenggarakan 'The Third Country Training Program (TCTP)' Buku Kesehatan Ibu dan Anak.

BPBD Malang : Daerah Krisis Air Bersih Bertambah

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Hafie Lutfi, menyatakan daerah yang mengalami krisis air bersih bertambah karena kecamatan yang sebelumnya tidak pernah mengajukan dropping air, sekarang minta dipasok air bersih.