Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Melonjak

kebutuhan pokok, purwokerto, harga kebutuhan pokok

Posted on 22 Jan 2013. Hits : 542

Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melonjak.

Di Pasar Wage, Purwokerto, Selasa, harga beras IR-64 mencapai Rp8.500 per kilogram, padahal dua pekan sebelumnya hanya Rp7.800-Rp8.000/kg.

Harga beras asalan (campuran) yang sebelumnya Rp7.200/kg, saat ini mencapai Rp8.000/kg.

Selain beras, kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah dari Rp8.000/kg menjadi Rp16.000/kg dan bawang putih dari Rp14.000/kg menjadi Rp28.000/kg.

Sementara harga daging sapi tetap sebesar Rp90.000/kg dan telur ayam berada pada kisaran Rp18.000-Rp19.000/kg.

Salah seorang pedagang sembako, Sarpini (45) mengatakan, kenaikan harga beras ini disebabkan berkurangnya pasokan dari petani sehingga harga beras di tingkat penggilingan naik.

"Kalaupun ada petani yang panen, hanya untuk kebutuhan sendiri sehingga pasokan gabah ke penggilingan berkurang. Akibatnya, harga beras di penggilingan naik," katanya.

Bahkan, kata dia, kenaikan harga juga terjadi pada beras ketan, yakni dari Rp8.000/kg menjadi Rp12.000/kg.

Pedagang lainnya, Sudiman (47) mengatakan, kenaikan harga bawang merah dan bawang putih sudah terjadi sejak awal Januari.

"Kulakannya saja sudah tinggi, sehingga jualnya juga tinggi," katanya.

Menurut dia, kenaikan harga bawang dan sejumlah sayuran ini akibat intensitas hujan yang cukup tinggi terutama di daerah penghasil sayuran.

Secara terpisah, pedagang beras di Desa Mandirancan, Kecamatan Kebasen, Banyumas, Karso mengatakan, kenaikan harga beras ditingkat penggilingan disebabkan naiknya harga gabah.

"Saat ini harga gabah kering giling (GKG) di penggilingan sudah mencapai Rp4.900/kg, padahal sesuai HPP (harga pembelian pemerintah) hanya Rp4.300/kg," katanya. (ant/as)

Nelayan Pengastulan Butuh Jaminan Kesehatan

Sebagian besar nelayan di Desa Pengastulan, Gerogak, Kabupaten Buleleng, Bali, membutuhkan kartu jaminan kesehatan, mengingat mereka belum mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan 'Getas Bakar' Disabilitas

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang dari Fakultas Ilmu Komputer (Filkom), menciptakan alat peringatan kebakaran bagi para penyandang disabilitas, yakni berupa gelang untuk disabilitas sebagai alat kebakaran atau "Getas Bakar".

Hari Pertama 800 Orang Kunjungi Istana Open

Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor, Jawa Barat mencatat jumlah pengunjung di hari pertama Istana Open mencapai 800 orang dari total yang telah mendaftar sekitar 5.

Polisi Ringkus Dua Karyawan Salahgunakana Solar Bersubsidi

Kepolisian Resor Temanggung Jawa Tengah meringkus dua karyawan PT Barokah Agawe Makmur (BAM) Temanggung karena telah menyalahgunakan solar bersubsidi untuk keperluan pabrik kayu lapis tersebut.

Pemerintah Diminta Segera Realisasikan Bank Khusus Infrastruktur

Pemerintah diminta untuk segera merealisasikan pembangunan bank khusus sektor infrastruktur guna memperlancar pinjaman yang dikucurkan oleh pihak perbankan dalam rangka mendanai proyek infrastruktur di berbagai daerah.