Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Melonjak

kebutuhan pokok, purwokerto, harga kebutuhan pokok

Posted on 22 Jan 2013. Hits : 457

Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melonjak.

Di Pasar Wage, Purwokerto, Selasa, harga beras IR-64 mencapai Rp8.500 per kilogram, padahal dua pekan sebelumnya hanya Rp7.800-Rp8.000/kg.

Harga beras asalan (campuran) yang sebelumnya Rp7.200/kg, saat ini mencapai Rp8.000/kg.

Selain beras, kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah dari Rp8.000/kg menjadi Rp16.000/kg dan bawang putih dari Rp14.000/kg menjadi Rp28.000/kg.

Sementara harga daging sapi tetap sebesar Rp90.000/kg dan telur ayam berada pada kisaran Rp18.000-Rp19.000/kg.

Salah seorang pedagang sembako, Sarpini (45) mengatakan, kenaikan harga beras ini disebabkan berkurangnya pasokan dari petani sehingga harga beras di tingkat penggilingan naik.

"Kalaupun ada petani yang panen, hanya untuk kebutuhan sendiri sehingga pasokan gabah ke penggilingan berkurang. Akibatnya, harga beras di penggilingan naik," katanya.

Bahkan, kata dia, kenaikan harga juga terjadi pada beras ketan, yakni dari Rp8.000/kg menjadi Rp12.000/kg.

Pedagang lainnya, Sudiman (47) mengatakan, kenaikan harga bawang merah dan bawang putih sudah terjadi sejak awal Januari.

"Kulakannya saja sudah tinggi, sehingga jualnya juga tinggi," katanya.

Menurut dia, kenaikan harga bawang dan sejumlah sayuran ini akibat intensitas hujan yang cukup tinggi terutama di daerah penghasil sayuran.

Secara terpisah, pedagang beras di Desa Mandirancan, Kecamatan Kebasen, Banyumas, Karso mengatakan, kenaikan harga beras ditingkat penggilingan disebabkan naiknya harga gabah.

"Saat ini harga gabah kering giling (GKG) di penggilingan sudah mencapai Rp4.900/kg, padahal sesuai HPP (harga pembelian pemerintah) hanya Rp4.300/kg," katanya. (ant/as)

Mataram Bukan Penyangga Stok Pangan

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, Kota Mataram tidak termasuk daerah penyangga stok pangan nasional, karena produksi padi relatif kecil dibandingkan kabupaten lain di Nusa Tenggara Barat.

18 Anggota Taliban Tewas

Sebanyak 18 gerilyawan Taliban tewas sementara tujuh orang lagi cedera dalam operasi militer Afghanistan dalam 24 jam terkahir, kata Kementerian Pertahanan negeri itu, Kamis pagi waktu setempat.

Adipura Bukti Keberhasilan Suatu Daerah

Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana mengatakan, penghargaan piala Adipura menjadi bukti keberhasilan suatu daerah dalam melaksanakan kegiatan pembangunan.

Ultimatum Penuntasan Jual Beli Listrik

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengultimatum PT Pertamina dan PT PLN untuk secepatnya membuat kesepakatan perjanjian jual beli listrik pada sembilan lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau proyek geothermal yang sedang dikerjakan Pertamina.

179 Migran Yang Diculik Dibebaskan

Tentara Meksiko telah membebaskan 179 pekerja migran tak berdokumen Amerika Tengah dengan tujuan Amerika Serikat, kata jaksa penuntut umum Rabu.