Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Harga Daging Ayam Picu Inflasi Kota Malang

kota malang, harga ayam, inflasi

Posted on 06 Feb 2013. Hits : 419

Harga daging ayam ras yang mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir menjadi pemicu terbesar terjadinya inflasi pada Januari di Kota Malang, Jawa Timur, yang mencapai 0,97 persen.

Kepala Seksi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Erny Fatima Setyorini di Malang, Rabu, mengatakan harga daging ayam ras beberapa pekan terakhir terus naik, meski hari-hari besar, seperti Natal dan Tahun Baru sudah berlalu.

Harga daging ayam ras di pasar tradisional saat ini rata-rata mencapai Rp29 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya hanya pada kisaran Rp24 rib hingga Rp25 ribu.

"Kelompok bahan makanan terutama bahan makanan yang harganya ditentukan oleh pasar (volatile price) mendominasi kenaikan harga pada awal tahun ini," katanya.

Selain harga daging ayam ras, katanya, telur ayam, cabai rawit, bawang merah, tomat, bawang putih, selada, dan kelapa juga memberikan andil cukup besar terhadap inflasi di daerah itu.

Menurut dia, secara year on year (yoy), Januari 2012 terhadap Januari 2013, kenaikan harga berbagai komoditas di Malang mencapai 5,30 persen.

Ia mengemukakan, jika tarif angkutan udara pada Desember 2012 menyumbang angka inflasi cukup tinggi, pada Januari justru terjadi deflasi sebesar -0,1036 persen.

Kondisi itu, katanya, karena kegiatan wisata dan liburan Natal maupun Tahun Baru sudah berakhir, sehingga harga tiket juga turun.

Dari tujuh kota di Jatim yang menjadi acuan indeks harga konsumen (IHK), kenaikan harga tertinggi terjadi di Jember yang mencapai 1,17 persen dan terendah di Surabaya, yakni 0,89 persen.

Meski inflasi di Kota Malang pada Januari cukup tinggi, ternyata masih di bawah inflasi Jatim yang mencapai 0,97 persen dan nasional sebesar 1,03 persen. Inflasi Kota Malang pada Desember 2012 mencapai 0,70 persen. (ant/as)

Pelaku UMKM Bantul Mendapat Pelatihan Pengemasan Produk

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Sriharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendapat pelatihan pengemasan produk dari Institut Teknologi Nasional Bandung, mulai Senin (20/4) hingga Jumat.

Kadisperindag Minta Pelaku Usaha Berlakukan Harga Wajar

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Provinsi Sulawesi Utara Jenny Karouw meminta pelaku usaha di daerah tersebut menjual barang dengan harga yang wajar.

Kredit Modal Kerja Bank Syariah Sulut Turun

Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Luctor Tapiheru mengatakan, kredit khusus modal kerja yang disalurkan bank syariah di provinsi tersebut mengalami penurunan di bulan Februari 2015.

Komisi Vi Setujui 'Right Issue' Tiga BUMN

Komisi VI DPR-RI menyetujui 'right issue' (penerbitan saham baru) tiga BUMN, PT Adhi Karya Tbk, PT Waskita Karya Tbk dan PT Aneka Tambang Tbk senilai total Rp5,035 triliun, untuk memperkuat permodalan perusahaan dan dijalankan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

NPL Industri Pengolahan Perbankan Sulut Naik

Asisten Direktur Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Ignatius Adhi mengatakan, kredit bermasalah atau 'non performing loan' (NPL) industri pengolahan perbankan di daerah itu naik sebesar 679 persen.