Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Harga Bawang di Lampung Bertahan Tinggi

harga bawang, bawang merah, bandarlampung, brebes

Posted on 19 Mar 2013. Hits : 329

Harga bawang di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandarlampung pada pekan keempat Maret 2013 masih tetap bertahan tinggi, namun harga bawang merah impor di pasar itu lebih murah dibandingkan dengan bawang asal Brebes Jawa Tengah.

Menurut sejumlah pengunjung Pasar Sukarame Bandarlampung, Selasa, harga bawang merah impor mencapai Rp45.000/kg, sedang bawang asal Brebes paling murah Rp52.000/kg.

"Mutu bawang lokal jauh lebih baik dibanding dengan bawang impor. Bawang lokal lebih segar dibandingkan bawang impor," kata Lusi, salah satu pengunjung pasar tersebut.

Meski mutu bawang impor tidak begitu baik, namun banyak juga yang membelinya karena faktor harganya yang lebih murah.

"Karena harga bawang merah tetap selangit, saya hanya beli seperampat kilogram saja," katanya.

Sementara harga bawang putih mencapai Rp43.000/kg.

Di Pasar Lelang Bandarlampung, harga bawang merah masih tetap berkisar Rp48.000- Rp55.000/kg dan bawang putih sekitar Rp50.000/kg.

Para pedagang juga menyebutkan pasokan bawang merah dan bawang putih ke Bandarampung mulai tersendat, dan mutunya juga juga kurang baik.

Menurut Buyung, salah satu agen bawang di Bandarlampung, harga bawang merah di tingkat agen sudah di atas Rp45.000/kg, sehingga harga ecerannya bisa menembus di atas Rp60.000/kg.

"Pasokan bawang dalam beberapa hari terakhir tersendat. Biasanya paling cepat satu hari sudah tiba pesanan, kini bisa dua hingga tiga hari," kata dia.

Meskipun harganya tinggi, permintaan atas bawang diperkirakan tidak turun drastis.

Sementara itu di Jakarta, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyatakan importir bawang putih sepakat untuk melepas bawang putih ke para distributor dengan harga Rp15.000 per kilogram dan diharapkan bisa menurunkan harga bawang putih yang meroket selama beberapa waktu lalu.

"Kita sudah melakukan komunikasi dengan pelaku usaha yang telah memenuhi syarat, dan mereka sepakat untuk melepas bawang putih ke distributor dengan harga Rp15 ribu per kilo," katanya.

Gita mengatakan, dengan adanya pasokan tersebut diharapkan harga bawang putih yang beberapa waktu ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi bisa membantu untuk menurunkan harga bawang putih tersebut.

Gita menjelaskan, pasokan tersebut berasal dari ratusan kontainer bawang putih yang sempat tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak beberapa waktu lalu akibat dari tidak lengkapnya dokumen-dokumen para importir dalam melakukan kegiatan impor.

"Kontainer yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak sudah teridentifikasi lebih dari 500 kontainer, dan sudah ada sebanyak 332 kontainer yang sudah memenuhi syarat," jelas Gita. (ant/as)

Panwaslu : 20 Persen Sertifikat Pemilu Harus Dikoreksi

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bengkulu meminta petugas KPU di tingkat KPPS, PPS dan PPK mengoreksi data sertifikat Pemilu Presiden 2014, karena masih terdapat kekurangan dan kesalahan.

Polres Sumenep Siagakan Puluhan Personel Di PPK

Polpres Sumenep, Jawa Timur, menyiagakan puluhan personel di masing-masing kantor panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk menjaga rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2014 tingkat kecamatan.

Satgas Pamtas Amankan 65 Karung Gula Ilegal

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Kodam XII Tanjungpura mengamankan sebanyak 65 karung atau 3.

Dewan Usulkan Bentuk Tim Pengawasan Gula Ilegal

Komisi A dan C DPRD Kota Pontianak mengusulkan pada pemerintah dan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat agar membentuk tim pengawasan dan pencegahan masuknya gula pasir ilegal asal Malaysia melalui perbatasan Indonesia (Kalimantan Barat).

Organda NTB Rugi Akibat Mobil Luar Daerah

Organisasi Angkutan Darat Nusa Tenggara Barat merasa dirugikan akibat banyaknya kendaraan roda empat dengan nomor polisi luar daerah yang beroperasi di wilayah tersebut.