Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Harga Bahan Pokok di Bojonegoro Stabil

harga bahan pokok, bojonegoro, stabil

Posted on 22 Oct 2014. Hits : 233

Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, cenderung stabil dibandingkan sepekan lalu, kecuali harga beras yang cenderung naik, yang disebabkan panen di daerah itu, termasuk di Tuban, tidak terlalu luas.

Seorang pedagang pracangan di Pasar Banjarjo, Kecamatan Kota, Bojonegoro, Sakip, di Bojonegoro, Rabu mengatakan harga sejumlah bahan pokok cenderung stabil, karena daya beli masyarakat cenderung melemah selama musim kemarau.

Tapi, katanya, dibenarkan pedagang pracangan lainnya di pasar setempat Ny. Endang, harga beras naik untuk kualitas premium menjadi Rp8.500/kilogram, yang semula Rp8.000/kilogram.

Begitu pula, lanjut Sakip, beras kualitas super produksi Tuban, juga naik yang semula harganya berkisar Rp8.500-Rp9.500/kilogram, menjadi berkisar Rp8.700-Rp9.700/kilogram.

"Hanya harga beras jatah warga miskin tetap stabil, karena stoknya melimpah," ujar Sakip.

Data di Pasar Banjarjo dan Pasar Kota, di Kecamatan Kota, yang merupakan pasar tradisional di daerah setempat, untuk harga sejumlah bahan pokok tidak terpaut jauh.

Di kedua pasar itu, harga telur berkisar Rp15.000-Rp16.000/kilogram, minyak curah Rp10.000/liter, gula Rp9.000/kilogram, bawang merah Rp13.000/kilogram dan bawang putih Rp12.000/kilogram.

"Kalau ada pembeli yang membeli gula atau minyak curah dalam jumlah banyak saya beri potongan," ucap Ny. Endang.

"Harga sejumlah bahan pokok stabil tidak ada perubahan, dibandingkan sepekan lalu," ucap seorang pedagang pracangan di Pasar Kota, Bojonegoro Ny. Darwati, menambahkan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro Basuki, yang dimintai konfirmasi di Bojonegoro, menjelaskan pihaknya akan menggelar pasar murah di 10 titik di daerahnya, sebagai antisipasi kemungkinan harg sejumlah bahan pokok naik.

"Biasanya selama kemarau atau menjelang tahun baru ada kecenderungan harga bahan pokok naik," ujarnya.

Ia menyebutkan bahan pokok yang dijual di setiap pasar murah masing-masing yaitu beras 800 kilogram dengan harga Rp6.000/kilogram, gula 500 kilogram dengan harga Rp9.000/kilogram dan minyak goreng 500 botol dengan harga Rp10.000/ botol dengan isi 1 liter.

"Bahan pokok yang dijual semuanya memperoleh subsidi. Besarnya subsidi yang kita persiapkan sekitar Rp45 juta dari APBD," jelasnya.(ant/ris)

70 Persen Sungai Tercemar Limbah Rumah Tangga

Sekitar 60-70 persen sungai di Indonesia tercemar limbah domestik atau rumah tangga sedangkan limbah yang mampu diolah baru 6,1 persen.

Militer AS Diminta Tumpas Ebola

Sierra Leone, Rabu (26/11) meminta Amerika Serikat untuk mengirim bantuan militer guna memerangi Ebola karena situasinya masih tertinggal dari Guinea dan Liberia yang merupakan negara tetangga di Afrika Barat dalam memerangi virus itu.

Apindo Ingatkan Pengusaha Sawit Soal Kenaikan Upah

Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP Apindo) mengingatkan kepada pengusaha sawit agar berhati-hati terhadap kecenderungan tuntutan upah pekerja yang di luar kewajaran.

Pencurian Kendaraan di Jakpus Hampir Capai 600 Kasus

Kepolisian Resort Metro Jakarta Pusat mencatat hingga Oktober 2014 telah ada 592 kasus pencurian kendaraan bermotor dari roda dua hingga roda empat di wilayah Jakarta Pusat.

Harga Cengkih Manado Naik Tipis

Harga cengkih, salah satu komoditas unggulan petani Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), naik menjadi Rp139 ribu per kilogram(kg) pada pekan ketiga November 2014.