Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Harga Bahan Pokok di Bojonegoro Stabil

harga bahan pokok, bojonegoro, stabil

Posted on 22 Oct 2014. Hits : 212

Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, cenderung stabil dibandingkan sepekan lalu, kecuali harga beras yang cenderung naik, yang disebabkan panen di daerah itu, termasuk di Tuban, tidak terlalu luas.

Seorang pedagang pracangan di Pasar Banjarjo, Kecamatan Kota, Bojonegoro, Sakip, di Bojonegoro, Rabu mengatakan harga sejumlah bahan pokok cenderung stabil, karena daya beli masyarakat cenderung melemah selama musim kemarau.

Tapi, katanya, dibenarkan pedagang pracangan lainnya di pasar setempat Ny. Endang, harga beras naik untuk kualitas premium menjadi Rp8.500/kilogram, yang semula Rp8.000/kilogram.

Begitu pula, lanjut Sakip, beras kualitas super produksi Tuban, juga naik yang semula harganya berkisar Rp8.500-Rp9.500/kilogram, menjadi berkisar Rp8.700-Rp9.700/kilogram.

"Hanya harga beras jatah warga miskin tetap stabil, karena stoknya melimpah," ujar Sakip.

Data di Pasar Banjarjo dan Pasar Kota, di Kecamatan Kota, yang merupakan pasar tradisional di daerah setempat, untuk harga sejumlah bahan pokok tidak terpaut jauh.

Di kedua pasar itu, harga telur berkisar Rp15.000-Rp16.000/kilogram, minyak curah Rp10.000/liter, gula Rp9.000/kilogram, bawang merah Rp13.000/kilogram dan bawang putih Rp12.000/kilogram.

"Kalau ada pembeli yang membeli gula atau minyak curah dalam jumlah banyak saya beri potongan," ucap Ny. Endang.

"Harga sejumlah bahan pokok stabil tidak ada perubahan, dibandingkan sepekan lalu," ucap seorang pedagang pracangan di Pasar Kota, Bojonegoro Ny. Darwati, menambahkan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro Basuki, yang dimintai konfirmasi di Bojonegoro, menjelaskan pihaknya akan menggelar pasar murah di 10 titik di daerahnya, sebagai antisipasi kemungkinan harg sejumlah bahan pokok naik.

"Biasanya selama kemarau atau menjelang tahun baru ada kecenderungan harga bahan pokok naik," ujarnya.

Ia menyebutkan bahan pokok yang dijual di setiap pasar murah masing-masing yaitu beras 800 kilogram dengan harga Rp6.000/kilogram, gula 500 kilogram dengan harga Rp9.000/kilogram dan minyak goreng 500 botol dengan harga Rp10.000/ botol dengan isi 1 liter.

"Bahan pokok yang dijual semuanya memperoleh subsidi. Besarnya subsidi yang kita persiapkan sekitar Rp45 juta dari APBD," jelasnya.(ant/ris)

Kemenpora Janjikan Bonus Peraih Medali Asian Paragames

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menjanjikan bonus untuk para atlet yang meraih medali dalam ajang Asian Paragames 2014 di Incheon, Korea Selatan.

Gubernur Ajak Ulama Susun Program Penanggulangan AIDS

Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengajak kalangan ulama untuk bersama pemerintah dan perguruan tinggi menyusun program penanggulangan kasus HIV/AIDSyang dinyatakan sebagai bencana sosial di daerah itu.

Ratusan Warga Saksikan Prosesi Pertama Pesta Budaya Tabuik

Ratusan warga Kota Pariaman, Sumatera Barat, menyaksikan prosesi 'Maambiak Tanah' (Mengambil Tanah) pada Pesta Budaya Tabuik 2014 yang dilakukan kelompok Pasa dan Subarang dari dua nagari, Sabtu.

Pasien Pertama Ebola Di Mali Meninggal

Kasus pertama Ebola yang diumumkan di Mali, anak perempuan yang berusia dua tahun, telah meninggal akibat infeksi, kata beberapa sumber medis pada Jumat.

BPBD Siagakan Ratusan Petugas Antisipasi Kebakaran Lahan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menyiagakan ratusan petugas dan sejumlah mobil pemadam kebakaran, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan.