Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Gubernur Bali Siapkan Pola Kemitraan dan Perlindungan Usaha Peternakan

gubernur bali, kemitraan peternakan, peternakan

Posted on 21 Jan 2013. Hits : 326

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyiapkan regulasi pola usaha kemitraan dan perlindungan usaha peternakan.

"Dengan adanya peraturan gubernur diharapkan dapat mengatur pola kemitraan atau pengusaha besar yang dilakukan di daerah ini agar tidak sampai menggerus peternakan rakyat," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Putu Sumantra di sela-sela sosialisasi rancangan pergub itu di Denpasar, Senin.

Menurut dia, sering kali peternakan rakyat kalah dalam pemasaran karena adanya hambatan produksi dan permodalan.

"Oleh karena itu, pergub nantinya dapat menjadi payung hukum bagi pemerintah, peternak, dan pengusaha untuk berjalan bersama-sama khususnya dalam mengembangkan peternakan babi dan ayam yang konsumennya di daerah kita cukup besar," katanya.

Pergub ini, lanjut dia, mencoba mengatur agar kemitraan berjalan, tetapi perusahaan mandiri juga tetap dikembangkan. Yang boleh melakukan usaha kemitraan tentu saja yang harus berdomisili dan punya izin di Bali.

"Kemitraan mempunyai kewajiban untuk melapor pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait atas pemasaran hasilnya. Jangan sampai pasar peternak mandiri diambil oleh kemitraan," ucapnya.

Adapun beberapa pola kemitraan yang diatur dalam pergub itu yakni usaha budidaya yang sudah dapat dilaksanakan oleh peternak maka usaha besar atau menengah dalam melakukan hubungan kemitraan hanya menyerapkan hasil produksi budaya.

"Usaha besar atau menengah yang akan melaksanakan hubungan kemitraan dengan usaha yang berskala kecil atau peternak mandiri agar melibatkan asosiasi peternak yang ada di Bali. Kemitraan juga dapat dilakukan bagi yang tidak memiliki keterkaitan usaha," ujarnya.

Dalam rancangan pergub yang terdiri atas 21 pasal itu, diatur pula ketentuan bagi usaha besar dan menengah wajib menyediakan rumah potong hewan yang menyebarkan bibit babi atau menghasilkan babi potong 1.000 ekor ke atas dalam satu bulan dan yang menyebarkan bibit ayam atau menghasilkan ayam potong di atas 150.000 ekor per bulan.

Sementara itu, Ketua Gabungan Usaha Peternak Babi (Gupbi) Bali Putu Hari Suyasa menilai semua usaha kemitraan peternakan yang sudah berjalan selama ini sesungguhnya telah melanggar aturan pemerintah. "Namun ini dibiarkan sekian puluh tahun sehingga menyebabkan ketergantungan peternak pada pasar kemitraan," katanya.

Pihaknya juga menyayangkan seharusnya pertemuan tersebut untuk mendengar kajian hukum dari biro hukum, ternyata dikoreksi ulang lagi sehingga menimbulkan perdebatan kembali. Perdebatan terhadap rancangan sebenarnya sudah sering dilakukan termasuk di DPRD," katanya. (ant/as)

Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat Stabil

Harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pekan ini cenderung stabil, kecuali harga cabai rawit merah mengalami penurunan.

PBB Tentukan Resolusi Sahara Barat Pekan Depan

Dewan Keamanan PBB, Selasa, akan melakukan pemungutan suara untuk memperbarui mandat misi penjaga perdamaian di Sahara Barat, namun kembali tanpa memperluas mandatnya dengan pemantauan hak asasi manusia, kata para diplomat.

MRT Cikarang-Balaraja Ditawarkan ke Investor Swasta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menawarkan pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jalur Timur-Barat, atau dari Cikarang- Balaraja kepada pihak swasta.

Waduk Cipedak Banyak Manfaatnya

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengungkapkan, pembangunan waduk Brigif di Jalan Aselih, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan memberikan efek positif bagi wilayah-wilayah yang ada di Jakarta Selatan.

18 Tim Peretas Adu Pertahankan Sistem Jaringan

Sebanyak 18 tim dari perguruan tinggi di Jawa Timur mengikuti kompetisi antarperetas dalam bentuk kompetisi pertahankan sistem jaringan di dunia maya sebagai rangkaian saresehan "Indonesia Creative Open Source Software" (ICrOSS) di Surabaya, 23-23 April 2014.