Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Dinas Peternakan Gunung Kidul Pertahankan Ternak Lokal

gunung kidul, peternakan

Posted on 27 Nov 2012. Hits : 487

Dinas Peternakan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus melakukan penyelamatan dan mempertahankan ternak unggulan lokal berupa sapi putih, kambing bligon, dan ayam buras.

"Kami terus berupaya melakukan penyelamatan komoditas unggulan asli Gunung Kidul," kata Bupati Gunung Kidul Badingah, Selasa.

Bupati mengatakan penyelamatan sapi unggul dilaksanakan melalui uji perfoman dan penyelamatan sapi betina produktif. Untuk Kambing Bligon melalui kegiatan village breeding center (VBC). Sedangkan untuk ayam buras, Dinas Peternakan melaksanakan zonifikasi pengembangan ayam buras yaitu Kecamatan Semin.

"Upaya ini terus kami upayakan untuk mempertahankan komoditas unggulan. Setiap tahunnya program ini berdampak positif terhadap perkembangan komoditas unggulan Gunung Kidul," kata Bupati.

Dalam rangka menyukseskan program pelestarian sapi lokal atau putih, kata Badingah, Dinas Peternakan melaksanakan berbagai program.

Kegiatan tersebut meliputi pengadaan semen beku atau straw dengan bibit sapi putih lebih dominan, peningkatan populasi dan budidaya sapi potong sengan fokus pembinaan dan pengadaan sapi putih, penyelamatan sapi betina produktif dan pengembangan sapi lokal, melaksanakan kegiatan uji perfomance sapi putih untuk menjaring ternak sapi putih yang berkualitas.

"Untuk mendukung kegiatan diatas dikembangkan program pembuatan pakan ternak alternatif," kata dia.

Pedagang sapi Pasar Hewan Siyono Harjo Gunung Kidul Hartono mengatakan sapi putih susah didapat karena masyarakat lebih memilih memelihara sapi simental karena cepat besar dan harganya jauh lebih mahal.

"Masyarakat sudah lama memilih memelihara sapi merah. Saat ini, sapi putih tidak prospektif soal harga," kata dia.

Dia mengatakan, satu bulan terakhir, harga sapi di Gunung Kidul terus mengalami kenaikan karena permintaan sapi dari Jakarta sangat tinggi. Kenaikan harga sapi sendiri mencapai 20 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Kenaikan harga sapi ini, kami perkirakan akan terus berlangsung hingga ada kebijakan mengimpor sapi dari Australia," katanya. (ant/as)

BEI Kaji Aturan Baru IPO Perusahaan Migas

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku sedang mengkaji peraturan baru untuk memudahkan perusahaan sektor minyak dan gas melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) meski belum memulai tahapan operasi produksi.

Tarik Minat Masyarakat, Sosialisasi Pasar Modal Perlu Lebih Gencar

Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat membantu mensosialisasikan investasi pasar modal kepada masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Lebih Dari 25.000 Warga Mesir Tinggalkan Libya

Lebih dari 25.000 warga negara Mesir meninggalkan Libya dan kembali ke tanah airnya sejak kelompok bersenjata Negara Islam (IS) menyiarkan video pemenggalan 21 pemeluk Kristen Koptik asal Mesir pada awal Februari, kata Kementerian Luar Negeri, Jumat.

Pilot Ukraina Dapat Tewas Dalam Hitungan Hari Di Penjara Rusia

Kesehatan pilot Ukraina, yang melakukan mogok makan di penjara Rusia, merosot tajam dan "dapat meninggal dalam hitungan hari", kata anggota dewan hak asasi manusia Kremlin, Jumat.

Partai Perindo: Jokowi Harus Rebut PDI Perjuangan

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) pimpinan Hary Tanoesoedibjo menilai Presiden Jokowi harus merebut kendali atas partai pengusungnya, PDI Perjuangan, agar memiliki kekuatan dalam menjalankan pemerintahan.