Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Bengkulu Kembangkan Pengolahan Komoditas Hortikultura

bengkulu, hortikultura, komoditas hortikultura

Posted on 22 Nov 2012. Hits : 337

Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu terus mengembangkan pengolahan hasil komoditas tanaman hortikultura untuk meningkatkan nilai tambah dan perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Selain pembinaan budidaya, pengolahan hasil juga menjadi perhatian penting untuk meningkatkan nilai jual," kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu Edi Nevian di Bengkulu, Kamis.

Ia mengatakan pengolahan hasil pertanian, khususnya tanaman hortikultura terus dikembangkan bersama lembaga perguruan tinggi dan badan penelitian dan pengembangan.

Terutama dengan Universitas Bengkulu kata dia, sejumlah produk olahan dari tanaman hortikultura sudah mampu diadopsi oleh kelompok usaha kecil dan menengah di daerah itu.

"Selain itu, pembinaan dari lintas sektor terutama Bidang UKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan," tambahnya.

Berbagai produk olahan dari tanaman hortikultura yang sudah dikembangkan kelompok usaha kecil menengah antara lain lempok, atau dodol durian yang menjadi makanan khas Bengkulu.

Terdapat juga sirup jeruk kalamansi, keripik dari berbagai jenis tanaman pangan, buah dan sayuran seperti salak, kacang panjang, ubi kayu, ubi jalar, kentang, jamur, bayam dan lainnya.

"Olahan hasil pertanian sangat besar potensi pengembangannya karena bisa dijadikan makanan khas daerah dan pasar juga terbuka lebar," katanya.

Pembinaan kelompok usaha pengolah hasil pertanian menurutnya juga terus dilakukan, salah satunya kelompok "Sakinah Sakti" dari Desa Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kelompok usaha kecil menengah yang beranggotakan 35 ibu rumah tangga itu telah mendapat bantuan mesin pembuat dodol.

Ketua kelompok usaha Siti Azizah mengatakan selama ini anggota kelompoknya telah mengolah berbagai jenis komoditas hortikultura menjadi makanan ringan.

"Terutama pembuatan dodol mangga yang mulai kami kembangkan dalam beberapa tahun ini yang menggunakan mangga lokal," katanya.

Bantuan alat tersebut menurutnya dapat digunakan oleh anggota kelompok usaha tersebut untuk membuat berbagai adonan. Tidak hanya dodol mangga, tapi juga dodol durian dan berbagai makanan ringan lainnya.

"Pendapatan anggota kelompok dari usaha ini sangat membantu, karena pendapatan bersih minimal Rp50 ribu per bulan," katanya. (ant/as)

Saudi Janji Lindungi Kiriman Bantuan Kemanusiaan PBB Untuk Yaman

Arab Saudi berjanji pada Sabtu akan melindungi pengiriman bantuan kemanusiaan senilai 274 dolar AS yang dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa bagi Yaman yang dilanda konflik.

DIY Persiapkan Kemampuan Nelayan Hadapi Pasar ASEAN

Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta mempersiapkan kemampuan nelayan dalam mengelola hasil tangkapan untuk menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Bupati Mamuju Utara Kelimpungan Bayar Rhoma Irama

Bupati Mamuju Utara, Sulawesi Barat, mengaku kelimpungan mencari dana untuk membayar jasa artis penyanyi dangdut H Rhoma Irama bersama Soneta Group dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12/2015 kabupaten itu.

Luhut : Pertemuan Bisnis KAA Akan Bahas UKM

Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dua pertemuan bisnis yang akan diselenggarakan pada peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 direncanakan banyak membahas Usaha Kecil Menengah (UKM).

Pelatih : Dua Bulan Untuk Tubuh Ala 'Superhero'

Pelatih kebugaran Corne Van Zyl mengatakan perlu waktu dua bulan bagi kaum Adam untuk membentuk tubuh ala pahlawan super atau 'superhero'.