Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Bengkulu Kembangkan Pengolahan Komoditas Hortikultura

bengkulu, hortikultura, komoditas hortikultura

Posted on 22 Nov 2012. Hits : 268

Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu terus mengembangkan pengolahan hasil komoditas tanaman hortikultura untuk meningkatkan nilai tambah dan perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Selain pembinaan budidaya, pengolahan hasil juga menjadi perhatian penting untuk meningkatkan nilai jual," kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu Edi Nevian di Bengkulu, Kamis.

Ia mengatakan pengolahan hasil pertanian, khususnya tanaman hortikultura terus dikembangkan bersama lembaga perguruan tinggi dan badan penelitian dan pengembangan.

Terutama dengan Universitas Bengkulu kata dia, sejumlah produk olahan dari tanaman hortikultura sudah mampu diadopsi oleh kelompok usaha kecil dan menengah di daerah itu.

"Selain itu, pembinaan dari lintas sektor terutama Bidang UKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan," tambahnya.

Berbagai produk olahan dari tanaman hortikultura yang sudah dikembangkan kelompok usaha kecil menengah antara lain lempok, atau dodol durian yang menjadi makanan khas Bengkulu.

Terdapat juga sirup jeruk kalamansi, keripik dari berbagai jenis tanaman pangan, buah dan sayuran seperti salak, kacang panjang, ubi kayu, ubi jalar, kentang, jamur, bayam dan lainnya.

"Olahan hasil pertanian sangat besar potensi pengembangannya karena bisa dijadikan makanan khas daerah dan pasar juga terbuka lebar," katanya.

Pembinaan kelompok usaha pengolah hasil pertanian menurutnya juga terus dilakukan, salah satunya kelompok "Sakinah Sakti" dari Desa Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kelompok usaha kecil menengah yang beranggotakan 35 ibu rumah tangga itu telah mendapat bantuan mesin pembuat dodol.

Ketua kelompok usaha Siti Azizah mengatakan selama ini anggota kelompoknya telah mengolah berbagai jenis komoditas hortikultura menjadi makanan ringan.

"Terutama pembuatan dodol mangga yang mulai kami kembangkan dalam beberapa tahun ini yang menggunakan mangga lokal," katanya.

Bantuan alat tersebut menurutnya dapat digunakan oleh anggota kelompok usaha tersebut untuk membuat berbagai adonan. Tidak hanya dodol mangga, tapi juga dodol durian dan berbagai makanan ringan lainnya.

"Pendapatan anggota kelompok dari usaha ini sangat membantu, karena pendapatan bersih minimal Rp50 ribu per bulan," katanya. (ant/as)

Lebanon Batasi Arus Pengungsi

Lebanon tak bisa memikul beban lebih banyak pengungsi Suriah yang datang ke negeri itu dan akan berusaha membatasi jumlah pengungsi tersebut, kata menteri dalam negeri Lebanon, Selasa (15/4).

Dukungan Optimalisasi Pendidikan Hindu

Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen mendukung berbagai upaya untuk mengoptimalkan pendidikan Hindu sehingga umat dapat lebih baik memahami ajaran agamanya.

Penjualan Properti Nasional Melambat

Penjualan properti secara nasional pada tiga bulan pertama tahun 2014 melambat dibanding tahun sebelumnya, kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia (REI) Eddy Hussy di Batam, Kepulauan Riau, Rabu.

Jumlah Anak Terlantar di Sumsel Turun

Dinas Sosial Sumatera Selatan terus berupaya menurunkan jumlah anak terlantar yang berhasil diturunkan di provinsi setempat pada tahun 2014 ini guna meminimalkan berbagai permasalahan sosial di tengah-tengah masyarakat.

Pengumpulan Poin Adipura Terganjal

Dinas Kebersihan Kota Bekasi, Jawa Barat, mengungkapkan upaya mengejar ketertinggalan 2 poin penilaian Adipura 2014 terganjal resistensi warga perumahan yang menolak kehadiran tempat pengelolaan sampah swadaya di lingkungan mereka.