Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Bengkulu Kembangkan Pengolahan Komoditas Hortikultura

bengkulu, hortikultura, komoditas hortikultura

Posted on 22 Nov 2012. Hits : 324

Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu terus mengembangkan pengolahan hasil komoditas tanaman hortikultura untuk meningkatkan nilai tambah dan perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Selain pembinaan budidaya, pengolahan hasil juga menjadi perhatian penting untuk meningkatkan nilai jual," kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu Edi Nevian di Bengkulu, Kamis.

Ia mengatakan pengolahan hasil pertanian, khususnya tanaman hortikultura terus dikembangkan bersama lembaga perguruan tinggi dan badan penelitian dan pengembangan.

Terutama dengan Universitas Bengkulu kata dia, sejumlah produk olahan dari tanaman hortikultura sudah mampu diadopsi oleh kelompok usaha kecil dan menengah di daerah itu.

"Selain itu, pembinaan dari lintas sektor terutama Bidang UKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan," tambahnya.

Berbagai produk olahan dari tanaman hortikultura yang sudah dikembangkan kelompok usaha kecil menengah antara lain lempok, atau dodol durian yang menjadi makanan khas Bengkulu.

Terdapat juga sirup jeruk kalamansi, keripik dari berbagai jenis tanaman pangan, buah dan sayuran seperti salak, kacang panjang, ubi kayu, ubi jalar, kentang, jamur, bayam dan lainnya.

"Olahan hasil pertanian sangat besar potensi pengembangannya karena bisa dijadikan makanan khas daerah dan pasar juga terbuka lebar," katanya.

Pembinaan kelompok usaha pengolah hasil pertanian menurutnya juga terus dilakukan, salah satunya kelompok "Sakinah Sakti" dari Desa Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kelompok usaha kecil menengah yang beranggotakan 35 ibu rumah tangga itu telah mendapat bantuan mesin pembuat dodol.

Ketua kelompok usaha Siti Azizah mengatakan selama ini anggota kelompoknya telah mengolah berbagai jenis komoditas hortikultura menjadi makanan ringan.

"Terutama pembuatan dodol mangga yang mulai kami kembangkan dalam beberapa tahun ini yang menggunakan mangga lokal," katanya.

Bantuan alat tersebut menurutnya dapat digunakan oleh anggota kelompok usaha tersebut untuk membuat berbagai adonan. Tidak hanya dodol mangga, tapi juga dodol durian dan berbagai makanan ringan lainnya.

"Pendapatan anggota kelompok dari usaha ini sangat membantu, karena pendapatan bersih minimal Rp50 ribu per bulan," katanya. (ant/as)

Biaya Rujukan Pasien Dekai Rp60 Juta

Biaya rujukan pasien dari Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, ke Jayapura kemudian sebaliknya dari Jayapura kembali ke Dekai sebesar Rp60 juta.

Disperindag Temukan Bahan Kue Kedaluwarsa

Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menemukan bahan kue dan makanan serta ikan kaleng kedaluwarsa dalam inspeksi mendadak menjelang Idul Fitri 1435 Hijriah.

Ngurah Rai Siap Hadapi Lebaran

Bandara Internasional Ngurah Rai di Denpasar, Bali, dinilai siap dalam menghadapi lonjakan penumpang yang biasa dihadapi pada masa liburan lebaran 2014/1435 Hijriyah.

Telkomsel Pasang BTS di Bandara

Perseroan Terbatas Telkomsel Cabang Palu memasang satu unit base transceiver station (BTS) atau penguat sinyal untuk melayani para pemudik yang sedang berada di dalam ruang tunggu Bandara Mutiara SIS Aljufri, Kota Palu.

Polres Kotim Tingkatkan Pengamanan Rumah Pemudik

Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, meningkatkan pengamanan selama perayaan lebaran Idul Fitri, di antaranya pengamanan rumah-rumah pemudik.