Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Batan Hasilkan 20 Varietas Padi Pada 2012

batan, padi, nuklir, varietas padi

Posted on 17 Dec 2012. Hits : 671

Penelitian dan pengembangan dengan teknologi nuklir yang dilakukan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menghasilkan 20 varietas padi pada 2012.

"Salah satu varietas yang sangat digemari masyarakat saat ini adalah Inpari Sidenuk," kata Deputi Pengembangan Hasil Litbang Iptek Nuklir (PHLPN) Batan Dr Ferhad Aziz dalam gelar teknologi nuklir di Sei Riam, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin.

Dia mengatakan, nuklir akan semakin dikenal secara positif. Selama ini orang Indonesia mengenal nuklir hanya dari sisi negatif.

"Kita tidak selamanya mengandalkan sumber energi seperti batubara," katanya.

Dia mengatakan, tidak semua daerah di Indonesia rawan bencana alam (gempa bumi dan sebagainya). Berbeda dengan Jepang yang tak ada daerah yang tak rawan gempa.

"Kita tinggal cari lokasi," katanya yang menambahkan dalam kasus PLTN Fukusima Jepang sebenarnya tak ada yang meninggal akibat radiasi kebocoran PLTN itu.

"Itu hanya ada dalam ekspos orang-orang yang anti nuklir dan pihak media," katanya.

Mengenai peran nuklir dalam penelitian dan pengembangan di Indonesia, dia mengemukakan, litbang iptek nuklir untuk pemuliaan tanaman telah dilakukan Batan sejak 1980-an. Hal itu dilakukan dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan melalui pengembangan aplikasi teknologi isotop dan radiasi.

Batan telah berkontribusi dalam pengkayaan jumlah varietas nasional.

"Hal ini sangat penting karena diharapkan dengan meningkatnya jumlah varietas unggul akan meningkatkan produktivitas, mempercepat waktu panen, tahan terhadap hama dan penyakit serta keunggulan lainnya.

Sampai akhir 2012, litbang iptek nuklir Batan telah menghasilkan 19 varietas unggul padi sawah, 1 varietas padi gogo, enam varietas unggul kedelai, satu vrieatas. Unggul kacang hijau dan satu varietas unggul kapas.

Varietas tanaman pangan yang telah dihasilkan Batan tidak hanya pelepasan varietas, namun secara nyata telah dimanfaatkan masyarakat di berbagai daerah, kelompok tani, perguruan tinggi, lembaga litbang lainnya serta pihak lain.

"Hal ini terbukti dengan semakin banyak. Permintaan varietas unggul dan makin luasnya areal pertanaman di Indonesia," katanya.

Batan mempublikasian hasil penelitian dan pengembangan rekayasa iptek nuklir yang ada di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Gelar teknologi dan pemaparan hasil litbang berlangsung di Desa Sei Riam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan dihadiri unsur pemda setempat, pimpinan Fakultas Pertanian Unlam dan Deputi Pengembangan Hasil Litbang Iptek Nuklir (PHLPN) Batan Dr Ferhad Aziz dan Kepala Pusat Diseminasi Iptek Nuklir Batan Ir Ruslan beserta jajaran.

Kegiatan diawali pemaparan hasil litbang bidang pertanian Batan serta pemaparan oleh anggota Komisi VII DPR RI Asfihani. Selanjutnya, penyerahan secara simbolis bantuan sarana produksi pertanian (benih padi varietas Inpari Sedenuk dan pupuk).

Ada pula demonstrasi penanaman bibit padi varietas Inpari Sedenuk secara mekanis dan peninjauan lapangan ke Pusat Pelatihan dan Diseminasi Teknologi Peternakan dan Pertanian, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Pusat Pelatihan Pembuatan Pupuk Hayati. (ant/as/foto:blogspot)

Pemerintah Diminta Serius Perbaiki Hidup Nelayan

Pemerintah diminta untuk serius memperhatikan nasib nelayan di Provinsi Lampung terutama di kawasan pesisir Kabupaten Lampung Timur yang masih tergolong miskin.

Legislator Sesalkan Pengangkatan Jaksa Agung Dari Parpol

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Erma Suryani Ranik menyesalkan pengangkatan HM Prasetyo yang berasal dari Partai NasDem sebagai Jaksa Agung oleh Presiden Joko Widodo.

Presiden Diyakini Bakal Tolak Kenaikan TDL

Sekretaris Eksekutif Pusaka Trisakti Fahmi Habsyi yakin Presiden Joko Widodo akan menolak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) khususnya pelanggan bersubsidi listrik 450va dan 900va walaupun harga solar bersubsidi naik menjadi Rp7.

Pemindahan Satwa KBS Tak Ditemui Kejanggalan

Penyidik Polres Kota Besar Surabaya Jawa Timur tidak menemukan kejanggalan dalam pemindahan satwa dari Kebun Binatang Surabaya (KBS) ke Taman Satwa Lembah Hijau Bandarlampung.

Legislator : Penanganan Kebakaran Harus Libatkan Semua Pihak

Legislator di DPR RI menilai pemerintah perlu melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan kebakaran hutan agar lebih efektif.