Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Banyak Wilayah Jateng yang Jadi Penghasil Bawang Putih

jateng, bawang putih, penghasil bawang, bawang

Posted on 26 Mar 2013. Hits : 846

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan bahwa banyak daerah di Jateng yang menjadi penghasil bawang putih selain bawang merah dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

"Banyak daerah yang menjadi penghasil bawang putih seperti di Tawangmangu, Dieng, dan lereng Gunung Slamet. Jateng tidak ada masalah (dapat tercukupi bawang putih lokal, red.)," kata Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo seusai acara peresmian website Sistem Informasi Harga dan Produksi Komiditi (SiHaTi) di Kantor Bank Indonesia Semarang, Selasa.

Gubernur menegaskan bahwa Jateng memiliki daerah, petani, hingga pupuk untuk pengembangan bawang putih. Bahkan untuk mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) saat ini juga sangat mudah.

"Jadi tinggal pengendalian dari dinas pertanian kabupaten dan kota setempat untuk menanam bawang putih, selain bawang merah. Saat ini hanya kurang ulet dan gigih, serta daya juang yang kurang," katanya.

Terkait impor bawang putih dan bawang merah, Gubernur menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menolaknya. Akan tetapi, ia berharap agar waktu dan kuota impor memperhatikan kondisi petani lokal.

"Pada saat petani panen, seharusnya tidak boleh barang masuk karena dapat merugikan petani. Kuncinya adalah harus memperhatikan waktu dan volume apa pun jenis impornya agar tidak melakukannya pada saat panen, sehingga petani tidak diragukan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga mengaku heran bawang putih dan bawang merah dapat menjadi pemicu terjadinya inflasi di Jawa Tengah.

"Bawang putih, bawang merah, dan cabai kok bisa mempengaruhi inflasi. 'Gumun' (heran, red.) karena setiap masak bisa tidak harus pakai bawang merah atau bawang putih. Cabai, tidak semua orang juga 'doyan' sambel. Beda dengan beras, semua pasti makan nasi," katanya.

Kesempatan terpisah Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah Jam Jam Zamachsyari mengatakan bawang putih dan bawang merah serta cabai dapat menjadi pemicu inflasi karena memiliki bobot yang tinggi.

"Walau pun harganya relatif kecil, tetapi saat terjadi kenaikan harga bisa 'gila-gilaan'. Harga bawang naiknya bisa sampai Rp15 ribu per kilogram. Sementara beras, saat harga naik meskipun Rp100 per kilogram tetapi karena bobotnya besar juga dapat berpengaruh terjadinya inflasi," kata Jam Jam.

Guru Besar Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Fakultas Pertanian UGM Dwidjono Hadi Darwanto menambahkan bahwa Jateng merupakan salah satu sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia dan perlu ada peningkatan produksi karena produksi nasional masih rendah terhadap kebutuhannya.

Produksi bawang merah 2001--2011 rata-rata 251.005 ton, impor 20.206 ton, dan ekspor 7.372 ton. Ketersediaan bawang merah dari produksi mampu memenuhi kebutuhan 113,93 persen.

Sementara produksi bawang putih 2001--2011 rata-rata 14.107 ton, impor 3.706 ton, dan ekspor 92 ton. Ketersediaan bawang putih dari produksi mampu memenuhi kebutuhan 78 persen dari konsumsi. (ant/as)

Forlan Bawa Cerezo Ke 16 Besar

Pemain asal Uruguay Diego Forlan mencetak gol penentu kemenangan untuk membawa klub barunya Cerezo Osaka maju ke putaran 16 besar Liga Champions AFC setelah mengalahkan klub China Shandong Luneng, Rabu.

Gubernur : Pascapemilu Legislatif Keamanan Sumut Terjaga

Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho menegaskan pascapemilu legislatif yang baru berlalu hingga saat ini menyambut Pemilu Presiden 9 Juli 2014 kondisi daerahnya cukup aman.

100 Peronel Brimob Disiagakan Di Kutai Timur

Sebanyak 100 personel Brimob Polda Kalimantan Timur, dari Kota Balikpapan, disiagakan di Sangata, Kabupaten Kutai Timur.

Undang-undang Kepemilikan Senjata Perlu Direvisi

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Eliarta Meliala mengatakan Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata perlu direvisi, seiring maraknya kriminalitas yang menggunakan senjata api di masyarakat.

Gus Irawan Pasaribu Unggul Di Padang Lawas

Mantan Dirut Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu menjadi politisi yang meraih suara terbanyak di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera UTara, sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Gerindra.