Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Bantul Susun Perda Kawasan Lahan Pangan Berkelanjutan

bantul, kawasan lahan pangan

Posted on 12 Dec 2012. Hits : 261

Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta,menyusun Peraturan Daerah yang mengatur tentang kawasan lahan pangan berkelanjutan di daerah itu.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Tri Saktiyana di Bantul, Rabu, mengatakan, Peraturan Daerah (Perda) kawasan lahan pangan itu bertujuan untuk mengendalikan alih fungsi lahan dari pertanian ke nonpertanian.

"Sementara ini baru dalam tahap izin prinsip untuk melihat status apakah kawasan ini hijau atau kuning. Jadi nanti ketika ada alih fungsi diarahkan pada zona yang berwarna kuning," katanya.

Sementara, kata dia pada kawasan yang disebutkan berwarna hijau harus terus dipertahankan sebagai lahan pertanian berkelanjutan dan tidak boleh dialihfungsikan guna menghasilkan pangan.

"Pembahasan Rancangan Perda kawasan pangan akan mulai diproses pada 2013 mendatang bersama teman-teman di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul," katanya.

Menurut dia, untuk memberikan rangsangan terhadap petani yang memiliki lahan yang masuk dalam zona hijau agar tidak mengalihfungsi lahan ke nonpertanian, maka pihaknya memberikan penghargaan.

"Kami akan meringankan pajak bumi dan bangunan (PBB) terhadap petani yang bersedia mengabadikan lahan pertanian sepanjang tahun," katanya.

Sementara, Sekretaris Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) Bantul, Bambang Pin Erwanta belum lama ini mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan pangan di Bantul, harus ada lahan pertanian lestari seluas 13.000 hektare dan posisi saat ini masih ada seluas 15.000 hektare.

"Alih fungsi lahan mencapai empat hingga enam hektare per tahun, makanya diperketat agar tidak menganggu ketahanan pangan, paling tidak produksi pangan Bantul masih mencukupi kebutuhan," katanya.

Ia mengatakan, selain meringankan pajak petani, pemkab juga akan membantu mempermudah sertifikasi lahan pertanian yang dilestarikan serta diutamakan untuk mendapat bantuan benih demi kesejahteraan petani. (ant/as)

Mataram Bukan Penyangga Stok Pangan

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, Kota Mataram tidak termasuk daerah penyangga stok pangan nasional, karena produksi padi relatif kecil dibandingkan kabupaten lain di Nusa Tenggara Barat.

18 Anggota Taliban Tewas

Sebanyak 18 gerilyawan Taliban tewas sementara tujuh orang lagi cedera dalam operasi militer Afghanistan dalam 24 jam terkahir, kata Kementerian Pertahanan negeri itu, Kamis pagi waktu setempat.

Adipura Bukti Keberhasilan Suatu Daerah

Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana mengatakan, penghargaan piala Adipura menjadi bukti keberhasilan suatu daerah dalam melaksanakan kegiatan pembangunan.

Ultimatum Penuntasan Jual Beli Listrik

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengultimatum PT Pertamina dan PT PLN untuk secepatnya membuat kesepakatan perjanjian jual beli listrik pada sembilan lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau proyek geothermal yang sedang dikerjakan Pertamina.

179 Migran Yang Diculik Dibebaskan

Tentara Meksiko telah membebaskan 179 pekerja migran tak berdokumen Amerika Tengah dengan tujuan Amerika Serikat, kata jaksa penuntut umum Rabu.