Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Nasi Jagung

nasi jagung, jagung kering, jagung

Posted on 05 Dec 2012. Hits : 401

Bahan:

Jagung kering

Cara membuatnya:

-- Seduh jagung kering sebanyak yang dibutuhkan dengan air mendidih sampai jagungnya terendam, dan biarkan semalam.
-- Keesokan harinya, butir-butir jagung ditempatkan di tangguk atau kukusan supaya airnya tiris. Tumbuk sampai hancur, sampai merupakan bubuk/tepung kasar, lalu tampi supaya bersih.
-- Masaklah tepung jagung ini seperti memasak nasi. Letakkan di kukusan, lalu kukus sampai masak. Tuang nasi jagung itu di paso atau panci, siram dengan air panas secukupnya, tutup pancinya sampai airnya terisap, lalu kukus pula nasi jagung tersebut sampai masak.

Catatan:

Nasi jagung empuk dan enak jika dimakan panas-panas. Lauk pauk yang cocok ialah urap-urapan serta ikan teri asin. Dimakan dengan lodeh pun enak, menurut kesukaan masing-masing. Ada juga yang makannya dengan kelapa parut yang dibubuhi garam. Enak dan gurih.

Bayern Tutup Musim Dengan Kemenangan 2-0 Atas Mainz

Tim juara Bayern Munich mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntunnya di Liga Jerman dengan kemenangan 2-0 atas Mainz untuk menutup musim pada Sabtu, ketika Hamburg dan Stuttgart berhasil terhindar dari degradasi.

Sudin Jakpus : Petugas Pemadam Alami Patah Tulang

Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat menyatakan salah satu dari dua orang petugas pemadam yang cedera saat berusaha memadamkan kebakaran di daerah Senen, Jakarta, Sabtu, mengalami patah tulang.

Ketua FKUB NTT Meninggal Dunia

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Nusa Tenggara Timur RD Agustinus Raymon Parera,Pr (48), meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Carolus Boromeus, Belo, Kota Kupang, Jumat, dini hari.

Belum Mendaftar Ke OJK 3.000 Lkm Terancam

Batas waktu pendaftaran tinggal tujuh bulan lagi, namun belum satupun dari 3.

Mukomuko Terkendala Sarana Tertibkan Kendaraan Kelebihan Tonase

Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, terkendala sarana berupa jembatan timbang untuk menertibkan kendaraan yang membawa muatan melebihi tonase di daerah itu.