Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Tiga Calon Bupati Mampu Bangun Lebak

ketiga calon bupati, akan bertarung, membangun kabupaten lebak

Posted on 01 Jul 2013. Hits : 381

Pengamat Sosial Tono Soemarsono mengatakan ketiga calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung pada 31 Agustus mendatang mampu membangun Kabupaten Lebak yang masuk kategori daerah tertinggal di Tanah Air.

'Kita melihat ketiga calon bupati dan wakil bupati memiliki keunggulan karena mereka dari birokrasi dan politikus,' katanya di Rangkasbitung, Minggu.

Menurut dia, pemimpin Bupati Lebak ke depan harus menuntaskan pembangunan desa-desa yang masuk kategori tertinggal.

Sebagian besar penduduk Kabupaten Lebak tinggal di desa-desa, sehingga berharap kepala daerah terpilih bisa mendorong pembangunan pedesaan.

Karena itu, pihaknya yakin ketiga calon bupati dan wakil bupati Lebak mampu membangun Lebak semakin baik dan maju, termasuk dapat mengentaskan desa tertinggal.

Ketiga calon bupati Lebak yakni pasangan Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi (IDE), Amir Hamzah-Kasmin Saelan (HAK) dan Pepep-Aang (Panglima).

Pasangan IDE didukung Partai Demokrat, PDI-P, PPP, PKB, Gerindra, PKS, Hanura, dan PAN. Sedangkan, pasangan HAK didukung Partai Golkar juga pasangan Panglima jalur independen.

Saat ini, kata dia, ketiga calon bupati dan wakil bupati Lebak masih dalam proses verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Keunggulan ketiga calon bupati dan wakil bupati Lebak pasangan IDE dari politikus, HAK birokrasi dan Panglima juga politikus.

'Saya menilai ketiga calon bupati Lebak mampu menjalankan bupati sebelumnya yang begitu gigih membangun Lebak lepas dari ketertinggalanya,' katanya.

Ia mengatakan, pembangunan Lebak mendatang diperlukan ketegasan dan keseriusan kepala daerah, sebab kultur masyarakat di daerah ini begitu keras.

Pembangunan yang dilaksanakan bupati Mulyadi Jayabaya menoreh keberhasilan dengan mengentaskan ratusan desa tertinggal.

Saat ini, kata dia, desa tertinggal tercatat 44 desa dan dituntaskan sebanyak 30 desa pada 2013.(ant/rd)

KMNU IPB Programkan 'Halaqoh' Mahasiswa Baru

Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Institut Pertanian Bogor (KMNU IPB) program 'halaqoh' bagi mahasiswa baru di perguruan tinggi tersebut.

Pemerintah Diminta Susun UU Soal Bisnis Inklusif

Pemerintah diminta untuk menyusun regulasi berupa undang-undang dan konsep yang lebih baik soal bisnis inklusif yang diharapkan mampu mendorong terciptanya keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia.

HTI Kembali Lakukan Penolakan Kenaikan Harga BBM

Lajnah Khusus Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kalimantan Selatan kembali melakukan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi, Sabtu.

Pemkot Ancam Memproses Hukum Pengusaha Bandel

Pejabat Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara mengancam akan memproses hukum pengusaha bandel, seperti pengusaha yang mendirikan bangunan tidak mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau tidak mau membayar IMB.

Industri Dituntut Berinovasi Untuk Pertahankan Eksistensi

Industri di Indonesia dituntut untuk melakukan inovasi di semua bidang agar mampu mempertahankan eksistensi, kata Dekan Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Imam Djati Widodo.