Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Sejumlah Kepala Desa Di Kediri Daftar Bacaleg

kepala desa di kabupaten kediri, jawa timur, mendaftar maju menjadi bakal calon legislator dalam pemilu legislatif 2014

Posted on 29 Apr 2013. Hits : 614

Sejumlah kepala desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mendaftar maju menjadi bakal calon legislator dalam Pemilu Legislatif 2014 dan saat ini panitia pengawas masih memantau persyaratan serta kelengkapan berkas.

   �"Kami ketahui ada beberapa kepala desa yang masih aktif mendaftarkan diri menjadi. Kami akan pantau persyaratan terutama surat pengunduran diri," kata Ketua Panitia Pengawas Kabupaten Kediri Muji Harjito, Minggu.

   �Ia mengatakan, bakal calon legislator dari kepala desa harus menyertakan surat pengunduran diri dari atasan, baik itu dari kepala kecamatan atau Bupati. Surat itu dilampirkan dalam berkas bakal calon legislatif yang diajukan ke KPU.

   �"Berkas dilampirkan dan nantinya tidak bisa dicabut lagi, artinya kepala desa itu tidak bisa menjabat lagi," ucapnya.

   �Pihaknya juga mengatakan, saat ini masih memantau kelengkapan berkas dari masing-masing bakal calon legislatif itu, baik tentang batasan umur minimal 21 tahun saat mendaftar, maupun terkait dengan ijazah yang minimal SMA atau yang sederajat.

   �Sejumlah kepala desa yang mendaftar itu di antaranya Mualim Sudar dari Desa Blawe, Kecamatan Purwoasri, Arif Dion Ismantoro dari Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, keduanya berangkat dari Partai Demokrat.

Calon dengan status kepala desa lainnya adalah Surandi dari Desa Senden, Kecamatan Kayen Kidul, Suwanto dari Desa Ketawang, Kecamatan Purwoasri, Murtadi dari Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Edy Suprapto dari Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, dan Siti Muyasaroh dari Desa Maesan, Kecamatan Mojo, yang berangkat dari Partai Gerindra.

   �Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri Agus Edi Winarto mengatakan KPU masih terus melakukan verifikasi bakal calon legislatif yang mendaftarkan diri untuk Pemilu Legislatif 2014, termasuk berkas dari bakal calon yang statusnya sebagai kepala desa itu.

   �"Semua berkas masih kami verifikasi," kata Agus.

   �Ia mengatakan, dari 12 partai politik, yang mendaftarkan bakal calon legislatif hanya 11 partai. Terdapat satu partai dinyatakan tidak diterima pendaftarannya yaitu Partai Persatuan dan Keadilan Indonesia (PKPI) karena telat dari jam seharusnya.(ant/rd)

Filipina Bangun Sistem Bantuan Buat Tenaga Kerjanya Di Negara Bergolak

Pemerintah Filipina telah mempersiapkan paket bantuan penyatuan menyeluruh dan layanan buat tenaga kerja Filipina di luar negeri (OFW) yang dipulangkan berdasarkan perintah pemulangan wajib dari negara yang dicabik perang, kata pejabat senior pemerintah, Rabu.

Kemenhub Tegaskan Pengawasan Perahu Penumpang Agar Diperketat

Kementerian Perhubungan menegaskan pihak terkait dapat memperketat pengawasan terhadap perahu penumpang antardaerah agar kejadian nahas seperti tenggelamnya Kapal 'Berkat Bersaudara' di perairan Kuala Kapuas tidak terulang lagi.

Jalur Mudik Suramadu-Blega Rawan Kriminal

Jalur mudik dari Jembatan Suramadu hingga Blega, Bangkalan, Jawa Timur, rawan tindakan kriminal sehingga para pemudik diimbau lebih berhati-hati dan disarankan melakukan perjalanan di siang hari.

Belum Terjadi Peningkatan Arus Balik Di Cicaheum

Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Jawa Barat, belum menunjukkan peningkatan arus balik penumpang bus yang datang dari beberapa kota di Jabar, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dua hari setelah Lebaran, Rabu.

Empat Korban Feri Tenggelam Ditemukan

RSUD H Soemarno Sosroatmodjo, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, menyebutkan hingga Rabu sore pihak Tim SAR gabungan menemukan empat korban feri tenggelam dari enam korban yang hilang.