Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Persaingan Ketat Pemilu Diwarnai Politik Uang

panwaslu, gunung kidul, praktik politik uang, warnai pemilu

Posted on 07 Dec 2013. Hits : 408

Panitia pengawas pemilu Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memprediksi praktik politik uang akan mewarnai Pemilu 2014 karena persaingan untuk mendapatkan kursi dewan sangat ketat.

Divisi pengawasan Panwaslu Gunung Kidul Budi Haryanto di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan politik uang terjadi dengan melibatkan beberapa oknum calon anggota legislatif (caleg) dan calon anggota DPD.

'Tindakan ini dilakukan dengan cara dan prosedur yang cukup baik dan terorganisir akibatnya panwaslu akan mengalami kesulitan membuktikan sebagai pelanggaran pidana pemilu. Kami sudah mempelajari modus-modusnya dari Pemilu 2009,' kata Budi.

Menurut dia, politik uang sudah bukan lagi menjadi rahasia umum. Politik uang sudah menjadi tradisi dan memiliki pola tersendiri di tengah masyarakat. Pola-pola tersebut dipraktikkan oleh semua komponen dalam sistem politik mulai dari pemilihan kepala dusun hingga pemilu legislatif.

'Apa pun usaha pencegahan politik uang akan sulit untuk dibersihkan dalam praktik demokrasi Indonesia. Politik sudah menjadi suatu bagian yang terintegrasi dalam masyarakat Indonesia. Politik uang ini dianggap sebagai sebuah fenomena biasa dalam sistem demokrasi di Indonesia,' kata dia.

Ia mengatakan praktik politik uang biasanya dilakukan oknum caleg mendekati hari pelaksanaan pemilu atau sering disebut 'serangan fajar'. Jadi, tidak jarang satu orang pemilih mengikuti syukuran dan menerima uang dari dua orang atau bahkan tiga caleg berbeda.

'Sistem seperti ini memang sangat disukai orang, khususnya masyarakat awam yang kehidupannya dilengkapi dengan penderitaan kemiskinan. Kemiskinan menyuburkan praktik politik di tengah masyarakat, selain sikap apatis warga terhadap pemilihan,' katanya.

Disisi lain berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu, sangat dilarang untuk menggunakan politik uang seperti yang telah banyak terjadi karena politik uang sama saja dengan 'membeli' suara rakyat.(ant/rd)

Jokowi Lebaran Perpisahan Di Balaikota

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) merayakan Idul Fitri 1435 Hijriah bersama dengan keluarga besar pegawai Pemerintah Provinsi DKI dan DPRD setempat sebelum dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober mendatang.

Trans Kalimantan Poros Selatan Masih Ramai Pemudik

Arus mudik di ruas jalan Trans Kalimantan Poros Selatan, khususnya yang melintasi Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, hingga hari raya ini masih terlihat ramai.

Jusuf Kalla Minta Masyarakat Jaga Kedamaian

Calon wakil presiden terpilih sesuai rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jusuf Kalla meminta masyarakat Indonesia untuk menjaga kedamaian dalam merayakan Idul Fitri 1435 H.

Zoelva: Partisipasi Umat Islam Belum Selesai Pascapemilu

Partisipasi umat Islam belum selesai pasca-Pemilihan Umum Presiden 9 Juli 2014, kata Prof Dr Hamdan Zoelva dalam khutbahnya usai Shalat Idul Fitri 1435 H di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Senin.

Kalibukbuk Buleleng Alami Krisis Air Bersih

Masyarakat Banjar Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali mengalami krisis air bersih akibat lokasi desa cukup tinggi dan pipa yang menyalurkan air dari Perusaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) tidak menjangkau daerah tersebut.