Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Moeldoko Resmi Jabat Panglima Tni

moeldoko, resmi menjabat, panglima tni

Posted on 04 Sep 2013. Hits : 253

Jenderal TNI Moeldoko resmi menjabat sebagai Panglima TNI menggantikan Laksamana TNI Agus Suhartono yang telah memasuki masa pensiun, setelah dilakukan upacara serah terima jabatan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.

Dalam amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko berjanji akan tetap berjalan pada koridor, sesuai dengan rencana strategis TNI seperti yang diamanatkan Panglima sebelumnya.

'TNI akan tetap berjalan pada koridor sesuai rencana strategis. TNI akan bertindak efektif dan profesional, serta sesuai kebutuhan,' kata Moeldoko.

Ia pun mengaku bangga terhadap kepemimpinan Agus Suhartono.

'Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan terhadap Laksamana Agus Suhartono, atas pemikiran terhadap TNI yang lebih handal, profesional, serta modern dan semuanya itu modal untuk meningkatkan kekuatan pertahanan negara,' katanya.

Sebelumnya, Jenderal TNI Moeldoko dilantik sebagai Panglima TNI oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Jumat (30/8) menggantikan Laksamana TNI Agus Suhartono,yang memasuki masa pensiun pada bulan Agustus 2013. Pelantikan Jenderal TNI Moeldoko sebagai Panglima TNI didasarkan pada Keppres RI Nomor 50/TNI/2013 tanggal 28 Agustus 2013 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan Panglima TNI.

Jenderal TNI Moeldoko adalah lulusan Akademi Militer Magelang tahun 1981. Pendidikan Militer yang pernah diikuti guna mendukung tugas-tugasnya antara lain Kursus Dasar Kecabangan Inf, Kursus Dasar Para, Susjurpa Jumpmaster, Sus Bahasa Inggris, Sus Kasi Ops, Suslapa-1 Inf, Suslapa Inf, Seskoad, Sesko TNI, Susdanrem, Susstrat Perang Semesta, dan Lemhanas. Sedangkan pendidikan umum tertinggi adalah S2 tahun 2005.

Moeldoko merupakan perwira penerima Bintang Adimakayasa sebagai lulusan terbaik Akabri tahun 1981. Pria kelahiran Kediri, 8 Juli 1957, itu menikahi Koesni Harningsi dan dikaruniai dua anak, yakni Randy Bimantoro dan Joanina Rachma.

Moeldoko mengawali karier sebagai Komandan Peleton di Yonif Linud 700 Kodam VII/Wirabuana tahun 1981. Setelah itu, ia menjabat Komandan Kompi A Yonif Linud 700/BS, Kepala Seksi Operasi Yonif Linud-700-BS, Perwira Operasi Kodim 1408/BS Makassar, dan Wadan Yonif 202/Tajimalela.

Ia pernah menjabat Kepala Seksi Teritorial Brigif-1 PAM IK/JS, Danyonif 201/Jaya Yudha, Dandim 0501 BS/Jakarta Pusat, Sepri Wakil KSAD, Pabadya-3 Ops PB-IV/Sopsad, Dan Brigif-1 Pengamanan Ibu Kota, dan Asops Kasdam VI/TPR. Jabatan lain, Dirbindiklat Pussenif, Danrindam VI/TPR, Danrem 141/TP Dam VII/WRB, Pa Ahli KSAD Bidang Ekonomi.

Tahun 2008, Moeldoko menjabat Dirdok Kodiklat TNI AD, Kasdam Jaya tahun 2009, Pangdivif 1/Kostrad 2010, Pangdam XII/Tanjungpura tahun 2010, Pangdam III/Siliwangi tahun 2010, Wagub Lemhannas tahun 2011, Wakil KSAD tahun 2013, dan KSAD tahun 2013.

Moeldoko juga pernah mengikuti Operasi Seroja Timor-Timur tahun 1984 dan Konga Garuda XI/A tahun 1995. Ia juga pernah mendapat penugasan di Singapura, Jepang, Irak-Kuwait, Amerika Serikat, dan Kanada. Tanda kehormatan negara yang pernah diraih Moeldoko berupa Satya Lencana Kesetiaan VIII, XVI, dan XXIV, Satya Lencana Seroja, tanda jasa dari PBB, Satya Lencana Santi Dharma, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Yudha Dharma Nararya, dan Bintang Kartika Eka Paksi Utama.

Bertindak Inspektur Upacara Panglima Lama, Laksamana (TNI) Agus Suhartono. Sedangkan bertindak sebagai Komandan Upacara Kolonel Nav I Nyoman Suadnyana, S.T. yang sehari-hari menjabat Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Halim Perdanakusuma.(ant/rd)

Bapedalda: Penanganan Limbah Medis Perlu Komitmen Bersama

Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Padang, Sumatera Barat, menyarankan permasalahan pengelolaan limbah medis baik dari rumah sakit, klinik maupun praktik dokter dan bidan diawali dengan komitmen bersama.

Tangerang Tak Mampu Cegah Penyusutan Lahan Produktif

Aparat Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengakui tidak mampu mencegah terjadi penyusutan lahan produktif akibat dijual pemilik kepada pengembang perumahan.

Dishub Yogyakarta Matangkan Kajian Jalan Searah

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta masih mematangkan kajian perubahan jalan searah khususnya di ruas Jalan Prawirotaman, Tirtodipuran, Kemasan dan Mondorakan, serta Lempuyangan.

PLN Madura Perluas Jaringan di 27 Daerah

PLN Madura, Jawa Timur, memperluas jaringan di 27 daerah yang tersebar di empat kabupaten pada tahun 2015, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

UI-KPPPA Gelar Anugerah Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Program Studi Kajian Gender dan Pusat Riset Gender Universitas Indonesia (UI) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) akan menggelar malam Anugerah Kepemimpinan Perempuan Indonesia pada Selasa (31/3).