Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

KPU Klarifikasi Jumlah Pemilih Calon Gubernur SUMSEL

komisi pemilihan umum sumatera selatan, mengklarifikasi jumlah pemilih calon gubernur, anisatul mardiah

Posted on 29 Apr 2013. Hits : 311

Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan akan mengklarifikasi jumlah pemilih calon gubernur yang telah ditetapkan beberapa hari lalu, asalkan ada bukti data yang mereka terima tidak valid.

"Jumlah pemilih ditetapkan itu bisa saja berubah asalkan nanti ada bukti bahwa data yang kita terima tidak valid," kata Ketua KPU Sumsel Anisatul Mardiah di Palembang, Senin.

Sebagaimana diketahui jumlah pemilih yang ditetapkan KPU beberapa waktu lalu sebanyak 5.820.453 orang.

Menurut dia, jumlah pemilih calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel pada Pilkada mendatang akan diganti sesuai dengan data fakta di lapangan.

Ia mengatakan, pihaknya berjanji akan mengklarifikasi beberapa data yang dipermasalahkan Badan Pengawas Pemilu Sumsel.

Jumlah pemilih masih dapat dirubah sampai seminggu sebelum Pilkada, jadi masih panjang rentan waktunya. Insyaallah dalam waktu dekat klarifikasinya, karena masalah jumlah pemilih legislatif juga sedang berjalan, tuturnya.

Selisih jumlah pemilih pada pemilihan gubernur Sumsel yang dipermasalahkan Bawaslu itu masih bisa tercover dengan kertas suara yang 2,5 persen, jadi tidak perlu khawatir.

"Selain itu, tidak mungkin pemilih datang 100 persen ke tempat pemungutan suara, walaupun kita berharap begitu," katanya.

Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu Sumsel mengajukan keberatan dengan jumlah pemilih tetap yang ditetapkan KPU provinsi setempat untuk pemilihan kepala daerah 6 Juni 2013.

Anggota Bawaslu Sumsel Kurniawan menyatakan, KPU menetapkan jumlah pemilih tetap untuk pilkada gubernur-wakil gubernur sebanyak 5.820.453 orang, sementara hasil pengawasan di beberapa kabupaten dan kota terdapat selisih jumlahnya.

Selisih jumlah pemilih tetap itu seperti di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kota Pagaralam, Empat Lawang, Musi Banyuasin dan Kota Palembang.(ant/rd)

Kehati Tanam 290 Ribu Mangrove Untuk Penghijauan

Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) menanam 290 ribu batang tumbuhan mangrove dalam dua tahun dari yang ditargetkan sebanyak 200 ribu batang sebagai langkah penghijauan di wilayah pesisir Indonesia.

Akom Lakukan Pertemuan Dengan Dpd Golkar Kalsel

Ketua DPR RI Ade Komarudin melakukan pertemuan dengan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I dan II Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat malam.

Pengamat: Revisi Aturan Dni Melenceng Dari Nawacita

Pengamat Ekonomi Universitas Sam Ratulangi Manado Agus T Poputra mengatakan revisi aturan daftar investasi negatif (DIN) dinilai kebablasan dan akan melukai nasionalisme dan melenceng dari Nawacita.

Dalam Negeri Kuasai Bongkar Barang Pelabuhan Sulut

Pelayaran dalam negeri masih menguasai kegiatan bongkar barangdi sebagian besar pelabuhan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Korban Salah Tangkap Minta Namanya Dipulihkan

Seorang warga bernama Lucky Achadi meminta kepada Kepolisian Resor Pekanbaru, Provinsi Riau, memulihkan nama baiknya karena telah menjadi korban salah tangkap saat aparat menangani kasus narkoba.