Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

KPU dan Polri Antisipasi Permasalahan Pemilu 2014

kou, polri, permasalahan, pemilu 2014

Posted on 22 Aug 2013. Hits : 220

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Markas Besar Kepolisian RI (Polri) bekerja sama dalam mengantisipasi permasalahan terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2014.

Kepala Biro Perencanaan dan Data KPU Lucky Firnandy Majanto dalam informasi yang diperoleh dari KPU di Jakarta, Kamis, menyebutkan bahwa KPU menyelenggarakan rapat koordinasi dengan Polri pada Rabu (21/8) membahas kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2014 dan mengantisipasi berbagai hal yang menghambat pelaksanaan Pemilu.

Ia menyebut beberapa kendala yang kemungkinan akan muncul dan berpotensi menghambat pelaksanaan pemilu seperti konflik internal parpol terkait masalah pembagian kursi dan nomor urut, perpanjangan waktu perbaikan kelengkapan yang oleh sebagian pihak dianggap minim, bentrok antarwarga pendukung, dan sebagainya, termasuk masalah-masalah yang akan mengemuka pada saat dilakukan distribusi logistik.

Terkait soal distribusi logistik, katanya, KPU sedang menyiapkan nota kesepahaman (MoU) dengan Tentara Nasional Indonesia dalam mendukung keamanan distribusi logistik Pemilu karena wilayah Indonesia terdiri atas ribuan pulau dan masih banyak daerah-daerah yang sulit dijangkau.

KPU, katanya, sangat berkepentingan memastikan seluruh tahapan Pemilu dapat terlaksana sesuai rencana serta berjalan lancar.

Ketua KPU Husni Kamil Manik dan Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo pada 16 Januari lalu menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang pengamanan penyelenggaraan Pemilu 2014.

Nota kesepahaman tersebut merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman KPU-Polri Nomor 09/SKB/KPU/2008 dan Nomor Pol/B/7/VII/2008 tanggal 4 Juli 2008 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Pemilu tahun 2009.

Nota kesepahaman itu berisi ketentuan sebanyak delapan bab dan 16 pasal untuk mewujudkan satu komitmen bersama antara KPU dan Polri dalam membangun satu sinergi yang tiada henti bagi penyelenggaraan Pemilu 2014 yang lebih baik dan lebih berkualitas.

KPU membutuhkan kerja sama dan dukungan dari semua pihak agar dapat berperan secara sinergis sehingga gangguan keamanan, penyimpangan dan pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu dapat dicegah dan diselesaikan secara profesional dan komprehensif.

Penyelenggaraan Pemilu yang bebas, jujur, dan adil serta dari penyimpangan dan pelanggaran menjadi faktor utama yang secara holistik harus dikelola dengan cermat dan terencana.(ris/ant)

TNI Rehabilitasi Rumah Kampung Bekas Markas OPM

Komandan Kodim 1703 Manokwari Letkol Inf. Stevanus Satrio Aribowo mengatakan anggotanya telah merampungkan pembangunan lima unit rumah layak huni bagi masyarakat Kampung Sosmuruf bekas markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) Pasukan Kaswari Satu Manokwari, Papua Barat.

SPSI Freeport Nyatakan Mogok Kerja Batal

Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPSI PT Freeport Indonesia, PUK SPSI PT Kuala Pelabuhan Indonesia dan PUK SPSI PT Puncak Jaya Power mengumumkan bahwa rencana mogok kerja selama sebulan mulai 6 November-6 Desember 2014 dinyatakan batal.

'Makassar Food Carnival' Hadirkan Kuliner Kreatif

Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan De'Sound Production menyelengarakan 'Makassar Food Carnival' yang menghadirkan ragam kuliner kreatif khas anak muda Makassar.

Asian Agri Berhasil Kembangkan Kemitraan Perusahaan - Petani

General Manager Asian Agri, Freddy Widjaya mengatakan mengembangkan kemitraan antara perusahaan dengan petani guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan para petani dan keluarganya.

Kota Medan Targetkan 50 Emas Porprov 2014

Kontingen Kota Medan ditargetkan merebut 50 medali emas Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara, 9-15 November 2014, untuk mempertahankan gelar juara umum yang diraih pada 2010.