Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

KPU Banjarbaru Belum Terima Laporan Dana Kampanye

banjarbaru, dana kampanye, kpu

Posted on 20 Dec 2013. Hits : 272

Komisi Pemilihan Umum Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, belum menerima laporan dana kampanye dari partai politik peserta Pemilihan Umum 2014.

"Sampai sekarang belum satupun partai politik (parpol) peserta Pemilu 2014 tingkat kota ini yang melaporkan dana kampanye," ujar Ketua KPU Banjarbaru Husein Abdurrahman ketika dibungi via telepon dari Banjarmasin, Jumat.

Padahal, lanjutnya, sesuai ketentuan batas akhir pelaporan dana kampanye parpol tersebut 27 Desember 2013, yang berarti tinggal beberapa hari lagi.

Ia mengaku belum mengetahui pasti penyebab belum adanya parpol di "kota idaman" Banjarbaru itu yang melaporkan dana kampanye mereka. Namun dia memperkirakan parpol menunggu waktu batas akhir.

"Karena pengalaman selama ini, seperti saat pendaftaran calon anggota legislatif (caleg), banyak parpol yang mendaftarkan hampir akhir batas waktu," katanya.

Ia menyatakan kalau sampai batas waktu akhir tak melaporkan juga dana kampanye tersebut, maka mereka akan kena sanksi.

"Tapi sebelum batas akhir, kami terus berupaya memotivasi agar sesegera mungkin melaporkan dana kampanye mereka ke KPU," katanya.

"Kita tidak ingin, karena masalah laporan dana kampanye tersebut menimbulkan persoalan baru lain, terlebih sampai berdampak yang kurang mengenakan," tamba Husien.

Banjarbaru, sekitar 35 kilometer arah utara Banjarmasin, merupakan daerah otonomi baru hasil pemekaran Kabupaten Banjar, Kalsel pada awal era otonomi daerah atau tahun 1999. Untuk Pemilu 2014 tercatat lebih dari 143.000 pemilih.

Dalam pemilihan anggota DPRD Kalsel pada Pemilu 2014, Banjarbaru masuk daerah pilihan (dapil) VII bergabung dengan Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Sebelumnya pada Pemilu 2009, Banjarbaru masuk dapil II bergabung dengan Kabupaten Banjar. Tapi Pemilu 2014, Kabupaten Banjar berdiri sendiri sebagai dapil II Kalsel.(ant/vaa)

Pelaku UMKM Bantul Mendapat Pelatihan Pengemasan Produk

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Sriharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendapat pelatihan pengemasan produk dari Institut Teknologi Nasional Bandung, mulai Senin (20/4) hingga Jumat.

Kadisperindag Minta Pelaku Usaha Berlakukan Harga Wajar

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Provinsi Sulawesi Utara Jenny Karouw meminta pelaku usaha di daerah tersebut menjual barang dengan harga yang wajar.

Kredit Modal Kerja Bank Syariah Sulut Turun

Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Luctor Tapiheru mengatakan, kredit khusus modal kerja yang disalurkan bank syariah di provinsi tersebut mengalami penurunan di bulan Februari 2015.

Komisi Vi Setujui 'Right Issue' Tiga BUMN

Komisi VI DPR-RI menyetujui 'right issue' (penerbitan saham baru) tiga BUMN, PT Adhi Karya Tbk, PT Waskita Karya Tbk dan PT Aneka Tambang Tbk senilai total Rp5,035 triliun, untuk memperkuat permodalan perusahaan dan dijalankan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

NPL Industri Pengolahan Perbankan Sulut Naik

Asisten Direktur Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Ignatius Adhi mengatakan, kredit bermasalah atau 'non performing loan' (NPL) industri pengolahan perbankan di daerah itu naik sebesar 679 persen.