Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

KPPS Pemilu Mengundurkan Diri Karena Honor Kecil

kpps, pemilu legastif, undurkan diri, tps

Posted on 31 Mar 2014. Hits : 602

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu Legislatif 9 April 2014 di Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengundurkan diri karena honor yang akan mereka terima dinilai relatif kecil.

'Setelah diberitahukan besaran honor yang bakal diterima, ada anggota KPPS di satu tempat pemungutan suara (TPS) mengundurkan diri,' ujar Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Selisun Kecamatan Nunukan Selatan Arsenius di Nunukan, Minggu.

Ia mengatakan, pengunduran diri seluruh anggota KPPS pada salah satu TPS itu langsung dilaporkan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) setempat.

Arsenius meminta PPK Nunukan Selatan segera mengantisipasi kekosongan penyelenggara pemilu di TPS itu karena tidak memiliki cadangan untuk mengisi posisi KPPS pada TPS tersebut.

Ia mengaku dampak daripada tidak adanya warga yang bersedia menjadi anggota KPPS karena honor yang diterima relatif kecil sementara tanggung jawab dan beban pekerjaan sebagai penyelenggara cukup berisiko.

'Tidak ada warga yang mau menjadi anggota KPPS karena menganggap honornya sangat kecil,' ujar Arsenius.

Keputusan anggota KPPS mengundurkan diri, kata dia, 0 setelah diberitahukan besaran honor yang akan diterima berdasarkan rencana kegiatan anggaran (RKA) yang diterima PPK Nunukan Selatan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan dua hari yang lalu.

Sesuai RKA yang diterima dari KPU setempat, honor bagi ketua KPPS sebesar Rp400.000 dan Rp350.000 bagi anggotanya ditambah biaya makan selama pemungutan dan penghitungan perolehan suara calon anggota legislatif sebesar Rp35.000 per orang.(ant/rd)

Banyak Nelayan Seruyan Gunakan Alat Tangkap Terlarang

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, menyebutkan bahwa hingga kini masih banyak nelayan di wilayahnya yang menggunakan alat tangkap terlarang.

Banten Siap Jadi Tuan Rumah Pospenas 2016

Pemerintah Provinsi Banten menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren tingkat Nasional (Pospenas) ke-7 Tahun 2016.

CPNS Konawe Selatan Protes SK Penempatan

Ratusan Calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara menyerbu kantor badan kepegawaian daerah (BKD) setempat terkait penyerahan surat keputusan (SK) penempatan yang dianggap tidak sesuai dengan harapan mereka.

Forpi Usulkan Pengetatan Izin Pembangunan Hotel

Forum Pemantau Independen Pemerintah Kota Yogyakarta mengusulkan pengetatan pemberian izin pembangunan hotel khususnya di sekitar sekolah agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar pascaruntuhnya pagar SMP Negeri 3 Yogyakarta.

Indonesia-Malaysia Bentuk Keseragaman Bahasa Melayu

Indonesia dan Malaysia perlu membuat keseragaman dalam bahasa Melayu agar dapat digunakan sebagai bahasa bersama yang juga dapat menonjolkan jati diri bangsa Melayu di kancah internasional, kata Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zahrain Mohamed Hashim.