Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kongres HMI Diwarnai Campur Tangan Elit Politik

elit politik, campur tangan, lokasi kongres

Posted on 16 Apr 2013. Hits : 215

Kongres Himpunan Mahasiswa Islam ke-28 yang bertujuan untuk memilih Ketua Umum periode 2013-2015 diwarnai campur tangan elit politik, kata Sekretaris Steering Committe Miftahun Najah.

Miftahun menjelaskan, tangan campur tangan alumni merangkap elit politik tersebut menimbulkan kericuhan karena berusaha memindahkan tempat kongres berlangsung dan tidak dikoordinasikan dengan panitia sebelumnya "Ada alumni yang berusaha membuat kongres ini diperpanjang hingga dua bulan agar kandidatnya menang," kata Miftahun saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Dia memaparkan, adanya persoalan teknis dalam pemindahan lokasi kongres tersebut, yakni pihak HMI awalnya tidak bisa menggunakan Gedung Graha Insan Cita karena diharuskan membayar senilai Rp400 juta.

"Padahal Graha Insan Cita itu milik HMI, kok kami tidak bisa menggunakan," katanya.

Dia juga menjelaskan, presidium sidang sempat diganti, padahal tersebut, menurut dia, menyalahi mekanisme persidangan.

Dia menduga adanya kontestasi politik, yakni calon ketum yang dijagokan alumni dan elit politik tersebut yang diperkirakan tak akan menang.

"Jadi, ada pihak yang minta di-pending (ditunda) karena beberapa ada yang menolak hasil kongres. Ini berarti ada mainan politik," katanya.

Kongres tersebut berjalan selama satu bulan, mulai dari pembukaan yang berlangsung di Hotel Borobudur pada 15 Maret 2013, kemudian dilanjutkan di Asrama Haji-Pondok Gede, Graha Insan Cita-Depok dan berakhir di GOR Ragunan-Jakarta Selatan pada 15 April 2013.(ant/rd)

Komunitas Perindo Dumai Bersiap Bentuk Pengurus Partai

Persiapan pembentukan kepengurusan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) di Kota Dumai Riau mulai dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Komunitas Perindo setempat, Sabtu.

Tinggi Gelombang Laut Arafura Tiga Meter

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon menyatakan tinggi gelombang laut Arafura, Maluku, mencapai tiga meter sehingga rawan bagi pelayaran tradisional pada beberapa hari ke depan.

Petani : Debit Irigasi Berkurang Akibat Pembalakan Liar

Sejumlah petani Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, mengatakan saat ini debit irigasi berkurang akibat adanya pembalakan liar atau penebangan ilegal di wilayah kawasan Gunung Pulosari.

Masyarakat Bali Alami Pergeseran Nilai

Guru Besar Sosiologi Bidang Agama Prof. Dr.

Mahasiswa Lampung Minati Seni 'Beatbox'

Seni menirukan berbagai jenis suara kini diminati dan dikembangkan sejumlah mahasiswa di Lampung.