Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Kemenkominfo Sosialisasikan Pemilu Melalui Pergelaran Wayang

kemenkominfo, gelar wayang kulit, sosialisasi pemilu 2014, pemilih pemula

Posted on 17 Nov 2013. Hits : 217

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar pergelaran wayang kulit semalam suntuk untuk menyosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Umum 2014 bagi pemilih pemula.

Pergelaran wayang kulit dengan lakon 'Ampak-Ampak Pringgondani' yang dimainkan oleh dalang Ki Sutedjo Mudho Carito ini digelar di lapangan Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu malam.

Selain menampilkan bintang tamu pelawak kondang, Mamiek Prakoso, pergelaran wayang kulit semalam suntuk dengan tema 'Wawasan Kebangsaan Bagi Pemilih Pemula' ini juga diisi dialog interaktif dengan sejumlah narasumber di antaranya Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Bidang Sosial Ekonomi dan Kebudayaan Suprawoto, anggota Komisi I DPR RI Fardan Fauzan, dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap Indon Tjahjono.

Saat ditemui di sela-sela acara, Direktur Pengelolaan Media Publik Kemenkominfo Sadjan mengatakan bahwa pemerintah melalui Kemenkominfo telah menandatangani nota kesepahaman dengan KPU guna menyosialisasikan pelaksanaan Pemilu 2014.

'Seperti diketahui bahwa KPU merasa dukungan dari pemerintah untuk melakukan publikasi karena adanya kecenderungan angka pemilih dari 1999, 2004, dan 2009 itu cenderung menurun,' kata dia yang juga Penanggung Jawab Kegiatan Sosialisasi Pemilu.

Dalam hal ini, kata dia, angka partisipasi pemilih pada Pemilu 1999 sekitar 90 persen, Pemilu 2004 sekitar 80 persen, dan Pemilu 2009 sekitar 70 persen.

'Jadi, rata-rata setiap pemilu mengalami penurunan sekitar 10 persen,' katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah bersama KPU dan masyarakat berupaya keras agar pemilih pemula mempunyai tanggung jawab dan kesadaran yang bagus untuk menggunakan hak pilihnya.

'Maksudnya bertanggung jawab adalah jangan memilih karena iming-iming tertentu, tetapi dia sadar sebagai bangsa Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya dalam rangka memilih pemimpin nasional yang paling bagus,' katanya.

Ia mengatakan bahwa penurunan angka pemilih ini terjadi di semua daerah kecuali dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta karena adanya fenomena Joko Widodo (Jokowi) sehingga sedikit berbeda dengan daerah lainnya.

Menurut dia, penurunan angka pemilih itu menjadi tantangan apakah sistem pemilihannya perlu menjadi perhatian semua pihak.

'Dari pihak partai juga seyogianya bisa melakukan publikasi kepada kader-kadernya untuk sadar memilih,' katanya.

Lebih lanjut, Sadjan mengatakan bahwa Kemenkominfo sengaja menggunakan kesenian tradisional sebagai media sosialisasi seperti saat di Kabupaten Blora menggunakan ketoprak, Jawa Timur menggunakan ludruk.

Menurut dia, hal ini ditujukan untuk meningkatkan inisiatif pemerintah daerah untuk merevitalisasi budaya daerah agar bisa tetap bertahan.

Kendati demikian, dia mengakui generasi muda yang menjadi sasaran sosialisasi saat ini cenderung tidak menyukai kesenian tradisional seperti wayang kulit.

'Ini tantangan untuk kita semua sebagai bangsa Indonesia yang sebenarnya kaya akan budaya. Seyogianya orang-orang tua kita mempunyai teknik dan strategi untuk mengajar anak-anaknya agar cinta terhadap budaya daerah,' katanya.(ant/rd)

Pemerintah Fokus Kurangi Kematian Ibu

Pemerintah menargetkan untuk mengurangi jumlah kematian ibu menjadi 226 per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2015, dari 359 per 100 ribu kelahiran hidup pada 2012, sesuai hasil survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI).

Produksi Kedelai Mataram Diatas Rata-rata

Produktivitas kedelai Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat mencapai rata-rata 1,5 ton per hektare atau di atas rata-rata nasional sebesar 1,4 ton per hektare.

Kampung Terpencil Nikmati Listrik

Salah satu kampung terpencil di Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur segera menikmalti penerangan listrik yang dibangun dengan dana dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd).

Cirebon Tingkatkan Populasi Sapi

Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, berencana meningkatkan populasi sapi lokal karena selama ini masih kurang sehingga kebutuhan daging masih mengandalkan kiriman dari luar daerah.

Bazis Miliki Program Baru

Perenovasian rumah menjadi layak huni (bedah rumah) bagi warga miskin menjadi program baru Badan Amil Zakat Infak dan Sedekah (BAZIS) Jakarta Pusat pada 2014.