Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Golkar: Masyarakat Jateng Cerdas Pilih Calon Pemimpinnya

menilai masyarakat, gaya politik, bibit waluyo

Posted on 03 Mar 2013. Hits : 453

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Dr Noor Achmad menilai masyarakat sudah cerdas memetakan dan memilih calon pemimpinnya dalam Pemilihan Gubernur Jateng 2013.

"Saya lihat masyarakat Jateng sudah sangat cerdas, tidak perlu khawatir meski sampai sekarang belum ada pasangan bakal calon yang mendaftar (Pilgub Jateng 2013, red.)," katanya di Semarang, Sabtu.

Pendaftaran Pilgub Jateng 2013 dibuka mulai 27 Februari-5 Maret 2013, tetapi memasuki hari keempat pendaftaran belum ada satu pun pasangan bakal calon yang mendaftar di komisi pemilihan umum (KPU) setempat.

Menurut Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang itu, belum adanya pasangan kandidat yang mendaftar Pilgub Jateng memang dipengaruhi langkah partai politik yang mengusung calon.

"Ini lebih pada gaya politik. Ada parpol yang memberikan rekomendasi (calon yang diusungnya, red.), ada yang mepet. Saya melihatnya lebih pada 'style'. Dalam politik kan tidak ada yang baku," katanya.

Namun, kata dia, masyarakat sudah mengetahui sejumlah nama yang bakal meramaikan Pilgub Jateng pada Mei 2013, seperti Gubernur Bibit Waluyo, Wakil Gubernur Rustriningsih, dan Sekretaris Daerah Hadi Prabowo.

"Saya harapkan memang masyarakat jangan sampai dibuat bingung. Tetapi melihat karakter masyarakat Jateng, saya yakin sudah sangat cerdas dalam menyikapinya. Apalagi, beberapa nama kan sudah muncul," katanya.

Noor yang sempat diwacanakan akan dijagokan Golkar sebagai calon wakil gubernur mendampingi Bibit Waluyo dalam Pilgub Jateng 2013 itu mengatakan sejauh ini Golkar belum memberikan rekomendasi siapa yang akan diusung.

"Saya sendiri sama sekali tidak memiliki ambisi apa pun (maju Pilgub Jateng, red.), saya kembalikan pada Golkar. Kalau memang mendapatkan mandat ya saya terima. Sejauh ini semua masih dalam proses," katanya.

Ditanya wacana yang berkembang saat ini bahwa Bibit Waluyo justru akan menggandeng Rektor Universitas Negeri Semarang Sudijono Sastroatmodjo dalam pilgub, ia mengaku belum tahu kepastiannya.

"Saya baru dengar dari koran-koran. Nanti kan ada rekomendasi (dari Golkar, red.), sejauh ini semuanya masih proses. Mungkin satu-dua hari ke depan sudah ada, saya sendiri tidak 'mikir'," katanya.

Terlepas dari itu, ia menilai langkah terpenting yang harus dilakukan gubernur dan wakil gubernur Jateng yang akan datang adalah menjalin hubungan sinergis antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten serta kota.

"Sinergitas provinsi dengan kabupaten dan kota harus dijaga, karena ini pemerintahan. Repot nanti kalau kebijakan provinsi tidak didukung kabupaten dan kota, sebaliknya yang tidak mendukung diberi anggaran kecil," kata Noor.(ant/rd)

Wisman Inggris Paling Banyak ke Indonesia

Dirjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Esthy Reko Astuty, mengatakan wisatawan Inggris berada pada posisi paling banyak dalam jumlah capaian kedatangan wisatawannya ke Indonesia dibandingkan dengan negara Eropa lainnya.

Betonisasi Jalan Kramat Jati Sebabkan Kemacetan Panjang

Pekerjaan perbaikan jalan dengan betonisasi di Jalan Raya Bogor di depan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, menyebabkan kemacetan panjang.

BBPOM Palembang Tingkatkan Pengawasan Pangan Fortifikasi

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Palembang berupaya meningkatkan pengawasan pangan fortifikasi di wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu.

Jokowi Diminta Abaikan Tekanan Parpol

Diaspora Profesional Muda Indonesia (DPMI) meminta Presiden Joko Widodo mengabaikan tekanan partai politik dan politisi dalam memilih menteri, terutama menyangkut nama-nama yang dinilai bermasalah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Walikota Terpilih Melalui Undian Uang Logam

Kota kecil di Peru, Amerika Selatan, Paruro, telah memilih wali kotanya dengan cara yang unik yaitu mengundi dengan lemparan uang logam, karena kedua calon wali kota bersaing ketat dalam pemilihan sebulan sebelumnya, kata pejabat, Rabu.