Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

BKD Madiun Curigai 2 Oknum PNS Terlibat Politik Praktis

badan kepegawaian daerah, kota madiun, politik, praktis

Posted on 22 Mar 2013. Hits : 362

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus memantau aktivitas dua oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan setempat yang diduga terlibat politik praktis jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Madiun 2013 pada Mei.

Kepala BKD Kabupaten Madiun Slamet Rijadi, Jumat mengatakan, kedua oknum PNS tersebut adalah EK yang bertugas di Kantor Lingkungan Hidup dan KH yang bertugas di Satpol PP setempat.

"Keduanya terbukti ikut dan terlibat dalam politik praktis saat pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sukiman-Sugito mengadakan kegiatan mirip kampanye berbentuk pengobatan terbatas di Lapangan Jiwan pada Sabtu tanggal 9 Maret 2013," ujar Slamet kepada wartawan.

Menurut dia, keterlibatan tersebut diketahui berdasarkan laporan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Jiwan kepada Inspektorat Kabupaten Madiun beberapa waktu lalu. Panwascam Jiwan menemukan pelanggaran berat dua oknum PNS Pemkab Madiun tersebut, terlibat dan mendukung pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Madiun, Sukiman-Sugito.

"Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat. Setelah hasilnya keluar, baru keduanya diproses sesuai aturan yang ada," tutur Slamet.

Ia menegaskan, jika keduanya terbukti terlibat dalam politik praktis, BKD Kabupaten Madiun akan memberikan sanksi sesuai aturan yang ada.

Kedua oknum PNS tersebut dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 43 tahun 1999 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 tahun 1974 tentang pokok-pokok kepegawaian, dan PP Nomor 53 tahun 2010 pasal 4 tentang Disiplin PNS.

Pada PP tersebut dengan tegas menyebutkan, PNS dilarang ikut kampanye mendukung salah satu calon. Peraturan KPU tentang kampanye juga memuat larangan keras PNS terlibat kampanye pasangan calon.

"Dalam aturan-aturan tersebut dijelaskan bahwa PNS tidak boleh terlibat politik praktis dan harus netral dalam pemilu ataupun pilkada.

Adapun, Pilkada Kabupaten Madiun 2013 akan diselenggarakan pada tanggal 25 Mei. Pilkada tersebut akan diikuti oleh dua pasangan bakal cabup dan cawabup, yakni pasangan pejabat kini ("incumbent") Muhtarom dan Iswanto (Muis) yang diusung koalisi PKB dan Demokrat serta pasangan Sukiman dan Sugito yang diusung koalisi PDIP dan Golkar. (bn/ant)

Cianjur Belum Tetapkan Nilai Kebutuhan Hidup Layak

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Cianjur beserta Dewan Pengupahan, belum menetapkan nilai kebutuhan hidup layak (KHL), meskipun survei akan dilakukan dan ditentukan di tiga titik, seperti Pasar Ciranjang, Pasar Induk Cianjur dan Pasar Cipanas.

Taiwan Pamerkan Produk Unggulan Terbaru Di Indocomtech

Sejumlah produk unggulan baru taiwan ditampilkan dalam pameran Taiwan Excellence Pavilion Campaign di Indocomtech yang digelar di JCC Senayan Jakarta.

Upacara Hari Jadi Sumenep Gunakan Bahasa Madura

Inspektur dan komandan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-745 Kabupaten Sumenep, Jumat, menggunakan Bahasa Madura dan pakaian adat keraton selama pelaksanaan upacara di halaman kantor bupati setempat.

Bojonegoro Sertifikatkan Tanah Pengairan

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berencana menyertifikatkan tanah garis sepadan sungai di wilayah setempat, sebagai usaha menertibkan bangunan liar, baik berupa rumah, toko, atau lainnya yang berada di atasnya.

Kenaikan UMP 2015 Belum Bantu Masyarakat

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Nusa Tenggara Timur menilai upah minimum provinsi 2015 yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp1.