Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Senam Sulsel Targetkan Medali Emas di Popnas 2013

senam, sulawesi selatan, targetkan emas, ponas 2013

Posted on 02 Sep 2013. Hits : 276

Tim Senam Sulawesi Selatan manargetkan meraih satu medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2013 di Jakarta, 14-20 September, kata Manajer Senam Sulsel Ramli Malik di Makassar, Senin.

Ia mengatakan satu emas tersebut dibebankan pada Sahira yang merupakan atlet Ragunan. Sahira di Popnas 2013 akan diturunkan pada nomor artistik kategori papan keseimbangan.

Pada Popnas 2011 di Pekanbaru, Tim Sulsel berhasil meraih satu perak dua medali perunggu. kegagalan tim Sulsel merebut emas itupun yang ingin diperbaiki pada pelaksanaan 2013.

"Risky Aprilia yang sempat tampil di PON 2012 juga menjadi harapan kita demi meraih medali emas Popnas 2013. Kami juga berharap seluruh atlet yang kita turunkan bisa membuktikan memang layak tampil di Popnas," jelasnya.

Selain Sahira dan Risky, Sulsel juga menyertakan lima atlet lainnya yakni Riky Syaputra (artistik), Muhammad Taufik(artistik), Muthia Nur Cahya (artistik), Nur Ilmi, Dian Ainunnisa di nomor ritmik. Para atlet akan didampingi pelatih Rifcha Saputra (artistik) dan Haslinda (ritmik).

Dari tujuh atlet yang akan diturunkan di Popnas 2013, kata dia, hanya tiga atlet yang ditanggung pihak Dispora Sulsel. Adapun empat pesenam lainnya harus ditanggung Pengprov Persatuan senam Seluruh Indonesia (Persani) Sulsel.

"Kami bersyukur pengprov dan orang tua atlet tetap komitmen ikut meski harus menanggung biaya sendiri. Mudah-mudahan pengorbanan ini bisa membuat atlet semakin termotivasi untuk meraih hasil maksimal," katanya.

Pengurus Persani Sulsel Arif Ramli menyatakan bahwa seluruh atlet sudah mempersiapkan diri secara matang agar mampu bersaing di Popnas 2013. Pihaknya juga optimistis hasil yang diraih akan lebih baik dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

Untuk kekuatan lawan di Popnas 2013, pihaknya memilih memberikan kewaspadaan terhadap setiap tim yang akan dihadapi. Pengprov Persani Sulsel juga meminta seluruh atlet tidak terpengaruh dengan target yang dibebankan.

"Kami juga tetap berharap pada atlet yang tengah berlatih di Sekolah Olahraga Ragunan. Mudah-mudahan dengan pengalamannya disana bisa membantu tim meraih hasil terbaik," ujarnya.

Lebih jauh, Pengprov Persani Sulsel juga tengah mempersiapkan diri mengggelar Pra Pekan Olahraga Daerah (Porda) di Makassar, September 2013.

Pada babak kualifikasi tersebut, kata Arif, akan diikuti 12 pencab di antaranya Makassar, Pangkep, Gowa, Bone serta Wajo termasuk Kabupeten Bulukumba yang akan tampil untuk pertama kalinya pada pra porda 2013.

Pra-orda 2013 akan mempertandingkan 16 kategori putra dan putri diantaranya, nomor lantai, kuda-kuda pelana, balok titian, termasuk beberapa nomor ritmik.(ris/ant)

Pakar : Indonesia Butuh Rencana Hadapi Krisis Air

Pakar dalam bidang pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, Fachruddin Majeri Mangunjaya mengatakan, Indonesia membutuhkan rencana utama atau 'masterplan' dalam menghadapi krisis air bersih di masa mendatang.

Disdik Sulsel Siapkan Penyerahan Penyelenggaraan Pendidikan Menengah

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan penyerahan wewenang penyelenggaraan pendidikan menengah dari kabupaten dan kota ke provinsi sesuai dengan amanah UU Nomor 23 Tahun 2014.

Pembayaran Zakat Fitrah Nunukan Rp30.000

Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menetapkan besaran pembayaran zakat fitrah pada bulan suci Ramadhan 1436 Hijriyah sebesar Rp30.

Panitia 'HSF 2015' Siapkan Kelengkapan Pemanduan Wisata

Panitia 'Home Stay Fair 2015' yang akan digelar di Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung menyiapkan sejumlah kelengkapan pemanduan wisata untuk memudahkan wisatawan saat berkunjung ke daerah itu.

Menko : Pejabat Harus Bantu Percepat Pembangunan Infrastruktur

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan pejabat pemerintah harus mulai membantu percepatan pembangunan infrastruktur, setelah adanya penerbitan Perpres maupun Inpres anti-kriminalisasi pejabat.