Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pusat Nilai Kelayakan Solok Selatan Ikut Tour De Singkarak

tour de singkarak, sarana promosi, rumah dagang

Posted on 23 Feb 2013. Hits : 532

Tim dari pemerintah pusat menilai kelayakan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, untuk ikut serta dalam event tahunan Tour de Singkarak (TdS) 2013.

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Promosi Wisata untuk wilayah Sumatera Raseno Arya, di Padang Aro, Jumat, mengatakan potensi pariwisata Solok Selatan cukup banyak dan sudah seharusnya dipromosikan ke luar daerah bahkan internasional.

"TdS ini juga sarana promosi, sehingga potensi Solok Selatan serta kabupaten kota lain bisa diketahui secara luas," katanya.

Salah satu potensi wisata di Solok Selatan yang unik itu misalnya kawasan seribu "rumah gadang" (rumah adat Minangkabau) yang tidak dimiliki daerah lain dan ini bisa dijadikan ikon ajang tahunan ini.

Selain itu, kata dia, saat meninjau kawasan seribu rumah gadang tersebut masyarakatnya juga menyambut dengan positif dan sangat berharap TdS bisa melewati Solok Selatan.

"Para pemilik rumah gadang tersebut bersemangat menyambut event ini dan bersedia menjadikannya sebagai penginapan pada ajang tahunan ini setelah melakukan perbincangan dengan mereka," katanya.

Menurut dia, dengan dilewatinya Solok Selatan oleh TdS maka itu bisa menjadi momen bangkitnya kembali pariwisata di daerah itu.

"Melihat banyaknya potensi pariwisata di Solok Selatan, maka daerah itu sangat layak di lewati jalur TdSi," katanya.

Dia menjelaskan, dengan adanya ajang ini maka daerah harus cepat belajar bagaimana cara menpromosikan pariwisata daerahnya ke luar.

"Memasuki tahun ke lima pelaksanaan TdS, Solok Selatan masuk dalam salah satu daerah yang dilewati dan kabupaten ini harus cepat belajar untuk memperkenalkan wilayahnya ke luar karena ini sudah bertaraf Internasional," jelasnya.

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, mengatakan memang potensi wisata di daerah itu banyak, tetapi belum dikenal masyarakat luar sehingga kunjungan masih sedikit.

Potensi wisata yang dimiliki kata bupati, seperti air terjun, lintasan sungai arung jeram, hamparan kebun teh, dan tahun ini juga sudah di alokasikan dana sebesar Rp2,5 miliar untuk menyelesaikan Hot Waterboom.

Selain itu, kata dia, dengan ajang ini maka pembangunan di Solok Selatan akan lebih cepat karena infrastruktur otomatis akan menjadi prioritas.

"Selama ini jalan provinsi di Solok Selatan kurang mendapat perbaikan dan dengan event ini provinsi harus memperbaikinya," imbuhnya.(ant/rd)

Peruntukan Cukai Rokok Tidak Jelas

Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan (PKEKK) Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia Jakarta menilai peruntukan alokasi cukai rokok di Indonesia saat ini masih tidak jelas, berbeda dengan beberapa negara yang dialokasikan dalam anggaran kesehatan.

Pengadilan Banding Malaysia Kukuhkan Hukuman Mati wni

Pengadilan banding Malaysia mengukuhkan hukuman mati terhadap warga Indonesia, La Ode Ardi Rasila (38), yang didakwa membunuh pegawai AmBank Norazita Abu Talib pada 2013.

Pengadaan Beras di Sulteng Capai 50 Persen

Realisasi pengadaan beras untuk stok nasional di Sulwesi Tengah hingga kini sudah mencapai 50 persen dari target yang ditetapkan Perum Bulog pada musim panen 2015.

WVI-Bappeda Kalbar Terbitkan Buku Kisah Inspiratif

Wahana Visi Indonesia dan Bappeda Kalimantan Barat menerbitkan buku Kisah Inspiratif dari Tanah Khatulistiwa yang berisikan kumpulan kisah praktik pembangunan dan pelaku pembangunan yang berhasil dilakukan di sebelas kabupaten/kota di Kalbar.

Petani Banyuning Buleleng Alami Penurunan Hasil Panen

Petani tanaman pangan di Desa Banyuning, Kabupaten Buleleng, Bali mengalami penurunan hasil panen hingga 25 persen akibat banyak biji padi kosong karena kekurangan air.