Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Gaji Neymar di Barca Sedikit Dibawah Lionel Messi

gaji neymay, setara, riki, kaka

Posted on 28 May 2013. Hits : 342

Agen Neymar, Wagner Ribeiro menagakui bahwa kliennya tetap akan mendapat gaji yang tinggi di Barcelona, meskipun telah menolak tawaran rival Barcelona, Real Madrid.

Wagner mengungkapkan bintang Santos tersebut akan menerima gaji setara dengan Ricardo Kaka di Santiago Bernabeu.

"Dia akan menerima lebih sedikit dari Lionel Messi, tetapi dengan gaji seperti Kaka saat ini di Real Madrid," ungkap Ribeiro.

"Dia telah berkembang dan memilih uang. Dia diminta bermain untuk Barcelona seperti klub itu ada di hatinya. Presiden Madrid jatuh cinta pada Neymar, dan dia sangat menginginkannya," lanjut sang agen.

"Dia berbicara di telepon selama 15 menit dengan saya dan berterima kasih pada sikap saya karena dia tahu saya tidak menyembunyikan apapun. Jika dia (Neymar) anak saya, saya ingin dia bermain untuk Real Madrid," tutup Ribeiro.(ris)

Tangerang Tak Mampu Cegah Penyusutan Lahan Produktif

Aparat Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengakui tidak mampu mencegah terjadi penyusutan lahan produktif akibat dijual pemilik kepada pengembang perumahan.

Dishub Yogyakarta Matangkan Kajian Jalan Searah

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta masih mematangkan kajian perubahan jalan searah khususnya di ruas Jalan Prawirotaman, Tirtodipuran, Kemasan dan Mondorakan, serta Lempuyangan.

PLN Madura Perluas Jaringan di 27 Daerah

PLN Madura, Jawa Timur, memperluas jaringan di 27 daerah yang tersebar di empat kabupaten pada tahun 2015, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

UI-KPPPA Gelar Anugerah Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Program Studi Kajian Gender dan Pusat Riset Gender Universitas Indonesia (UI) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) akan menggelar malam Anugerah Kepemimpinan Perempuan Indonesia pada Selasa (31/3).

Keterlambatan Pupuk Rugikan Rp200 Triliun

Kementerian Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan keterlambatan penyaluran pupuk bersubsidi hingga ke petani telah menimbulkan kerugian hingga Rp200 triliun selama 10 tahun.