Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Ratusan Guru Bantul Belum Terima Tunjangan Sertifikasi

ratusan guru, di kabupaten bantul, belum menerima tunjangan sertifikasi

Posted on 11 May 2013. Hits : 308

Diperkirakan ratusan guru di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum menerima tunjangan sertifikasi pada triwulan pertama atau periode Januari-Maret 2013.

"Dalam data pokok pendidik, banyak yang tidak sesuai dengan data guru yang sudah dikirim sebelum pencairan triwulan pertama, sehingga memang ada yang belum menerima," kata Ketua Musyawarah Guru Lintas Sekolah (MGLS) Bantul Umi Kulsum di Bantul, Sabtu.

Menurut guru SMP 2 Bantul ini, belum dicairkannya tunjangan sertifikasi karena ketidaksesuaian data guru dan penerima, karena ada kekisruhan di server data guru penerima tunjangan sertifikasi di pemerintah pusat.

"Seperti dari 50 guru bersertifikasi di SMP 2 Bantul setidaknya ada lima guru yang belum menerima tunjangan sertifikasi. Padahal mereka sudah mengirimkan data lengkap secara 'online'. Belum lagi di sekolah lain," katanya.

Menurut dia, permasalahan ini kemungkinan tidak hanya terjadi di Bantul, tetapi juga terjadi di kabupaten/kota di seluruh Provinsi DIY. Padahal tahun sebelumnya (2012) tidak seperti ini, mereka menerima tunjangan sertifikasi sesuai tahapannya.

"Kami juga sudah menanyakan ke pusat, dan diinformasikan data guru kurang lengkap, namun saya menilai ada eror di server pusat karena hanya ada satu server, padahal harus menampung data ribuan guru di seluruh Indonesia," katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Banguntapan, Bantul, Risman Supandi mengatakan seluruh guru bersertifikasi di sekolahnya sebanyak 21 orang belum semuanya memperoleh tunjangan sertifikasi pada triwulan pertama.

"Ini juga karena kesalahan pada pendataan sekolah sendiri. Karena itu, data selalu diperbaiki, sehingga semakin dituntut untuk lebih teliti," katanya.

Ia menyebutkan beberapa kesalahan pendataan seperti alokasi kelas, kurang terpenuhinya waktu 24 jam mengajar dalam seminggu di sekolah itu, kemudian guru menambah kekurangan tersebut di sekolah lain, dan sebagainya, namun sekolah yang bersangkutan belum menyiapkan data.

"Setelah dilakukan konsultasi, semua SK guru di SMP Negeri 2 Banguntapan sudah keluar, sedangkan informasi yang kami terima tunjangan sertifikasi triwulan pertama akan dirapel pada pencairan triwulan kedua (April-Juni)," katanya.(ant/rd)

Hewan Kurban NTT Dijamin Sehat

Dinas Peternakan Nusa Tenggara Timur menjamin ternak yang diperjualbelikan untuk memenuhi kebutuhan kurban pada Idul Adha 1435 Hijriah adalah hewan yang sehat dan memenuhi syarat.

Wali Kota Bandarlampung Minta Laporkan Kekeringan

Wali Kota Bandarlampung Herman HN minta ketua rukun tetangga dan lurah segera melaporkan wilayah yang mengalami kekeringan, agar mobil tangki air segera ke lokasi untuk mendistribusikan air bersih yang diperlukan.

PNS Tak Disiplin Diberi Sanksi

Wakil Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menegaskan instansi terkait harus memberikan sanksi terhadap pegawai negeri sipil pemerintah setempat yang tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya.

PBB Diminta Hentikan Pendudukan Israel 2016

Palestina meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa untuk mengatur November 2016 sebagai batas waktu mengakhiri pendudukan Israel, menurut rancangan resolusi yang diperoleh AFP Rabu.

Gapki Berharap Pemprov Sumut Tetap Mendukung Sawit

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tetap mendukung dan melindungi sawit menyusul adanya rencana Gubernur H Gatot Pujo Nugroho mengambil sikap terkait belum 'gol'nya permintaan dana bagi hasil perkebunan.