Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

PT Askes Mekarkan Kantor Cabang BPJS

pt askes, pekanbaru, kantor cabang, bpjs

Posted on 28 Aug 2013. Hits : 341

PT ASKES (Persero) Divisi Regional II Pekanbaru, Riau terus menggiatkan berbagai persiapan antara lain memekarkan kantor cabang untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional BPJS Kesehatan yang operasional 1 Januari 2014.

"Untuk mendukung operasional BPJS Kesehatan itu kita sudah membuka satu kantor cabang baru di Tanjung Pinang Kepulauan Riau," kata Kepala Divisi Regional PT ASKES Pekanbaru, Benjamin Saut PS di Pekanbaru, Rabu.

Menurut Benjamin, Divisi Regional Dua membawahi empat provinsi yakni Sumbar, Riau, Kepri dan Jambi.

Sedangkan kantor cabang yang sudah ada tersebar dua unit di Kota Pekanbaru, satu kantor cabang di Batam, dua di Jambi yakni Muaro Bungo dan Provinsi Jambi, sedangkan di Sumbar yakni Padang, Batusangkar dan Solok.

Ke depan, katanya keberadaan kantor cabang akan menjadi sembilan dengan dibukanya kantor cabang baru satu unit di Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

"Kantor cabang baru di tanjung Pinang ini akan beroperasi pada Oktober 2013," katanya dan menambahkan untuk mendukung operasional kantor baru dan penyelenggaraan BPJS kesehatan itu maka PT ASKES telah merekrut sebanyak 80 personil baru.

Personil baru atau penambahan SDM tersebut diutamakan rekrutmen dari verifikator independen program Jamkesmas minial lulusan D III. Sedangkan SDM yang ada di PT ASKES (Persero) Divre II kini adalah sebanyak 340 orang.

Selain menyiapkan SDM baru, katanya lagi, juga digencarkan sosialisasi BPJS Kesehatan komunitas profesi kesehatan IDI, melalui MoU bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI), atau komunitas keagamaan Gereja Indonesia, Budha, Hindu dan lainnya.

"Kita juga menggiatkan persiapan pengalihan data peserta maupun provider dari porgrfam Jaminan Kesehatan Jamsotek dan TNI/Polri. Selain itu juga persiapan pengalihan aset dan liabilitas PT ASKES (Persero) ke BPJS selanjutnya menyusun pedoman pelaksanaan program opersional BPJS Kesehatan," katanya.

Ia menambahkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah badan hukum publik yang dibentuk untuk menyelenggarakan program sosial. BPJS terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Sedangkan jaminan kesehatan adalah jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayari iuarannya secara pribadi atau dibayar oleh pemerintah.

Peserta BPJS Kesehatan adalah semua penduduk Indonesia wajib menjadi peserta jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS termasuk orang asing yang telah bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia dan telah membayar iuran.(ris/ant)

'Popong Dan Presiden Nasser' Buat Pengunjung Tertawa

Dialog Popong Otje, -perempuan yang memberikan informasi tentang makanan kepada tamu kehormatan Konferensi Asia Afrika 1955- dengan 'Presiden' Mesir Gamal Abdel Nasser dalam 'Infografis KAA 1955' yang berada di Jalan Asia Afrika, Bandung, Sabtu membuat pengunjung tertawa.

Bulog Biak Tambah Stok Beras 3.000 Ton

Perum Bulog Subdivisi Regional Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengajukan permintaan tambahan stok bahan pokok beras sebanyak 3.

Mendagri : Daerah Tingkatkan Daya Saing Hadapi MEA

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta daerah untuk meningkatkan daya saing sebagai daerah otonom untuk menghadapi momentum regionalisasi kebijakan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), untuk kesejahteraan masyarakatnya.

UPT : Bengawan Solo Hilir Jatim Siaga Banjir

Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro, Jawa Timur, memberlakukan daerah hilir mulai Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, masuk siaga banjir dalam menghadapi meluapnya Bengawan Solo, sejak Jumat (24/4).

Freeport Berkomitmen Terus Dukung Program LPMAK

PT Freeport Indonesia menyatakan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program-program Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) dengan harapan agar lebih menyentuh warga di tataran akar rumput.