Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Praktisi Pendidikan Berpendapat Kurikulum 2013 Belum Diperlukan

kurikulum pendidikan, kurikulum 2013, pendidikan

Posted on 18 Dec 2012. Hits : 461

Sejumlah praktisi pendidikan berpendapat bahwa kurikulum 2013 belum diperlukan karena perlu pengkajian lebih lanjut serta sosialisasi secara luas kepada masyarakat agar dapat memahami perubahan kurikulum tersebut.

Sebenarnya pergantian kurikulum baik, tetapi tidak secepat ini. Perlu waktu untuk sosialisasi kepada masyarakat agar dapat mengerti serta memahaminya, terutama bagi masyarakat yang berkecimpung di dunia pendidikan, kata seorang praktisi pendidikan, dosen, sekaligus staf penerbit buku sekolah Suwardi Edhytomo kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Senada juga dikatakan oleh seorang praktisi pendidikan lainnya Subagya, kurikulum yang sedang berjalan saat ini pada dasarnya baik, terutama dari segi proses belajar. Namun, beban materi untuk anak Sekolah Dasar (SD) terlalu banyak.

Tekanan pelajaran masih pada aspek kognitif. Di Jerman hanya empat pelajaran yakni berhitung, berbahasa, olahraga, dan seni. Jadi, kurikulum 2013 ini belum diperlukan. Sebaiknya ambil saja materi yang relevan dan penambahan soft skill atau pendidikan karakter sehingga bekal kemampuan dan keterampilan dasar untuk kehidupan sesuai bagi perkembangan anak usia SD yang optimal.

Panik Lebih lanjut Suwardi Edhytomo menambahkan pergantian kurikulum ini membuat masyarakat panik sehingga perubahan kurikulum perlu waktu untuk dikaji terlebih dahulu serta diikuti dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dan sosial masyarakat.

Suwardi dan Subagya sependapat bahwa mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagi SD belum perlu untuk tersendiri sebaiknya digabungkan saja dalam mata pelajaran Pengetahuan Umum.

Sementara itu, Subagya menjelaskan soft skill atau pendidikan karakter tercakup dalam ketangguhan pribadi (IQ), sosial (EQ), dan spiritual (SQ).

Daniel Goleman seorang ilmuwan Amerika Serikat menegaskan keberhasilan hidup manusia ditentukan oleh 15 persen ketangguhan pribadi (IQ) dan 85 persen justru oleh soft skill atau pendidikan karakter. (ant/as)
 

Petani Harap Harga Vanili Tetap Bertahan

Petani di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berharap harga vanili di daerah tersebut tetap bertahan di level Rp300.

Dinkes Pangkalpinang Lakukan Fogging

Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), melakukan "fogging" (pengasapan) di lima kelurahan seiring ditemukannya kasus demam berdarah dengue (DBD) di daerah itu.

Pemberantasan Pencurian Ikan Jangan Hanya Aspek Keamanan

Pemberantasan tindak pidana pencurian ikan di kawasan perairan Indonesia jangan hanya menekankan kepada aspek keamanan tetapi juga mesti disertai pemberdayaan serta modernisasi nelayan di Tanah Air.

Puluhan Kecamatan di Bogor Rawan Bencana

Pelaksana Tugas Bupati Bogor, Nurhayanti memastikan 23 kecamatan dari 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat masuk ke zona rawan bencana longsor dan banjir.

Komunitas Banten Targetkan Tanam 10.000 Batang Bambu

Komunitas Banten Kreatif atau "Banten Creative Community" (BCC) menargetkan menanam sebanyak 10.