Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Praktisi Pendidikan Berpendapat Kurikulum 2013 Belum Diperlukan

kurikulum pendidikan, kurikulum 2013, pendidikan

Posted on 18 Dec 2012. Hits : 450

Sejumlah praktisi pendidikan berpendapat bahwa kurikulum 2013 belum diperlukan karena perlu pengkajian lebih lanjut serta sosialisasi secara luas kepada masyarakat agar dapat memahami perubahan kurikulum tersebut.

Sebenarnya pergantian kurikulum baik, tetapi tidak secepat ini. Perlu waktu untuk sosialisasi kepada masyarakat agar dapat mengerti serta memahaminya, terutama bagi masyarakat yang berkecimpung di dunia pendidikan, kata seorang praktisi pendidikan, dosen, sekaligus staf penerbit buku sekolah Suwardi Edhytomo kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Senada juga dikatakan oleh seorang praktisi pendidikan lainnya Subagya, kurikulum yang sedang berjalan saat ini pada dasarnya baik, terutama dari segi proses belajar. Namun, beban materi untuk anak Sekolah Dasar (SD) terlalu banyak.

Tekanan pelajaran masih pada aspek kognitif. Di Jerman hanya empat pelajaran yakni berhitung, berbahasa, olahraga, dan seni. Jadi, kurikulum 2013 ini belum diperlukan. Sebaiknya ambil saja materi yang relevan dan penambahan soft skill atau pendidikan karakter sehingga bekal kemampuan dan keterampilan dasar untuk kehidupan sesuai bagi perkembangan anak usia SD yang optimal.

Panik Lebih lanjut Suwardi Edhytomo menambahkan pergantian kurikulum ini membuat masyarakat panik sehingga perubahan kurikulum perlu waktu untuk dikaji terlebih dahulu serta diikuti dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dan sosial masyarakat.

Suwardi dan Subagya sependapat bahwa mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagi SD belum perlu untuk tersendiri sebaiknya digabungkan saja dalam mata pelajaran Pengetahuan Umum.

Sementara itu, Subagya menjelaskan soft skill atau pendidikan karakter tercakup dalam ketangguhan pribadi (IQ), sosial (EQ), dan spiritual (SQ).

Daniel Goleman seorang ilmuwan Amerika Serikat menegaskan keberhasilan hidup manusia ditentukan oleh 15 persen ketangguhan pribadi (IQ) dan 85 persen justru oleh soft skill atau pendidikan karakter. (ant/as)
 

Omzet Pengusaha Coklat Naik Drastis

Omzet pengusaha makanan olahan dari cokelat di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, naik drastis menjelang Lebaran Idul Fitri 2014, bahkan sampai 100 persen yang dipicu karena tingginya permintaan.

Pebalap Sulsel Tampil di jepang

Tiga pembalap asal Sulawesi Selatan mewakili Indonesia tampil di ajang Suzuka 4 Hours FIM Endurance World Championship di Sirkuit Suzuka, Jepang, Agustus 2014.

Dua Tentara Israel Tewas

Dua lagi tentara Israel tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza, kata pihak militer negara Yahudi itu Selasa, meningkatkan jumlah prajurit negara itu yang tewas dalam konflik heri ke-15 dengan Hamas menjadi 27.

Pelindo Salahkan pemerintah Soal Kemacetan di Priok

Direktur Utama Pelindo II Richard Jose Lino menyatakan kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok terkait dengan pengangkutan barang karena birokrasi pemerintah yang dinilai masih berbelit-belit.

Jalan Proyek Abrasi Ditutup Paksa

Jalan menuju proyek abrasi di Desa Cupel, Kabupaten Jembrana, Bali, ditutup paksa oleh warga yang mengaku sebagai pemasok material.