Situs Berita, Berita Terkini, Portal Berita, Berita Terhangat, Berita Terbaru, Ciputra News

Pengelola Madrasah Di Lebak Keluhkan Dana Bos

sejumlah pengelola madrasah tsanawiyah, di kabupaten lebak, banten, mengeluhkan dana bantuan operasional sekolah karena hingga kini belum bisa dicairkan

Posted on 28 Apr 2013. Hits : 489

Sejumlah pengelola Madrasah Tsanawiyah atau setara sekolah lanjutan tingkat pertama di Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan dana bantuan operasional sekolah karena hingga kini belum bisa dicairkan.

"Kami kerepotan dengan keterlambatan pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang biasa dicairkan setiap tri wulan itu," kata Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Daarul Ulum Kecamatan Cihara, Bundan di Rangkasbitung, Sabtu.

Ia mengatakan, saat ini dana BOS tidak bisa dicairkan, sehingga pengelola sekolah terpaksa mengutang untuk menutupi biaya kegiatan belajar mengajar (KBM).

Biasanya, pencairan BOS relatif normal per tri wulan, namun untuk periode kali ini belum dapat dicairkan.

Semestinya, pengelola madrasah sudah menerima dana BOS pada awal April 2013. Akibat keterlambatan itu, ujar Bundan, pihaknya mencari dana talangan agar KBM berjalan dengan cara mengutang kepada orang lain.

"Kami bisa membayar utang itu setelah cair dana BOS itu," katanya.

Menurut dia, pihaknya menerima dana BOS sebesar Rp30 juta per triwulan dengan jumlah siswa sebanyak 166 orang.

Penggunaan dana BOS sangat diperlukan untuk KBM juga pembayaran guru honorer juga peningkatan kompetensi tenaga pengajar.

Karena itu, pihaknya mendesak pemerintah segera mencairkan dana BOS tersebut.

"Kami sangat membutuhkan dana BOS itu," katanya menjelaskan.

Begitu pula Kepala MTs Darul Hidayah Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak Ukar Alexa mengatakan bahwa pihaknya sejaksebulan terakhir terpaksa mengutang untuk menutupi biaya KBM karena dana BOS belum bisa dicairkan.

"Saya kira keterlambatan dana BOS juga berdampak terhadap kualitas pendidikan, sebab guru status honorer sangat membutuhkan uang untuk biaya sehari-hari," katanya.

Ia menyebutkan keterlambatan pencairan dana BOS tahun ini termasuk paling lama dibandingkan tahun sebelumnya.

Biasanya, ujar dia, pengelola sekolah menerima BOS tepat waktu per triwulan, namun saat ini sudah hampir memasuki lima bulan belum juga bisa dicairkan.

Beijing Denda 1.600 Perusak Lingkungan

Pemerintah Kota Beijing sejak Maret 2014 mengeluarkan 1.

Pidato Pangeran William Di Tiongkok Dapat Sambutan Meriah

Pangeran William dari Inggris mendapat banjir pujian dari pengguna internet di Tiongkok, Kamis setelah ia mengunjungi pusat perlindungan gajah liar di negeri itu dan mengecam penyelundupan satwa liar yang disebutnya sebagai "kejahatan yang keji".

AGP Jual Beras Murah Di Jabodetabek

Lembaga nirlaba Artha Graha Peduli (AGP) menggelar operasi penjualan murah di sekitar 100 titik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang bertujuan meringankan beban masyarakat menyusul kenaikan harga beras yang terus melambung.

Pakar: Tiga Fase Membesarkan Anak Islami Di Barat

Pengamat pendidikan anak dari Aberdeen Dr Syeikh Ahmed El Maghrebi mengatakan ada tiga fase perkembangan anak yang perlu diperhatikan bagi orang tua yang ingin membesarkan anak di negara Barat seperti Inggris.

Kubu Aburizal Daftarkan Gugatan Baru Ke Pengadilan

Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie mendaftarkan gugatan baru ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat terkait polemik internal partai beringin, setelah sebelumnya mencabut pengajuan kasasi di Mahkamah Agung.